One Better Day (NC Version)

[Sequel of KissHug.. It’s.. Hurt!]

Author: Kim Reika

Genre: Romance Yadong NC-21

Cast:

-Kim JongIn

-Park Chanyeol

-Kim Reika

-Jung Seira

Support Cast:

-All EXO member

Note: annyeong^^ ini NC version yang author janjiin. Gomawo yang udah nunggu ff ini. Buat sequel ff yang lainnya mohon ditunggu. Maaf typo bertebaran. Coment ditunggu~ happy readingJ

Don’t be Siders.

Don’t bash^^

*******

Mereka telah resmi berpacaran. Sudah hampir tiga bulan mereka menjalin hubungan ini, kencan? Chanyeol masih menggunakan penyamaran. Hubungan Chanyeol-Seirapun sudah diketahui oleh para member Exo dan mereka juga mendukung hubungannya. Ya meskipun Baekhyun sempat kesal karena couplenya sudah mempunyai pasangan. Pura-pura kesal lebih tepatnya. Baekhyun suka sekali menggoda pasangan ini. Lain halnya dengan Kai-Reika. Sejak kejadian malam itu, keduanya belum memiliki hubungan yang pasti. Mereka memang dekat, akan tetapi tidak sedekat dulu. Keduanya merasa canggung. Hari ini Seira dan Reika berada didorm Exo. Mereka juga sudah akrab dengan para member Exo yang lain. Reika sedang asyik bercanda sambil bermain PS dengan Kai, Sehun, dan juga Kris. D.O dan Lay sedang memasak didapur. Yang lainnya? Mereka hanya duduk santai disofa ruang tamu, bersama Seira.

“yak Chanyeol! Kau sudah melakukannya belum?” celetuk Chen. Niatnya bercanda, dan perkataan Chen tadi sukses membuatnya mendapatkan jitakan dari Xiumin.

Chanyeol yang mendengar perkataan Chen segera memberikan death glare terbaiknya. Sedangkan Seira? Hmm dia bingung apa maksud perkataan Chen tadi.

“pasti belum lah” Baekhyun menjawab pertanyaan Chen tadi.

“dia pasti tidak berani” sambung Luhan lagi.

Lagi-lagi Chanyeol mendeath-glare Baekhyun dan Luhan bergantian. Seira melongo bingung.

“apa maksud mereka oppa?” bisik Seira ditelinga Chanyeol.

Deg.

Seketika muka Chanyeol memerah.

“tidak apa chagi. Mereka memang tidak jelas”

~

“MAKAN SIANG SIAP!!” teriak D.O dengan suara merdunya.

Segera saja semua member Exo berlomba-lomba berebut tempat duduk dimeja makan. Chanyeol menarik tangan Seira agar duduk disampingnya. Reika? Reika tidak terlalu akrab lagi dengan Kai. Mereka masih berhubungan. Hanya kurang akrab. Entah kenapa. Reika memilih duduk disamping D.O.

“ayo dimakan Rei” D.O tersenyum. Matanya membentuk bulan sabit, D.O mengambilkan lauk pauk yang sudah dimasaknya bersama Lay kepiring Reika. Kai yang duduk dihadapan D.O yang melihat itu hanya menghela nafas berat. Chanyeol-Seira yang melihat itu heran dengan kedekatan Kai-Reika.

“sepertinya kita akan membuat mereka berpacaran” bisik Chanyeol. Seira mengangguk mantap.

Makan malampun berlalu dengan dipenuhi canda dan tawa. Namun tidak dengan Kai-Reika. Mereka hanya sesekali tertawa dan memilih banyak diam.

“yasudah. Hari sudah malam. Aku akan mengantarkan Seira pulang” ucap Chanyeol. Yang lain melirik Chanyeol dengan tatapan bagaimana-dengan-Reika.

“Kai, antarkan Reika pulang” sambung Chanyeol sambil melirik Kai dengan tatapan jangan-membantah.

“ani. Tidak usah aku bisa pulang sendiri kok” Reika menolak sambil tersenyum. Reika tidak ingin merepotkan Kai.

“sendirian? Malam-malam seperti ini?” Seira memandang Chanyeol. Berharap membiarkan Reika pulang bersama mereka. Chanyeol tetap berkeras menyuruh Kai mengantarkan Reika, dan juga agar Reika tidak menjadi obat nyamuk didalam mobil Chanyeol nanti. Maksudnya hey. Chanyeol hanya ingin berduaan dengan Seira.

“yasudah kalau tidak mau biar aku saja yang mengantarkan Reika” Sehun ingin menerobos menghampiri Reika. Sengaja ingin memanas-manasi Kai. Mereka juga tau kalau Kai-Reika agak menjauh sekarang. Kai segera menghalangi langkah Sehun.

“aku yang mengantarnya. Kajja” Kai menarik pergelangan tangan Reika dan menuju mobilnya. Chanyeol mengacungkan jempolnya ke Sehun. Dan merangkul Seira kemobil. Seira memandang Chanyeol, Chanyeol membalasnya tersenyum sambil menaik turunkan kedua alisnya.

“rencanaku berhasil bukan?” Tanya Chanyeol dengan suara beratnya. Seira hanya tertawa.

*******

Chanyeol-Seira mengikuti kemana mobil Kai menuju.

“kenapa kita mengikuti mereka?” Tanya Seira.

“hanya untuk memastikan mereka segera berbaikan”

~

Mobil Kai terparkir didepan apaterment Reika. Kai membukakan pintu untuk Reika. Kai dan Reika tidak tahu menahu kalau setadian mereka diikuti. Diikuti Chanyeol-Seira dan juga para member Exo. Chanyeol-Seira juga tidak tahu kalau para member Exo mengikuti pasangan Kai-Reika. Hingga salah satu dari mereka berucap.

“bukankah itu mobil Chanyeol?” Tanya Baekhyun. Yang lain hanya menganggukan kepala.

“mungkin dia juga ingin melihat keadaan Kai dan Reika”

Terlihat Kai dan Reika mengobrol canggung. Hingga Kai masuk kemobil dan mencoba menyalakan mesin mobilnya. Reika masih menunggui Kai hingga Kai pulang. Reika melihat juga kearah mobil Kai yang tidak bisa menyala.

“ada apa?”

“entahlah. Sepertinya mogok. Aish” Kai turun dari mobil dan memeriksa mesinnya. Kai sama sekali tidak mengerti hal-hal seperti ini. Yang mengerti tentang teknologi permesinan seperti itu hanya Sehun. Terus Kai harus apa? Apa harus Kai menghubungi Sehun untuk mendatangi apaterment Reika dan memperbaiki mobilnya? Sepertinya harus. Kai mengambil ponsel dari saku celananya dan mencoba menghubungi seseorang.

*******

Meanwhile.. Chanyeol-Seira

“haha. Ada untungnya kan aku menyuruh magnae mengerjai mobil Kai” Chanyeol tertawa. Seira juga melihat kalau Kai terlihat kebingungan dengan mesin mobilnya yang tidak mau menyala.

“aku menyuruh Sehun mengerjai mobil Kai agar mogok. Ya setidaknya mobilnya bisa digunakan sampai keapaterment Reika, dan Kai tidak bisa pulang. Itu rencana kami”

Seira hanya mengangguk paham dan tertawa melihat kelakukan namjachingunya dan devil magnae Exo itu.

‘ada-ada saja’ batin Seira.

Ddrrtt.. ddrrtt..

Kkamjong calling..

“yoboseyo?”

“hyung. Mobilku mogok. Bisa jemput aku diapaterment Reika?”

 

“menjemputmu? Tidak bisa. Aku menemani Seira malam ini”

Chanyeol langsung menolak permintaan Kai. Yang benar saja? Chanyeol-Seira berniat membuat hubungan Kai-Reika membaik.

“aish, aku harus bagaimana? Taksi tidak ada yang lewat malam-malam seperti ini”

 

“aku tidak tau” jawab Chanyeol polos. Setadian dia menahan tawa sambil menatap wajah Kai yang kebingungan dari jarak jauh.

Chanyeol langsung memutuskan telpon agar Kai semakin kebingungan.

~

 

Meanwhile.. Exo member

“si arang menghubungiku” ucap Sehun.

Para member Exo menyuruh Sehun mengangkat telpon dari Kai dan mengaktifkan speakernya.

“yoboseyo?”

“hun. Mobilku mogok. Bisa jemput aku diapaterment Reika? Kalau kau tidak bisa suruh yang lain. Pleaseu”

Sehun dan yang lain ingin tertawa melihat wajah Kai yang kebingungan. Reika yang disampingnya juga melirik-lirik jalanan. Mungkin mencarikan taksi agar Kai bisa pulang.

“aish, ini sudah malam hyung. Lagipula yang lain sudah mengantuk. Kau hubungi Chanyeol hyung saja”

Sehun juga langsung memutuskan telpon dari Kai. Terlihat dari kejauhan Kai mengacak rambutnya frustasi.

*******

“Sehun menyuruhku menelpon Chanyeol hyung. Chanyeol hyung juga tidak bisa menjemputku” ucap Kai ke Reika. Reika terlihat berpikir. Reika memandang wajah Kai yang terlihat kesal dan juga frustasi.

“didekat sini ada bengkel. Tapi kayaknya sudah tutup.” Jawab Reika.

“begini saja. Mobilmu dititipkan dengan satpan disini. Nanti besok akan diantarkan ke bengkel” sambung Reika lagi.

Kai menatap Reika dengan tatapan bagaimana-denganku-

“kau menyewa apaterment saja satu malam disini” usul Reika. Reika tahu membayar apaterment itu cukup mahal. Kai terlihat berpikir sebentar.

Kai menarik tangan Reika kebagian informasi.

“maaf tuan. Apaterment disini sudah penuh”

Kai menunduk kecewa. Gantian akhirnya Reika menarik tangan Kai menuju lift, Kai hanya menurut saja. Reika terus berjalan hingga kakinya berhenti disalah satu apaterment 1401. Reika menarik tangan Kai masuk.

“ini apatermentku. Kau menginap disini saja. Kasurnya hanya satu. Biar aku yang tidur disofa” jelas Reika. Reika melepaskan pegangan tangannya dari tangan Kai dan berjalan kearah lemari mengambil selimut lagi.

“jangan. Biar aku saja. Aku namja, tidak seharusnya membiarkan yeoja yang tidur disofa. Dan aku hanya tamu disini” Kai mengambil selimut yang berada ditangan Reika dan mendorong tubuh Reika pelan agar segera tidur dikasurnya.

Reika mengambil kembali selimutnya dari tangan Kai dan tersenyum.

“tamu adalah Raja..”

*****

Meanwhile

Chanyeol menelpon bagian informasi apaterment dimana Reika tinggal agar mengatakan apatermentnya sudah penuh. Chanyeol sudah memesan satu apaterment agar dia dan Seira juga bisa menginap, dan jaga-jaga. Chanyeol-Seira berjalan dengan pelan ke apaterment nomor 1402 yang hanya bersebelahan dengan apaterment Reika. Mereka menguping dinding. Tidak ada terdengar percakapan. Mungkin mereka sudah tidur pikir Chanyeol dan Seira. Chanyeol menarik tangan Seira agar segera tidur. Seira hanya menurut saja. Chanyeol disebelahnya. Dan sebelah tangan Chanyeol memeluk pinggangnya. Itu membuat Seira malu sendiri.

“kau kenapa nyonya park?”

Blush

Lagi-lagi wajah Seira memerah.

“ada yang salah denganku?”

Seira menggeleng didalam pelukan Chanyeol. Pergerakan itu membuat kepala Seira bergesekan dengan dada Chanyeol. Nafas Chanyeol memberat. Entah apa yang dipikiran Chanyeol sekarang. Chanyeol mendorong tubuh Seira dan menindih tubuhnya dibawahnya.

“aku ingin kamu jadi milikku selamanya Jung Seira..” ucap Chanyeol lembut. Mata keduanya bertemu. Chanyeol mendekatkan wajahnya kewajah Seira. Hingga bibir keduanya bertemu. Chanyeol mencium bibir Seira lembut dan penuh cinta. Bibir Chanyeol mulai melumat bibir atas bawah Seira bergantian. Seira yang juga mulai terhanyut mengalungkan kedua tangannya dileher Chanyeol dan itu membuat ciuman Chanyeol semakin dalam. Lama-kelamaan ciuman mereka menjadi ciuman panas. Lidah Chanyeol melesak masuk kedalam rongga mulut Seira dan mengabsen apa saja yang ada didalam mulutnya, hingga lidah keduanya bertemu. Chanyeol membelitkan lidahnya dengan lidah Seira. Saliva keduanya mulai tertukar.

Chanyeol kehabisan akal sehat sekarang, mereka berdua benar-benar sudah dikuasai nafsu. Chanyeol menciumi leher Seira dan sesekali mengigitnya membuat tanda merah keunguan muncul disana. Chanyeol melepaskan baju Seira dengan tidak sabar. Begitu pula dengan Seira, jar-jari Seira mencari-cari ujung baju Chanyeol dan melepaskannya.

Dengan tidak sabar Chanyeol melepaskan kaitan bra Seira dan menciumi dada atas Seira dan meninggalkan tanda disana. Chanyeol menghentikan ciumannya dan menatap sebentar kearah dada Seira dengan tatapan lapar. Chanyeol tidak terlalu suka basa-basi, segera saja Chanyeol mulai mengulumi payudara Seira bergantian. Sebelah tangannya meremas payudara Seira teratur.

“aaahh.. Yeoliehh..”

Seira menahan desahannya dari tadi. Namun akhirnya desahan itu keluar juga dari bibirnya, membuat libido Chanyeol meningkat drastis. Tangan Chanyeol mulai turun kebawah. Seira tidak tau kapan dirinya dan Chanyeol sudah naked. Seira terlalu menikmati permainan ini. Jari panjang Chanyeol masuk kedalam vagina Seira yang masih rapat. Chanyeol menambah jarinya didalam.

“oohh.. aahh.. oppahh”

Seira mendesah hebat ketika jari Chanyeol melakukan pergerakan didalam vagina Seira. Chanyeol melakukannya dengan cepat.

“aahh.. oohh.. aaahhh~~”

Seira akhirnya orgasme. Chanyeol mengeluarkan jarinya dari dalam vagina Seira. Chanyeol menjilati jarinya yang berlumuran akan cairan Seira tadi. Kepala Chanyeol mulai turun hingga sampai didepan vagina Seira yang sudah becek dan basah. Chanyeol tersenyum dan segera saja menghisap vagina Seira menghabiskan cairan itu.

“oohh.. oppahh.. aahh”

Lidah Chanyeol menusuk-nusuk klirotis Seira membuat Seira menggelinjang hebat diatasnya. Chanyeol merasakan vagina Seira mulai berkedut lagi, dan Chanyeol segera menghentikan aksinya. Chanyeol beranjak keatas tubuh Seira. Tanpa Seira duga Chanyeol mencoba memasukkan juniornya kedalam vagina Seira. Seira mengigit bibir bawahnya tidak tahan.

“appo.. aahhh..”

“t-tahanh.. chagihh..”

Chanyeol mendorong juniornya semakin kuat. Hingga Seira merasakan ada sesuatu yang merobek vaginanya. Seira memejamkan matanya, airmatapun bahkan keluar. Chanyeol mencium kedua kelopak mata Seira dan berbisik

“mianhae”

Seira hanya tersenyum dan mengangguk, pertanda bahwa dia sudah siap. Chanyeol mulai menggerakkan juniornya didalam vagina Seira. Pelan dan semakin cepat.

“oppah.. aaahh.. oohh.. terushh oppah.. janganh.. ber..hentih ahh..”

Chanyeol semakin cepat menaik turunkan pinggulnya didalam vagina Seira. Hingga junior Chanyeol berhasil menumbuk g-spot Seira. Seira mendesah kenikmatan.

“therehh.. ahh.. oohh”

Chanyeol berulang kali menumbukkan juniornya di g-spot Seira hingga dirasa Chanyeol vagina Seira mulai berkedut dan juga semakin memijat juniornya didalam.

“seira.. oohh.. sempith.. sekalihh aahh”

“oppah.. oohh. Aahh”

Chanyeol semakin cepat mengeluar masukan juniornya dan menumbuk g-spot Seira.

“oppahh.. akuhh”

“together.. aahh”

“aaahhh~~”

Mereka berdua akhirnya orgasme bersama. Chanyeol menyemburkan cairannya kedalam Rahim Seira. Hangat. Tubuh Chanyeol ambruk kesamping tubuh Seira.

Chanyeol mencium kening Seira.

“gomawo”

Hening.

Tidak ada balasan. Chanyeol melepaskan kontak mereka, dan menatap Seira yang sudah tertidur.

“saranghae, jaljayo~”

Chanyeol menutupi tubuh mereka berdua yang naked dan menarik Seira kedalam pelukannya.

*******

Meanwhile.. Reikai

“tamu adalah Raja..”

”raja?”

Kai mulai mendekat kearah Reika. Kai sudah tidak bisa menahan diri. Kai dan Reika sebenarnya sudah mendengar suara aneh dari kamar sebelah. Reika tidak tau itu, tetapi Kai tau itu karena dia sering menonton film Blue milik Eunhyuk diam-diam bersama Chanyeol, Sehun dan Tao.

“k-kau mau apa?” Reika mulai tergagap. Reika berjalan mundur hingga tubuhnya menubruk dinding.

“tamu adalah raja bukan?” bisik Kai. Reika mengigit bibir bawahnya merasakan nafas hangat Kai menerpa lehernya.

“kau tau? Sejak kejadian malam itu kita sudah berpacaran”

Reika terkejut. Bagaimana bisa mereka pacaran? Bahkan Reika tidak tahu menahu bagaimana perasaan Kai terhadapnya. Dan Kai juga tidak tahu bagaimana perasaan Reika terhadapanya.

“mungkin kau bingung. Tanpa aku menyatakannya padamu. Kau pasti bisa melihatku kalau aku mencintaimu.. Begitu juga dengan kau” wajah mereka sangat dekat. Bahkan hidung mereka bersentuhan. Reika meneguk salivanya susah dan memberanikan diri menjawab perkataan Kai.

“jangan asal menebak Jongin.. Belum tentu aku juga mencintaimu”

Kai menaikkan kepala Reika yang tertunduk ketika berkata seperti itu. Kali ini bukan hidung mereka lagi yang bersentuhan. Kai mulai lancang menempelkan bibirnya dibibir Reika. Reika bisa apa? Dia terlalu gugup dan takut menghadapi Kai yang susah ditebak. Kai mendiamkan bibirnya dan mulai mengecup bibir Reika pelan. Reika hanya diam. Hingga Kai melepaskan ciumannya.

“Kau tidak bisa berbohong chagi. Aku mencintaimu. Dan kau juga mencintaiku”

Reika ingin protes dengan apa yang dikatakan Kai tapi dengan cepat Kai membungkam mulut Reika dengan bibirnya. Kai mengulum bibir bawah Reika dan menjilatinya dengan lidahnya, membuat sensasi lembut dan basah yang dirasakan Reika.

“mmhhh”

Kai tersenyum mendengar desahan Reika disela-sela ciumannya. Kai melesakkan masuk lidahnya kedalam rongga mulut Reika. Kai mencari-cari lawan mainnya didalam hingga Kai menemukannya. Lidahnya menekan lidah Reika dan saling bertukar saliva. Mata Reika terpejam. Terlalu terbuai dengan apa yang dilakukan Kai. Hingga Reika merasa tangan dingin Kai meremas payudaranya. Reika membuka matanya terkejut. Dan mendapati tubuh bagian atasnya sudah polos begitu juga dengan Kai yang sudah topless. Mata Reika membulat melihat bentuk tubuh Kai.

Bibir tebal Kai mulai turun keleher Reika, meninggalkan kissmark disana. Jari-jari Reika menjambak pelan rambut Kai, hingga ciuman Kai turun kedadanya. Reika merasakan tubuhnya nyaman. Kai sudah berhasil membawa tubuh Reika diatas kasur dan menindihnya. Kai melanjutkan lagi kegiatannya. Bibirnya mengulum nipple Reika dan lidahnya menjilati nipplenya didalam. Tangannya meremas sebelah payudara Reika yang menganggur secara bertempo.

“oohh.. Kai.. aahhh”

Mati-matian Reika menahan desahannya agar tak keluar,namun percuma. Tangan Reika bahkan menekan kepala Kai agar tidak berhenti.

Sebelah tangan Kai diam-diam melepaskan hotpans Reika beserta CDnya dan langsung melesakkan jarinya masuk kedalam. Reika reflex menjambak rambut Kai agak keras merasakan sakit dibagian bawahnya.

Kai dengan tidak sabarnya mengeluar masukkan jarinya, bahkan dia menambah jumlah jarinya. Mulutnya masih bekerja didada Reika bergantian dan jarinya bekerja divagina Reika.

“k-kai.. oohh.. aahhh~”

Reika orgasme. Reika mencoba menetralkan nafasnya. Sementara itu Kai asyik menjilati jarinya. Kepala Kai turun kebawah, Kai menghirup aroma vagina Reika dan langsung melesakkan lidahnya masuk kedalam vagina Reika. Lidahnya meliuk-liuk didalam membuat Reika menggeliat tidak karuan. Sebelah tangan Kai melepaskan celana jeansnya dan underwarenya. Juniornya dari tadi sudah menegang gara-gara mendengar desahan Reika.

Kai langsung menindih tubuh Reika dan menciumi bibir Reika lagi. Kai langsung memasukkan juniornya sekali hentak tanpa diketahui Reika. Reika yang setadian masih menetralkan nafasnya akibat orgasme pertamanya dan terhanyut dalam ciuman hangat Kai reflex menggigit bibir Kai mungkin berdarah. Bulir airmata jatuh dari mata Reika. Kai mendiamkan juniornya didalam. Dan menatap Reika penuh arti. Reika membalas memandang Kai dan menatap bibir Kai berdarah akibat gigitan Reika tadi.

“mianhae” ucap mereka berdua berbarengan. Mereka tertawa. Reika mengusap bibir Kai pelan membersihkan darah dibibir Kai.

“saranghae”

“nado”

Kai perlahan menggerakkan pinggulnya. Semakin cepat dan membuat Reika mengalungkan kakinya dipinggang Kai. Junior Kai semakin terasa didalam vagina Reika.

“kai.. aaahh.. aahh”

Kai semakin mempercepat gerakannya. Reika bahkan ikut menggerakkan pinggulnya berlawanan arah. Hingga junior Kai menyentuh g-spot Reika.

“aahh.. Fasterrhh.. aahh.. oohh”

Kai semakin brutal. Dapat dirasakannya vagina Reika berkedut hebat dan menjepit juniornya erat.

“chagihh.. ini.. nikmath.. oohh”

“k-kai.. aaahh.. aahh..”

Kai mendongakkan kepalanya keatas, masih dengan menggerakkan pinggulnya cepat.

“KAI! Aaahhh~”

“REIKA!”

Tubuh Kai ambruk diatas tubuh Reika. Mereka berdua mencoba menetralkan nafas. Kai melepaskan kontak mereka dan melihat juniornya bercampur dengan cairan mereka tadi dan juga darah.

“gomawo”

Reika hanya tersenyum. Kai menarik tubuh Reika kedalam pelukannya dan menyelimuti tubuh naked mereka. Kai mengecup kilat bibir Reika.

“jaljayo~” Kai dan Reika akhirnya tertidur.

*******

Meanwhile.. Exo member

 

Mereka semua tidak bisa tertidur. Ya. Saat ini mereka juga menginap di apaterment yang sama. Mereka menginap di apaterment 1400. Mereka awalnya samar-samar mendengar desahan suara berat, yang mungkin berasal dari kamar 1402. Lama kelamaan mereka mendengar suara desahan dengan jelas. Mereka mengenali suara itu, dan suara itu berasal dari kamar 1401.

Suho, sesegera mungkin menutupi kedua telinga Sehun dengan earphone. Begitu juga dengan Kris melakukan hal serupa terhadap Tao.

“kenapa telinga kami ditutup ge?” Tanya Tao polos.

“kalian tidak boleh mendengarnya” jawab Kris mengigit bibir bawahnya. Mendengar desahan dari kamar sebelah membuat miliknya mengeras.

“mereka pasti melakukan apa yang ada didalam film milik Eunhyuk hyung kan?” Tanya Sehun dengan watados.

Tao mengiyakan dengan mengangguk. Seketika mata semuanya membelalak.

“MWO?!”

Sehun dan Tao hanya nyengir.

“bahkan kalian sudah berani menonton daripada kami?” Luhan menganga.

“habis, Chanyeol dan Kai hyung yang menonton ketika kalian tidak ada. Yasudah kami juga ikut” jawab Tao apa adanya.

“dasar. Awas saja si tiang dan arang itu. Mereka akan habis besok!” geram Suho.

“aku dan Luhan yang akan menggantikan posisi magnae di Exo karena kalian nakal” celetuk Xiumin.

“huwaa~ jangan.. Ampuni kami” wajah Sehun dan Tao berubah pengen menangis karena mendengar perkataan Xiumin tadi.

 

-END-

About teenagerfanficindo

Fanfiction all rating and all fandoms especially for Kpop-Lovers in Bahasa^^.

Posted on July 1, 2013, in NC-21, Romance and tagged , , , . Bookmark the permalink. 52 Comments.

  1. Arang? Tiang? Nonton Blue film rame2?(Kai, Yeol, Sehun, Tao) Sumpah thor, ini genrenya nc, tapi aku malah ngakak guling2, ini sebenernya aku yang eror atau gimana sih :’v Top deh pokoknya😉

  2. hahaha mereka mengikuti kai kaya kai pejabat negara aja di dampingi gitu.wkwkwk
    ngakak abis lah dengan mereka yang ada di kamar 1400. hahaha kocak banget.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: