I’m Oke.. Baby are you ok? (Chapter 12 END)

Author: SYWCS

Cast : Lee Sungmin, Cho Kyuhyun, other cast.
Genre : Drama, romance, yaoi etc
Rated : T for Mature content
Warning : Typo(s), etc

Don’t Like Don’t Read !! No Copas No Bash No Flame !!

(We need to stop dating) though it will be really hard
(You need to meet a better girl)
A girl who is way better than me
It’ll just be a moment and you’ll forget me
It will become better than now

I’m OK! Baby are U OK?
We are no more I won’t see you ever again
I’m OK! Baby are U OK?
It’s okay if you hate me
Don’t hold it in and just forget me

I’ll leave first, please don’t hold my hand
Don’t make such a sad face My heart hurts even more
It’s better to just break up now Because we’ll end up like this again (like this again)

Chapter 12

Fungsi seluruh organ sungmin berjalan normal. Dia juga tidak memerlukan suntik insulin lagi. Orang yang menderita WolcottRallison Syndrome livernya tidak bisa mengolah protein dengan normal, ketika pasien tertular virus, sel-sel tidak mampu menghilangkan limbah yang diproduksi liver. Akibatnya, setiap organ dapat terpengaruh. Tapi hati, pankreas, dan ginjal lah yang paling rentan.

Komplikasi mungkin timbul. Tapi karena transplan empat organ itu dilakukan bersamaan, komplikasi bisa diminimalkan. Sungmin sendiri sempat menolak organ-organ itu, tapi dokter sudah menyiapkan antisipasinya. Ternyata berhasil dan sungmin benar-benar pulih. Sungmin masih harus menguatkan fisiknya agar bisa melakukan aktifitas yang lebih banyak.

Kyuhyun POV

Kutatap sungmin hyung yang makan dengan sangat lahap. Aku tersenyum kecil melihatnya. Siapa yang tidak senang kalau ‘maskannya’ dimakan selahap itu. Pasti merasa tersanjung, kan? Aku sih begitu.. Hehehe,

” Uhuk !” sungmin tersedak. Itu membuatku semakin geli. Aku tertawa.

” Pelan-pelan, babo. Makanan itu tak akan hilang kalau kau
makan perlahan.” sungmin langsung mengambil botol air mineral yang ada disampingnya dan minum dengan cepat. “Masakanmu terlalu enak, mana mau aku makan perlahan. Bisa- bisa rasanya berubah nanti.” Jawabnya sambil melanjutkan makan.

Aku tertawa lagi. Hey, ayolah.. Itu bukan masakanku, tapi eomma yang membuatnya. Kalian tahukan seberapa ‘bersahabatnya’ aku dengan dapur ? “Sebentar lagi kau akan mati. Aku memasukkan racun didalamnya, lho..”

Sungmin melotot menatapku. “MWO ? Ge..geurae ?” Wajahnya berubah panik. Melihat tingkah konyolnya aku tertawa kencang. Dia itu sebenarnya bodoh atau apa, sih? Bisa-bisanya menunjukkan wajah seserius itu!

“Bohong.” Balasku cepat.

Sungmin cemberut. ” Aku tahu, kau tidak mungkin meracuniku.” Gumamnya sok. Aku menatapnya bingung. ” Kata siapa ? Jangan sok tahu kau  hyung..”

Kali ini sungmin menatapku sambil tersenyum. “Karena kau tidak mungkin bisa meracuniku.”

” Kenapa kau berpikir begitu? Bisa saja aku menaruh racun, kan?” Gantian sungmin yang tertawa geli.

“Kyuhyun ! Aku tahu kau, kau tidak mungkin melakukan hal itu. Lagi pula, apa kau akan
tega meracuni namja semanis aku, enh ?” Aku merengut. Orang ini mulai narsis rupanya !

” Kalau kau berpikir begitu, aku akan benar- benar meracunimu.” Ancamku datar. Sungmin mengangguk mengerti lalu meneruskan makannya.

“Arraseo.. Aku tidak akan membuatmu marah lagihyungku sayang. Aku masih mau hidup. Aku kan masih belum berhasil menikahimu chagiya~.” Ucapaku sontak membuat sungmin kaget.

Author POV

Sungmin memukul-mukulkan sendok makan yang dipegangnya kearah kyuhyun, “Ya ! Cho Kyuhyun jangan menggodaku ! Aku ingin makan dengan tenang !” sungutnya kesal.

Kyuhyun terkekeh geli, dan membenarkan posisi duduknya.

“Kyu…” panggil sungmin.

“Hmm…”

“Aku ingin ketempat henly, boleh ?” kyuhyun menatap sungmin, tersenyum dan mengacak rambut namja kelinci itu.

“Tentu saja !” jawab kyuhyun.
.
.
.
.
.
.
“Henly, maafkan aku. Seharusnya aku yang berada didalam sana… Bukan kau. Seharusnya sekarang kau ada bersama kyuhyun, maafkan aku henly.. Terimakasih atas semua yang kau berikan kepadaku, aku tidak tahu harus berbuat apa untuk membalasnya.. Aku akan menjaga kyu untukmu, aku akan mencintai kyuhyun demimu., aaku janji.. Hiks,”

Sungmin POV

Aku berada di tempat yang diberi nama pemakaman. Didepanku terdapat gundukan tanah tempat ‘rivalku’ bersemayam.

Aku menangis, airmata ini tidak mau berhenti mengalir. Hujan rintik-rintik yang mengguyur tempat ini seolah-olah mewakili perasaanku, mewakili air mataku yang belum cukup menunjukan kesedihanku.

“Sudahlah hyung, sebaiknya kita pulang, atau kau sakit..” Bujuk kyuhun untuk yang kesekian kalinya.

“Sebentar kyu, aku masih ingin disini..” Kataku menolak ajakan kyuhyun. “Ini jalan yang dipilihnya hyung, sudahlah…”

Aku tertegun. Mungkinkah ? Mungkinkah dia bahagia melihat kyuhyun bersamaku ? Tentu saja, katanya dia akan bahagia jika melihat orang yang dicintainya bahagia.

Kyuhyun POV

Aku kaget saat merasakan ada angin yang menyentuh tengkukku dan lebih kaget lagi saat aku mendongak dan melihat henly sedang berdiri disana dengan tubuh yang bersinar, berdiri disana sedang memperhatikan kami dengan tersenyum, aku balas tersenyum padanya.

“Sebaiknya kita pulang, hari sudah mulai gelap” Kataku mengajak namjahinguku ini pulang, aku melemparkan senyum terakhir pada henly sebelum berbalik dan berjalan keluar area pemakaman.

Samar-samar aku mendengar suara bisikan yang menyerupai suara seseorang…. henly ?

‘Oppa, aku baik-baik saja disini. Jangan perdulikan aku, terimakasih karna kau telah mengijinkanku untuk mencintaimu. Bagiku itu cukup. Biarkan aku melihat kalian bahagia dari sini. Bahagialah dengannya yang kau cintai..’

Dan suara itu hilan ditelan suara-suara gerimis hujan..
.
.
.
.
.
.
‘PLAAAK’

“YA !! ” Kyuhyun mengerang kesakitan saat merasakan sebuah pukulan di kepalanya. Ia menoleh dengan marah, namun seketika langsung terdiam saat menyadari siapa yang melakukan perbuatan kejam itu.

“Anak bodoh ! Kapan kau menikah, eoh? Bodoh! Kau mau membuat kami semua malu gara-gara mempunyai anak perjaka tua !” Mata Sungmin tak berkedip saat melihat kedua orang yang berdiri di belakang Kyuhyun itu.

Ia mengerutkan keningnya bingung. Apa mereka itu orang tua Kyuhyun? Tapi…keduanya namja? “Eomma… Jangan memukulku ! Lagipula aku tetap akan segera menikah, bukan?”
protes Kyuhyun. Mata Sungmin kembali membulat saat menyadari arti ucapan Kyuhyun.

Eomma ? Sosok itu seorang laki-laki tetapi Kyuhyun memanggilnya “eomma”? Sungmin memperhatikan wajah sosok itu. Memang terlihat cantik untuk ukuran seorang namja. Tapi tetap saja, kenapa Kyuhyun menyebut seorang namja dengan panggilan eomma ?

“Inikah yang bernama Sungmin?” Sungmin otomatis menjadi gugup saat seorang pria
yang terlihat lebih berumur itu menatapnya ingin tahu. “Ne, appa. Dia Sungmin. Orang yang kucintai,” ujar Kyuhyun sambil menggenggam tangan Sungmin lembut.

“A..annyeonghaseyo…Lee Sungmin imnida.” Sungmin membungkukkan badannya sopan. “Ah, jadi kau yang bernama Sungmin? Hei, yeobo, ternyata dia sangat manis ! Kyuhyun memang pandai memilih calon istri!”

Sosok yang dipanggil “eomma” oleh Kyuhyun itu berceloteh dengan semangat. Sepertinya tidak ada masalah, karena kedua orang tua Kyuhyun tampak senang dan memberikan respon positif pada Sungmin. Hanya saja, tanda tanya semakin membesar di kepala Sungmin.

“Kyu…mereka..kedua orang tuamu?” bisik Sungmin pelan.

“Ah, aku lupa memberitahumu. Kedua orang tuaku memang namja,” jawab Kyuhyun enteng, ikut berbisik di telinga Sungmin. Mata Sungmin kembali membulat dan menatap Kyuhyun tajam, seolah-olah mengatakan Kau-bohong-kan-anak-bodoh?

“Aku tidak bohong,” Kyuhyun kembali berbisik.

“Lalu kenapa kau bisa lahir?” tanya Sungmin polos, membuat Kyuhyun terkikik geli. “Apa kau tidak tahu bahwa seorang namja juga bisa lahir dan mempunyai anak ?”

Sungmin menggelengkan kepalanya cepat, terkesan lucu. “Itulah sebabnya aku tidak keberatan menjadi gay demi dirimu, selain karena mencintaimu tentu saja. Walaupun kita sama-sama namja. Aku yakin suatu saat nanti aku pasti bisa membuatmu hamil dan mendapatkan keturunan darimu.”

Sungmin segera menjauhkan wajahnya dari Kyuhyun dan menatap horor pada namja yang tengah tersenyum percaya diri itu.

“Mwoo?”
.
.
.
.
.
.
# Np : Super Junior – Marry U

Kyuhyun yang terlihat duduk di bangku gereja mulai meremas telapak tangannya yang dingin. Jam telah menunjukkan pukul tujuh lebih. Tak ada siapapun di sini, kecuali Kyuhyun, yesung, dan sang pendeta yang sibuk berdoa.

Oh, pernikahan ini akan segera berlangsung, pernikahan ini akan berlangsung. “Kyuhyun-ah,” tiba-tiba nama Kyuhyun terpanggil oleh suara yesung, membuat lelaki berambut ikal itu
menolehkan kepala dan menatap yesung.

“Apa kau benar-benar mencintai Sungmin?” tanyanya dengan nada yang cukup dingin, membuat Kyuhyun begitu merinding. “Tt—tentu, hyung,”

Kyuhyun mengangguk, “Aku mencintai Sungmin.”

“Kau benar-benar akan menjaganya dengan baik, bukan?” Kali ini Kyuhyun mengangguk, tanpa menjawab dengan kata-kata. jawabnya sembari menyelipkan sebuah senyuman di bibir tipisnya. “Aku harap kau benar-benar bisa menjaganya..”

“Percayalah kepadaku, hyung ..” Ucapan itu terputus kala sebuah getaran handphone di saku yesung menyita perhatiannya. Lelaki itupun meraih ponselnya dan segera membuka pesan yang baru saja masuk.

“Mereka akan segera datang ! Cepat naik ke altar!” yesung berseru panik, membuat Kyuhyun begitu terkejut. Lelaki itupun segera berdiri dan berjalan menuju altar, mempersiapkan dirinya di
sana. Tenangkanlah debaran jantungmu, Cho Kyuhyun ..

Tidak bisa, debaran jantung itu terus berdentum tak beraturan, membuat lututnya bergetar dan keringat dingin mengucur dengan begitu deras dari dahinya.

Apalagi ketika samar-samar ia mendengar derap langkah kaki milik beberapa orang. Mata lelaki itu terpejam, mencoba meminimalisir kegugupan yang ia rasakan. Jangan gugup, Cho Kyuhyun !

Batinnya menjerit kala aura milik tubuh Sungmin serasa mendekat, membuatnya mati kaku seketika itu juga. Perlahan Kyuhyun memutar tubuhnya, mencoba menatap calon ‘istri’ yang akan berjalan menghampiri dirinya di altar. Dia begitu—cantik.

Menatap orang itu semakin mendekat membuat Kyuhyun benar-benar hampir mimisan. Apalagi ketika mereka telah saling berhadapan. Tuan Lee mulai menautkan tangan mereka, setelah itu Kyuhyun menuntun Sungmin untuk berdiri di samping tubuhnya.

Sang pendeta mulai merapatkan tubuh sang mempelai, setelah itu beliau membaca dasar pernikahan. Tenanglah, Cho Kyuhyun. Setelah ini, kau akan mengucapkan janjimu .. Tenang.. Ternyata, sang mempelai pria masih saja merasakan kegugupan yang luar biasa, membuatnya tak mampu berkonsentrasi ketika sang pendeta membacakan dasar pernikahan mereka. Kyuhyun merutuki dirinya sendiri, merasa ia adalah lelaki paling bodoh karena tak sanggup mengusir kegugupannya. Sang pendeta menghela nafas terlebih dahulu sebelum ia kembali melanjutkan apa yang perlu ia katakan. “Setelah Saudara berdua mendengar dasar-dasar pernikahan, bersediakah saudara berdua menerima dan berjanji untuk menepatinya?” sang pendeta mulai melirik ke arah Kyuhyun,

“Bagaimana jawaban saudara Cho Kyuhyun?” Kyuhyun yang mendengar pertanyaan sang pendeta buru-buru berdehem untuk menenangkan pita suaranya yang menegang. “Yy—ya! Dengan segenap hati!” walaupun ia mengucapkannya dengan tergagap di awal, untung saja ia bisa mengucapkannya dengan nada lantang.

“Bagaimana jawaban saudara Lee Sungmin?” sang pendeta mengalihkan pandangannya ke arah Sungmin, menatap namja manis itu dengan tatapan lembut. Sungmin menghela nafas, “Ya! Dengan segenap hati!”

Kepala sang pendeta mengangguk, “Hendaklah ‘Ya’ tetap ‘Ya’, Tuhan mendengar jawaban saudara berdua dan jemaat menjadi saksi. Silahkan saudara saling berjabat tangan dan mengucap ikrar janjinya ..”

Akhirnya Kyuhyun dan Sungmin saling berhadapan dan bertatapan dengan kedua tangan saling bertaut. Kyuhyun tertegun selama beberapa menit, tatapan Sungmin detik ini benar-benar membuat nafasnya terdengar syahdu beraturan. Tatapan ini begitu menangkan. Karena hal itu, sebuah senyuman terukir di kedua belah bibir Kyuhyun. “Saya, Cho Kyuhyun, di hadapan Allah dan jemaatNya di sini, aku mengatakan mengambilmu menjadi istri. Sebagai suami yang setia dan takut kepada Tuhan, aku berjanji akan mengasihimu pada waktu kekurangan ataupun kelimpahan, pada waktu sehat maupun sakit, sampai maut memisahkan kita ..” Sungguh, mendengar ikrar pernikahan yang Kyuhyun ucapkan dengan begitu lancar dan tegas hampir
membuat Sungmin menangis.

Lihat saja matanya yang telah berair itu. “Ss—saya, Lee Sungmin, di hadapan Allah dan jemaatNya di sini, aku mengatakan mengambilmu sebagai suami. Sebagai istri yang setia dan takut kepada Tuhan, aku berjanji akan mengasihimu pada waktu kekurangan ataupun kelimpahan, pada waktu sehat maupun sakit, sampai maut memisahkan kita ..” Ikrar itu telah terucap dari keduanya, membuat mereka saling melempar senyuma penuh haru.

Rasa bahagia yang memuncak itu membuat mereka berdua menitikkan air mata, menunjukkan bahwa betapa bahagianya mereka detik ini. Sang pendeta kali ini berdiri sembari membawa kotak cincin, kemudian ia berkata, “Saudara Cho Kyuhyun, kenakanlah cincin ini pada jari manis tangan pasangan anda.” Kyuhyun kembali tersenyum, meraih satu cincin pernikahan yang telah ia siapkan jauh-jauh hari. Ini seperti mimpi. Dulu, setiap malam hal inilah yang paling
ia tunggu, menyematkan cincin di jemari Sungmin.

“Lee Sungmin, kuberikan cincin ini sebagai tanda cinta-kasih dan kesetianku padamu ..,” Kyuhyun menyematkan cincin indah itu di jemari Sungmin. “Saudari Lee Sungmin, kenakanlah cincin ini pada jari manis tangan pasangan anda,” sang pendeta kembali berkata sembari menyodorkan satu cincin yang tersisa. Dengan gerakan pelan, Sungmin meraih cincin tersebut; matanya terlihat menatap mata Kyuhyun selama beberapa detik kemudian benar-benar menyematkan cincin itu di jemari Kyuhyun.

“Cho Kyuhyun, kuberikan cincin ini sebagai tanda cinta-kasih dan kesetiaanku padamu ..” Suara tepuk tangan dari beberapa orang yang menjadi jemaat terdengar riuh, membuat dua orang itu akhirnya berpelukan—menyampaikan kebahagiaan yang mereka rasakan. Ada sesi isak tangis dan derai air mata yang terdengar, tetapi sepertinya itu semua teredam dengan sorak kegembiraan. Kyuhyun menarik tubuh sungmin, melepaskan pelukan mereka untuk memberinya kesempatan agar dapat menyelami manik mata Sungmin.
Dengan gerakan cepat lelaki itu bergerak untuk mencium Sungmin, tetapi ternyata usaha itu digagalkan oleh Sungmin yang menghindar dengan mengalihkan pandangannya. Hei, lihatlah Cho Kyuhyun yang masih berdiri di atas altar itu! Ia terlihat begitu pervert, sang ‘istri’ telah menolak berciuman, tetapi sepertinya ia masih ingin terus berusaha untuk mengecup bibir merah muda tersebut.

“Banyak orang,” bisik Sungmin sembari memandang tamu yang tengah memandangi mereka.

“Bukan masalah,” ucap kyuhyun membuat dua orang itu akhirnya saling menautkan bibir. Ah, mungkin malam ini benar-benar menjadi moment yang indah.. Untuk Cho Kyuhyun dan Cho Sungmin
.
.
.
.
.
.
“Terimakasih, Seohyun-ah .. sudah datang,” sosok Sungmin yang masih terbalut oleh tuxedo putih itu membungkuk. “Ne, oppj .. Nikmati malam pertamamu dengan Kyuhyun oppa,” Seohyun terkikik pelan setelah sang sahabat, yoona, menyikut pinggangnya untuk memberi peringatan agar berhenti menggoda pengantin baru itu.

“Hiks, aku benar-benar patah hati,” suara isakan sunny kini terdengar.

“Sudahlah eonni, ayo pulaang,” Seohyun menarik tangan sunny dengan kekuatan semaksimum
mungkin. Ah, yeoja ini terus saja menangis kala acara pernikahan sederhana itu berlangsung, membuat Seohyun hanya bisa berdecak sebal.

“Kenapa bisa seperti ini? Hiks ..” isak sunny seraya memasang tampang sakit hati dan terluka

“Ada aku, sun ..,” bisik lelaki berambut pirang yang duduk di sampingnya.

“EUNHYUK OPPA ! KAU PERGI SAJA SANA ! AKU SEDANG PATAH HATI !!”

“Kalau kau patah hati, aku ada plester… Ayolah, kita pulang..” lelaki yang dipanggil eunhyuk itu akhirnya membantu seohyun narik tubuh sunny.

Sungmin hanya tertawa kecil melihat kelakuan dongsaeng-dongsaengnya. Saat ia berbalik menghadap kyuhyun, sungmin bergidik ngeri karna kyuhyun tengah menatapnya sambil mengeluarkan jurus evilsmirk.

“K…Kenapa kau menatap ku seperti itu kyu ?”

“Kita buat anak yang banyak malam ini yaa hyung~” bisik kyuhyun seduktif ditelinga sungmin.

“MWO ?? ANDWAAEE !!”

“PABBOYA CHO KYUHYUN !!”

END

About teenagerfanficindo

Fanfiction all rating and all fandoms especially for Kpop-Lovers in Bahasa^^.

Posted on July 1, 2013, in PG, Romance, Yaoi and tagged , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: