I’m Oke.. Baby are you ok? (Chapter 8)

Author: SYWCS

Cast : Lee Sungmin, Cho Kyuhyun, other cast.
Genre : Drama, romance, yaoi etc
Rated : T for Mature content
Warning : Typo(s), etc

Don’t Like Don’t Read !! No Copas No Bash No Flame !!

(We need to stop dating) though it will be really hard
(You need to meet a better girl)
A girl who is way better than me
It’ll just be a moment and you’ll forget me
It will become better than now

I’m OK! Baby are U OK?
We are no more I won’t see you ever again
I’m OK! Baby are U OK?
It’s okay if you hate me
Don’t hold it in and just forget me

I’ll leave first, please don’t hold my hand
Don’t make such a sad face My heart hurts even more
It’s better to just break up now Because we’ll end up like this again (like this again)

Leeteuk mengusap sayang surai hitam sungmin, “Kau kenapa ?” tanyanya setelah melihat sungmin hanya memandang kedepan dengan tatapan kosong. “Aku merasa bersalah umma, kemarin aku bertengkar dengannya..” lirih sungmin.

“Tak usah segitunya oppa ! Ku rasa dia baik-baik saja” sergah sunny karna sedari tadi kedua orang itu -sungmin, leeteuk- tak mengidahkan kehadirannya.

“Eum, kuharap begitu…” lirih sungmin.

‘Kyu, maafkan aku.. Bukan saatnya.. Mungkin nanti, bertahanlah demi aku’

Chapter 8

Kyuhyun POV

PRAAAANG!

“Kyuhyun-ah, ada apa?”

Ada apa ? Appa bertanya ada apa ? Cermin ? Cerminnya pecah?

Ya, Tuhan. Aku tidak tahan lagi ! Ada apa dengan diriku ? “Cho Kyuhyun, jangan bergerak lagi! Tanganmu berdarah.” Aku melihat appa berlari ke arahku dengan wajah cemas. Tubuh lelaki itu langsung saja mengambil posisi –seperti- berlutut.

Aku menunduk memeriksa bagian yang saat ini sibuk Appa bersihkan dengan selembar kain. Benar. Ternyata ada darah di sana, keluar dari bagian punggung tangan. Tidak banyak. Tidak sebanyak luka yang batin yang tengah ku resakan saat ini.

Sungmin hyung.

Sungmin hyung…

Lee Sungmin…

Ya, Tuhan. Ada apa denganku?

Normal POV

“Duduklah, appa akan bawakan obat untuk lukamu.” Tak ada jawaban yang keluar dari putra satu-satunya itu. Pandangan Kyuhyun kosong. Dan dia…menangis. Air matanya mengalir membasahi kedua pipinya tanpa sadar. Sejenak seperti otak dan saraf motoriknya tidak berfungsi.

Apa akibat luka di tangannya ? Rasanya bukan itu. Luka kecil itu tak berarti apa-apa dibandingkan dengan luka di hatinya. Tuan besar Cho kembali ke ruang tengah tempat di
mana anaknya kini duduk masih dengan tatapan kosongnya. Tak ayal pemandangan ini membuat sang ayah lebih khawatir.

“Kau baik-baik saja? Kenapa wajahmu seperti itu?” siwon mengusap keringat yang mengalir dari helaian rambut coklat Kyuhyun. Tangannya yang berdarah sudah terbalut rapi dengan perban bersih. Namun namja itu seakan tak bereaksi apapun. Sesekali Kyuhyun hanya menarik napas panjang dan menghembuskannya sambil matanya terpejam lemah.

“Aku tidak ingin menikah dengan henly.”

“Appa.” Panggil Kyuhyun pelan.

“Kenapa?” sahut sang ayah dengan bahasa formal. “Kenapa kau menyakitiku?” tanya Kyuhyun masih dengan matanya yang terpejam.

“…” siwon tak menjawab, ia sudah mengerti apa yang dimaksudkan putranya itu. Air mukanya yang penuh kasih tadi, kini berganti dengan ekspresi rasa bersalah. Lelaki itu menunduk.

“Kenapa kalian bertindak sesuka hati ?” Kyuhyun bertanya lagi. Kini matanya sudah terbuka, memandang langsung ke arah lelaki yang paling dicintainya.

“Maafkan appa. Aku tak pernah ingin kau terluka. Kami,.aku dan ummamu, kami sangat menyayangimu, Kyuhyun-ah. Dan akan memilih yang terbaik untukmu.” Terlihat kilatan air mata yang menggenang di kedua manik hitam milik siwon. Ia memandang penuh luka pada pemuda yang telah ia rawat dari kecil itu.

“Kenapa? Kenapa harus dengan cara seperti ini ? Kalian pikir menikahkan aku dengan henly adalah pilihan yang terbaik ? Kalian tidak mengerti..” Kyuhyun menangis pilu saat pertanyaan-pertanyaan itu keluar dari mulutnya. Wajahnya seketika basah –lagi- karena cairan bening tersebut mengalir cukup deras.

Kedua telapak tangan siwon langsung menangkup wajah yang kurus dan terlihat pucat itu. Hati lelaki itu juga ikut menangis. Ia tak tahu jika perbuatannya selama ini yang menurutnya tepat ternyata salah.

“Maafkan aku, Kyuhyun-ah. Tapi kau sudah menyetujuinya dahulu, dan kau juga tetap harus menikahi henly” siwon kembali ke dalam acaranya tadi, membaca koran.

“Kalian egois !!” Kyuhyun semakin menangis –meraung- keras, dan sedikit menyeka dengan kasar air mata itu. Seakan tak peduli pakaian mahal yang dikenakannya itu basah dan kotor karena keringat dan air matanya. Kyuhyun tak peduli. Rasanya seluruh isi kepala dan beban yang selama ini mengendap di dadanya meledak begitu saja, membuat dinding- dinding pertahanan yang ia bangun susah payah seketika hancur menjadi debu.

“Aku tidak perduli. Lagi pula kau tak memiliki seseorang yang kau cintai. Jadi untuk apa kau menangis-nangis seperti itu ?”

“Tak ku sangka. Aku lahir karna dibuahi orang sepertimu, ORANG EGOIS SEPERTIMU !!”

BRAAKK-
.
.
.
.
.
.
Sungmin menggelengkan kepalanya pelan dan menutup rapat mulutnya, “Oppa, ayolah kau tidak makan dari kemarin. Aku tidak mau pipimu yang chubby ini jadi kerempeng !” bujuk sunny yang masih setia menyendokkan bubur kemulut sungmin.

“Ayolah oppa, sedikit saja ne ?” bujuk sunny lagi.

Sungmin menggeleng dan menutup mulutnya, “Aku tidak lapar sunny !” gumamnya.

Kesabaran sunny ternyata sudah sampai di puncaknya, diletakkannya (dengan sedikit menghempas) mangkok bubur yang sedari tadi digenggamnya. “Ini bukan perkara lapar atau tidaknya oppa !! Tapi kau dari kemarin belum makan !!”

“Kau tidak perlu membentaknya sunny-ssi !”

Sungmin menatap seseorang yang tengah berdiri tegap didepan pintu, “Kyuhyun ?”

Kriieettt~

BLAAMMM!

Kyuhyun menarik sebuah kursi dan mendudukan dirinya tepat disamping kasur sungmin. Diambilnya mangkok bubur yang tidak sama sekali terjamah oleh sungmin. “Kau harus makan hyung..” ucap kyuhyun seraya mengaduk-aduk bubur itu.

“Aku tidak lapar.”

“Kau ingin mendengar ceritaku hyung?” tawar kyuhyun dan mendapat anggukan dari sungmin. “Kalau begitu telan ini.”

“…” sungmin menatap bubur itu sebentar lalu dengan enggan memakannya.

Sambil terus menyuapi sungmin kyuhyun menatap sunny, “Bisa tinggalkan kami sebentar ?” katanya sarkastik. Sunny hanya menatap KyuMin jengkel, lalu beranjak keluar.

BLAMM-

#Np : B2ST-The Fact

“Aku akan segera menikah dengan henly..” seru kyuhyun membuka keheningan diantara mereka berdua.

Mata Sungmin membelalak lebar seketika mendengar nada itu. Dadanya mulai bergemuruh, namun ia masih berusaha untuk menetralkan perasaannya sendiri.

“Lalu apa urusannya denganku ?.”

“Aku ingin memastikan sesuatu darimu.” Sungmin menghela nafasnya. Ia berkata dengan malas. “Apalagi yang ingin kau pastikan? Aku tidak ingin membuat masalah kita semakin rumit.”

“Aku ingin mendengar kepastian itu dari mulutmu sendiri.”

“Kepastian apa? Mengenai masalah dimalam itu ? Tidak ada yang perlu dibahas lagi. Aku sudah menyuruhmu untuk melupakan hal itu, bukan?”

”Dengar, aku hanya ingin meminta penjelasan darimu,” ucap Kyuhyun. Nada suaranya kini mulai terdengar serius. Ia menyandarkan tubuhnya di sandaran kursi dan menatap Sungmin lekat-lekat dengan iris hitamnya.

”Penjelasan apa?”

”Apa hatimu sama sekali tidak merasakan apapun kepadaku hyung?” lirih Kyuhyun.

Sungmin terdiam dan memandang ke bawah. ”Tidak,” ujarnya pelan. ”Jangan berbohong, Lee Sungmin.”

”Aku tidak berbohong. Dan sudah jelas yang kau lakukan itu salah! Kau sudah bertunangan, Kyuhyun! Sebentar lagi kau bilang akan menikah! Bagaimana mungkin kau malah menyukai a… Aish!” Sungmin mengacak rambutnya frustasi dan menatap Kyuhyun tak habis pikir.

”Apa aku salah menyukaimu?” tanya Kyuhyun, menuntut sebuah penjelasan dari mulut mungil itu.

”Tidak, tapi kau menyukai orang yang salah!” seru Sungmin cepat, mulai meninggikan intonasi suaranya.

“Kenapa salah bila aku menyukaimu?” erang Kyuhyun mulai frustasi. Ia begitu kalut melihat Sungmin yang selalu menjawabnya dengan dingin.

“Kau salah karena menyukai dan mencintai seorang sepertiku !” Pada akhirnya Sungmin berteriak, membuat Kyuhyun terhenyak.

“Apa yang akan kau katakan pada henlyssi ? Jangan membuatnya kecewa! Anggap saja kita tidak ditakdirkan untuk bersama! Sampai kapan pun aku tidak akan merubah keputusanku! Baik aku menyukaimu atau tidak, kau akan tetap besama henly. Dan kau akan tetap menikahi henly. Aku juga akan dijodohkan dengan sunny secepatnya. Itu yang terbaik,” lanjut Sungmin.

”Apa kau serius mengatakan hal itu? Kau benar-benar memilih bersama Sunny ?”

“Benar,” ujar Sungmin mantap. Maka remuklah hati Kyuhyun untuk yang kedua kalinya. Pernyataan Sungmin yang terdengar begitu meyakinkan itu benar-benar membuatnya serasa kalah telak.

Ia menundukkan wajahnya dan tanpa sengaja melihat benda yang melingkar di jari Sungmin, membuatnya semakin merasa hancur.

Hati Sungmin yang melihat Kyuhyun bersikap seperti itu mau tak mau terenyuh dan melunak. Memang karena pada dasarnya hatinya sangatlah lemah lembut. Sedikit menyesal juga, karena sadar bahwa ia telah melukai Kyuhyun.

#Np : 4minute-I’m Ok

“Andai kita bertemu lebih dulu. Tapi takdir ternyata berkehendak lain. Aku harap kau mau menerima kenyataan itu, Kyu. Jangan membuat dirimu semakin tersakiti. Kumohon.” Kyuhyun mengangkat kepalanya dan mendapati bola mata yang menatapnya dengan sorot penuh kekhawatiran.

“Bila kita bertemu lebih dulu, apa kau mau mencintaiku?” tanya Kyuhyun lemah. Sungmin menggelengkan kepalanya. “Mungkin. Tapi itu tidak mungkin terjadi.”

“Apa benar…kau tidak merasakan sesuatu terhadapku?
Sedikit pun tidak?”

“Tidak… maafkan aku…Kyuhyun..” ujar Sungmin tertahan. Ia menatap Kyuhyun dengan sedih pula, lalu menepuk bahu namja itu pelan.

“Pulanglah,” bisiknya. .

Kyuhyun hanya tersenyum miris lalu menjauh keluar dari ruangan sungmin, Kekecewaan dan rasa pahitlah yang harus kembali ia telan. Ternyata memang Sungmin tidak merasakan apapun terhadapnya. Bahkan sebesar butir pasir pun tidak. Cintanya memang bertepuk sebelah tangan, dan Sungmin sudah memilih Sunny.

Bersamaan dengan itu hancurlah sudah harapan Kyuhyun. Ia merosot turun dilorong rumah sakit. Tak kuasa menahan dan menopang beban tubuhnya sendiri. Jatuh terduduk di lantai yang dingin sembari menundukkan kepalanya. Matanya terasa memanas, tetapi tidak dapat mengeluarkan air
mata barang setetes pun. Maka ia hanya duduk terdiam dalam keheningan dan dinginnya malam yang menyelimutinya. Sungguh ironis dan memprihatinkan. .

Tapi ada sesuatu yang tidak akan pernah Kyuhyun sadari. Bahwa ada sepasang mata yang memperhatikan dan menatapnya lekat dari balik sebuah kaca. Sosok itu pun meremas dadanya dengan kuat saat merasakan sesak yang membelenggu dan mencabik-cabik hatinya. Sinar mata itu terlihat redup dan tanpa sadar setetes kristal bening keluar, mengalir melalui sudut matanya. Bagaimana Kyuhyun bisa tahu bila sosok itu juga merasakan hal yang sama dengannya ? Rasa sakit dan perih yang sama-sama merayap di hati keduanya.

“Kenapa…rasanya sakit?” lirih sosok itu.
.
.
.
.
.
.
Yoona menunggu didepan Lotte World dengan gundah. Benarkah seo mengajaknya jalan-jalan hari ini ? Bagaimana kalau yeoja itu cuma membohonginya? Kalau iya, sia-sia saja Yoona berdiri didepan Lotte World dari pagi.

“Eonnie !” seru seseorang membuyarkan lamunan yoona. Ia menolehkan kepalanya ke kiri dan ke kanan mencari asal suara tersebut. Tatapan matanya tertuju pada Seohyun yang melambaikan tangannya dari seberang jalan.

Mata yoona membulat melihat sosok seohyun masih melambai-lambaikan tangannya dengan wajah innocent. “Ya! Kau, seo cepat kesini!” seru yoona.

Seohyun menoleh ke kiri dan ke kanan, kemudian berjalan menyeberang dengan santai. “Mianhae telat, eonie, hehehe..” tawa seohyun santai. Ia berjalan mendekat menghampiri yoona.

Yoona melotot. “Lama sekali ! Aku sudah menunggumu dari pagi tadi KEROSEO !! ” yoona
protes sementara seohyun hanya tertawa menanggapi protes yoona. “Ayo masuk ! Aku sudah tidak sabar~ kyaa! ” kata yoona sambil menyeret seohyun masuk. Yang diseret hanya mengerang pelan. “Selalu seperti ini.. Yeoja hiver” gumam seohyun yang mendapat hadiah geplakan gratis dari yoona.

Keduanya berjalan masuk sambil tetap menarik tangan masing-masing. Yoona menarik
tangan seohyun, dan seohyun menarik tangannya sendiri berusaha melepaskan genggaman yoona yang ternyata cukup kuat. “Eonnie ! Sudah dong tarik-tariknya.. Sakittt~” kata Seohyun setengah sebal.

Yoona melepaskan tangan seohyun, kemudian berbalik kearah seohyun dan tersenyum penuh arti. Tangan yoona menunjuk pada roller coaster raksasa di area taman bermain itu.

“Aku ingin naik itu !!” Yoona sudah berlari menyongsong roller coaster raksasa itu sementara seohyun mematung ditempatnya.

‘Mati aku..’ seohyun menelan ludahnya sambil mengikuti yoona yang berlari dengan riang.
.
.
.
.
.
.
“Hyaaaah!~” erangan terdengar dari bibir seohyun dan yoona. Kedua yeoja itu kini sama-sama tepar di bangku yang tak jauh dari tempat roller coaster yang tadi mereka naiki.

Seohyun menoleh kearah lain ternyata manik hitamnya melihat yesung dan ryeowook yang tengah berjalan-jalan santai. “Oppa !” panggil seohyun.

Ryeowook menoleh melihat sipemanggil, di senggolnya lengan yesung “Hyung, sepertinya yeoja itu memanggilmu..”

Yesung menatap ryeowook dengan tatapan ‘siapa-yang-memanggilku-chagi’ nya.

“Oppa !!”

“Oh ! Seohyun~ah !!”

Yesung menarik ryeowook mendekat ketempat seohyun beristirahat, “Apa kabar seohyun~ah ?” kata yesung seraya menyalami seohyun.

“Baik.. Ahh,, kau semakin tampan setelah lama tidak bertemu.. Hahaha”

“Ah, kau bisa saja seo.. Oo, perkenalkan.. Ini ryeowook, Namja chinguku..” yesung merangkul ryeowook. “Annyeong seohyunssi….”

“Kyaaa~ kyeopta !! Oppa kau manis sekali, panggil aku seo saja ne ?” kata seohyun setelah melepas cubitannya dipipi chuby ryeowook. “Ne, seo…”

“Ahh, yesung oppa tahu kan kyuhyun ditunangkan dengan henly ?”

Yesung mengernyitkan dahinya heran “Dari mana kau tahu ?”

“Tentu saja aku tahu, henly itu sepupuku oppa.. Eumm, oppa ?”

“Ne ?”

“Kemarin henly menelponku,dia tidak bicara tapi dia terus menangis. Sebenarnya aku tidak yakin, tapi menurutku dia menangis karena kyuhyun.. Apa mereka ada masalah ?” tanya seohyun pada yesung. Namja itu hanya menggeleng tanda ia tidak mengetahui apa-apa, “Aku tidak tahu, karena kyu tidak kekantor beberapa hari ini.”

“Ohh, begitu…” seohyun mengangguk-anggukan kdpalanya, bukan karna dha merasa puas dengan jawaban yesung. Tapi karena ia mengerti bahwa yesung juga tidak tahu apa-apa.

‘Kyu.. Apa lagi kali ini ?’

TBC

About teenagerfanficindo

Fanfiction all rating and all fandoms especially for Kpop-Lovers in Bahasa^^.

Posted on June 13, 2013, in PG, Romance, Yaoi and tagged , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: