[FREELANCE] Second Heart (Chapter 2)

Second heart

Author : mey27

Genre : romance-sad

Cast : ▪ oh sehun-EXO-

        ▪ kim soojin -OC-

▪ Other cast

 

[ chapter 2 ]

Terimakasih buat admin yang udah ngepost ff aku, yang bersedia untuk aku repotin. Makasih banget juga untuk para readers yang udah nyempetin buat baca{} dan masih nunggu ff ini, apalagi yang mau nyempetin comment. Yang ngga komen juga gapapa. Semoga menghibur.

This storyline is mine. Pernah di share di blog pribadi aku.

Khamsa~

Warn :

Disini lebih banyak dari sudut pandang soojin ya. Soojin side-

TYPO!!! anywhere, sorry.

Happyread^^

***

Summary-

“oppa, jebal jadikan aku yang kedua. Aku sangat mencintaimu oppa”

“kau yakin soojin-ah?”

“yakin”

 

 

***

[chapter 2]

 

Soojin side-

Bel berbunyi nyaring tiga kali, semua anak sibuk membereskan barang-barang yang mereka bawa. Semua sibuk dengan kegitan masing-masing. Termasuk aku, saat ini aku sedang memasukan buku pelajaran yang sedari tadi berada di atas meja. Senymku tak henti memancarkan aura kebahagiaan yang sedang kualami. Saat guru jang mempersilahkan kami untuk keluar, aku segera pergi meninggalkan kelas. Dan aku berjalan menuju tempat yang sehun oppa perintahkan untuk aku menunggunya, depan sekolah. Tepat di bawah pohon cemara yang cukup rindang aku menunggunya, ku perhatikan orang-orang yang berlalu-lalang melewatiku, aku tersenyum saat melihat beberapa pasangan yang sengaja pulang bersama saat pulang sekolah. Aku ingin sekali merasakannya. Sayang, aku tak memiliki setatus apapun dengan orang yang saat ini aku cintai. Ralat , sangat aku cintai.

Sibuk memperhatikan orang yang melintas dihadapanku, ternyata aku sudah menunggu sehun oppa hampir 15 menit lebih, dan kulihat awan merubah warnanya menjadi agak mendung. Tuhan, tolong jangan turunkan berkahmu saat ini, doaku. Semoga tuhan mendengar doaku untuk tidakmenurunkan hujan saat ini. Aku mencoba berfikiran positif, mungkin saja sehun oppa sedang ada beberapa urusan yang harus di urus saan ini juga.

Ku ambi smartphoneku, dan ku tulis beberapa kalimat.

​To : sehunie oppa

                     Oppa, eodiyeo?
sent!

Sepertinya tuhan tidak mengabulkan doaku kali ini. Satu demi satu rintikan air mulai berjatuhan di permukan bumi. Walaupun tidak terlalu deras, tapi aku dapat merasakan kelapaku sedit basah karenanya. Aku tak membawa payung atau apapun yang dapat melindungiku dari hujan. Hanya sebuah cardigan tipis yang menjadi pelindungku saat ini.

Ku lirik sesekali ponselku, barangkali ada sebuah pesan balasan darinya. Tapi, nihil. Hanya sebuah pemberitahuan bahwa pesan itu telah terkirim. Sekolah pun sudah menunjukan kesunyiannya, hanya tinggal beberapa siswa yang melintas di hadapanku, dimana dirimu oppa?

Sebuah suara kendaraan-motor- yang tedengar sangat nyaring menyadarkan telingaku, walaupun bukan dalam jarak dekat tapi aku dapat mengenali suara kendaraan tersebut. Dari jarak yang tidak begitu jauh aku dapat melihat siapa yang berada di atas motor itu, sesaat air mataku tiba-tiba menetes seiring dengan derasnya hujan yang melanda saat ini.

Masih tetap berada dibawah pohon ini, yang lama-kelamaan tidak bisa melindungiku dari hujan. Mengapa kau terlalu bodoh kim soojin? Benakku.

Tapi tuhan berkehendak lain, yang membuatku merasakan sakit untuk kedua kalinya pada waktu yang bersamaan. Dua orang yang berada di kendaraan tadi, yang sama sekali tak ingin kulihat wujudnya sudah berada tepat dihadapanku.

“soojin-ssi, sedang menunggu siapa? Ini ku pinjamkan payung untukmu” tawarnya dari atas motor tadi seraya menyerahkan sebuah benda panjang ke arahku.

“ anio minji eonni. Gomawo, kau tidak menggunakannya” tanyaku basa-basi dan tanganku sedikit ragu menerima bantuannya walaupun pada akhirnya aku menerimanya. Sambil mengelap kecil jejak tangisanku tadi, dari ekor mataku aku dapat melihat sehun oppa sedang memperhatikanku. Tapi sedikitpun aku tidak melihat kearahnya. Mengapa minji eonnie sangat baik? Sedangkan aku?

“cheonma soojin-ssi. Anio, aku sudah mengenakan mantel hujan milih sehun oppa. Kalau begtu kami pamit sebelum bertambah deras, annyeong soojin-ssi” pamitnya. Aku hanya membungkuk kecil, suara nyaring tadi kembali terdengar seraya motor tadi melesat menjauh dari tempatku saat ini. Segera ku langkahkan kakiku berjalan mencari taxi yang dapat mengantarkanku pulang dengan payung yang sudah ku genggam erat di tangan kananku. Karena kalau semakin lama aku berada di bawah pohon tadi, aku semakin terlihat seperti orang bodoh. Mengunggu tanpa kepastian sama sekali.

***

Sehun side-

Setelah menyelesaikan beberapa urusan dengan guru sejarahku aku segera berjalan menuju parkiran tempat dimana motorku berada. Pasti soojin sudah menungguku, benakku. Aku baru saja memasuki lahan parkiran, dari kejauhan aku melihat seseorang berdiri di samping motorku. Seperti seseorang yang sedang menunggu? Akankah orang itu menungguku?
semakin dekat dengan tempat dimana motorku di parkir, aku dapat melihat jelas siapa orang yang berdiri di samping motorku. Degh! Minji. Apa yang akan ia lakukan? Pikirku. Aku dapat melihat senyumnya mengambang saat pandangan kami bertamu.

Ia berjalan kearahku. Lalu menggandeng tanganku.

“chagi, apa yang kau lakukan? Bukankah kau sekarang seharusnya melatih softball?”tanyaku panik.

“anio oppa, tiba-tiba saja pelatih joon membatalkannya ada sebuah urusan mendadak katanya. Oppa, antarkan aku pulang ya? Jelas minji. Seketika raut mukaku panik, aku menggaruk kepalaku yang sama sekali tidak gatal.

“oh~geurae, ah~ ne, kajja” jawabku ragu. Aigoo, otteokhae? Bagaimana dengan soojin? Pasti aku melikai hatinya lagi hari ini, mianhae soojin-ah.

“oppa palli. Sudah mau hujan” ajak minji lagi. Segera ku buka bagasi motorku yang di dalamnya terdapat dua pasang mantel hujan yang memang sengaja aku siapkan.

“ ne, kau kenakan mantel ini, sebentar lagi hujan pasti akan deras” perintahku, dan ia dengan sigap menuruti perintahku.

Aku benar-benar bingung saat ini, dan aku juga tida sempat memberinya kabar lewat pesan.

Segera ku lajukan motorku dengan kecepatan sedang. Saat aku ingin keluar dari sekolahku, dari jarak beberapa meter aku dapat melihat soojin sedang menungguku di bawah pohon besar itu. ia kehujanan, mianhae.

“ oppa itu bukannya soojin? Yang satu klub dengan kita?” tanya minji tiba-tiba.

“n..e, sepertinya” jawabku gugup.

“oppa bisakah kau berhenti sejenak? Aku akan meminjamkan payung yang aku bawa, kasihan sekali”
“ah~ ne”

Segera ku hentikan laju motorku, tepat di depannya. Aku dapat melihat raut kekecewaan dari wajah soojin, setelah minji memberikan payungnya untuk soojin, aku lengsung melanjutkan perjalanan yang tadi sempat terhenti.

Mianhae soojin-ya

To be continue~^^

Real storyline mey27©

Gomawo sudah membacanya:3

Maaf kependekanJ

Bighug,

Mey27 –xoxo-

About teenagerfanficindo

Fanfiction all rating and all fandoms especially for Kpop-Lovers in Bahasa^^.

Posted on January 1, 2014, in Comedy, Marriage Life, NC-17, NC-21, PG, Romance, Sad, School Life, Sci-fi, Tragedy and tagged , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 34 Comments.

  1. Aigoo sehun kejam,dasar cadel!
    Huh,dapet deh feel nya,
    Oh iya thor masih ada noh typo nya,ya tp gapapa sih,itu wajar
    Lanjutnya cepetan ya thor,hwaiting:D

  2. Reblogged this on dreamland in the worlds and commented:
    next chapter thor🙂

  3. pendek bgt thorr,,ayooo donk lebih pjg lagi hehe,,,

    hatiku sakit,,soojin sakithati lagi gegara sehun,,,aduhh,,thor,,bkin sojinnya seneng dkit napa sama sehunnya kan kasian gtu jadi korban perasaan mulu,,,

    semangaaatt authorr😀

  4. Duh yaampun nyesek banget, cepetan dilanjut thor ditunggu xD

  5. Esmosi sama sehunnn ,, bisa banget dia kyak gitu ,, soojiiin juga mauu ajj dgituin sehun ,, ‘esmosi’

  6. hastagaa nyesek banget aku ya emosi sendiri! hhh~ lanjut thor! ditunggu kelanjutannya

  7. kena banget ke hati huhu ToT
    kalau aku jadi soojin aku bakal berpaling ke D.O *lohh
    lanjutannya jangan lama2 ya thor, fighting ^_^

  8. kasian soojin.. ditunggu part selanjutnya thor

  9. sehun jahat!! >_< kasian soojin nya ~,~'

  10. IIhh Seru bgthaha.
    Thor wp kmu apa aku mau ngunjungin.^_^

  11. bgs , keren.
    soojin yg sabar ya, itu memang konsekuensi jd yg ke-2.

    next chap ditunggu
    fighting🙂

  12. oh astaga sehun jahat bgt beneran, soojinnya kenapa sih masih cinta mati gitu sama sehun? mending lupain aja duh bikin nyesek *mian thor emosi. next chap ah ditunggu ya thor^^

  13. huwaaaa sehuunn, tega banget😥 , sumpah ceritanya itu sama kayak nasibku sekarang huaa😥😥

  14. Huaa sakitt banget jadi soojiin lanjur yaa thor gonawo ~

  15. terlalu pendek thor -_-

  16. jadi hello kity sama aja jadi lonte

  17. bgus thor ….pingin nangis bacanya

    lanjut thor

  18. nice FF.. :”
    lanjutannya ditunggu.. ^^

  19. kok ga ada lanjutannya😦 penasaran thor😦

  20. Aku juga ngerasain apa yg dirasakan soojin😥
    maaf baru komen thor baru nemu ff ini soalnya. oiya chapter 3’nya udah ada belum thor?

  21. Aku juga ngerasain apa yg dirasakan soojin😥 ini cerita aku banget jadi nyesek eh😥 . tapi bagus thor bagus banget ^^
    maaf baru komen thor baru nemu ff ini soalnya. oiya chapter 3’nya udah ada belum thor?

  22. Kren thor . bagus crita nya . tavi sayang terlalu pendek . di chapter berikut bisa di panjangin dikit ga . tavi skali lagi kreen si thehun tga bingitz dah . nex ya thor

  23. gomawo ….

  24. Alur nya kecepetan thorr😄 tapi tetep daebak cerita nya (y)

  25. Kerennn d tunggu next nya gumawo

  26. Yg second heart ny chapter 3 gak ada ya..?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: