I’m Oke.. Baby are you ok? (Chapter 6)

Author: SYWCS

Cast : Lee Sungmin, Cho Kyuhyun, other cast.
Genre : Drama, romance, yaoi etc
Rated : T for Mature content
Warning : Typo(s), etc

Don’t Like Don’t Read !! No Copas No Bash No Flame !!

And i’ll always love you
I’ll always love you
You, my darling you..
Bittersweet memories
That is all i’m taking with me
So, goodbye. Please, don’t cry
We both know i’m not what you, you need.

Chapter 6
 

Seperti kegiatan rutin setiap keluarga didunia, kini henly dan hankyung tengah menghadap sarapan paginya dalam diam. Tak ada pembicaraan diantara anak dan ayah tersebut, hingga akhirnya hankyung yang memulai dahulu. “Chagiya~”

Henly medongak menatap ayahnya, “Ne appa ?”

“Apa ingin membicarakan tentang perjodohan mu dengan kyuhyun…”

“Kyu ?”

“Pertunangan kalian dibatalkan !” henly membelalakan matanya terkejut, “MWO ? Kenapa appa ?”  Matanya mengerjap sarat kekecewaan.

“Karena apa akan menikahkan kalian !” kata hankyung seraya tersenyum manis menatap putrinya itu. “MWO ? Ji…jinjayo ?”

“Apa aku terlihat berbohong ?”

“Ani. Kyaa ! Aku senang sekali… Gomawo appa, saranghaeyo~” henly bangkit dari duduknya dan memeluk hankyung erat. Dan mendaratkan kecupan-kecupan hangat dipipi namja dewasa itu.

“Nado saranghaeyo~ putriku yang manis…”
.
.
.
.
.
.
#Np : SM The Ballad – Miss You#

Kyuhyun mengerjapkan matanya. Sudah semalaman dia menjaga namja manis yang masih terlelap disampingnya. Direngkuhnya telapak tangan mungil sungmin untuk membagi kehangatan. Ya, sekarang mereka tengah berada disebuah rumah sakit di pusat kota seoul. Setelah insiden sungmin pingsan kyuhyun langsung membawa namja manis itu kerumah sakit.

“Hyung,, jika kau begini karena aku. Aku minta maaf..” lirih kyuhyun yang jelas saja tidak bisa didengar oleh sungmin. “Ku mohon sadarlah… Kau tidak tahu ? Aku khawatir dengan keadaanmu. Aku cemas dan hanya memikirkanmu. Ku mohon sadarlah. Jangan buat aku merasa bersalah…aku-”

“Egghh…” sungmin mengerang kecil. Kyuhyun yang melihatnya langsung saja membantu sungmin mendudukkan tubuhnya dari posisi tidur.

“Aku dimana ?” mata sungmin tampak mengerjap-ngerjapkan matanya, sedikit menyesuaikan dengan keadaan diruangan itu. “Kau dirumah sakit, semalam kau pingsan setelah…aku…”

“Jangan bicarakan hal itu. Aku sedang tidak ingin membahasnya..” sejenak ia mengambil nafas lalu berbicara lagi. “Hahh, aku tahu sekarang lah saatnya…”

“Maksudmu ?”

“Kau mau mendengar ceritaku ?” kata sungmin yang malah berbalik bertanya pada kyuhyun.

“Kalau kau bersedia membaginya denganku, aku mau…”

“Baiklah… Dulu, appa dan ummaku hidup bahagia ditambah dengan adanya aku didalam kandungan umma. Umma ku yang cantik dan appa ku yang katanya tampan terlihat serasi saat bersama,” sungmin tersenyum tipis lalu melanjutkan ceritanya, “Saat aku lahir, bertambahlah kebahagiaan mereka.. Tapi itu hanya sementara, sebab dokter memvonisku menderita diabetes. Merasa tak ada keganjilan dengan diriku, appa dan umma hanya menganggap itu angin lalu. Mereka tidak terlalu perduli karna aku terlihat sehat, dan baik-baik saja. Dan memang benar, aku tumbuh normal seperti anak lainnya.”

“…”

“Namun semua itu tidak berlaku bagi adikku. Sungjin, lee sungjin. Dia didiagnosa menderita diabetes sepertiku, hingga beberapa tahun kemudian sungjin mendapat flu hebat yang mengantarnya pada gagal liver. Tapi sungjin namja yang kuat, dia bisa bertahan meski hanya sebentar. Bertahun-tahun dia harus hidup dengan suntikan insulin. Tetapi dia tak pernah mengeluh, dia selalu tersenyum dan mengatakan pada kami bahwa dia baik-baik saja. Sempat bertahan beberapa hari, akhhirnya sungjin menghembuskan nafas terakhirnya pada usia 11 tahun..”

“…”

“Ku kira semua sudah berakhir, tapi ternyata tidak. Aku salah, ujian itu tidak berhenti sampai disitu.. Ternyata aku mengalami hal serupa yang telah dialami sungjin. Aku tak sengaja mendengar percakapan umma dan uisa yang mengatakan aku juga mengalami gagal liver. Dan- AKHH !!”

“Sungmin hyung!! Gwaenchanayo ?” kyuhyun terlihat panik melihat sungmin yang meringis kesakitan. “Gwaenchana…”

“Ta…ta..tapi kkau…”

“Sudahlah kyu, aku baik-baik saja ! AKHH~” teriak sungmin, tapi ucapannya berbeda dengan tubuhnya. Tampak tubuh itu menahan sakit yang amat sangat.

“TAPI KEADAANMU SEDANG TIDAK BAIK-BAIK SAJA SUNGMIN !”

“JANGAN PERNAH MENGANGGAPKU LEMAH KYU !”

Kyuhyun mengacak rambutnya frustasi, “AKU TIDAK PERNAH MENGANGGAP MU LEMAH !!”
.
.
.
.
.
.
Seorang yeoja imut tampak melompat-lompat dalam langkah bahagianya. Tak terasa kini kakinya telah berhenti didepan sebuah apartement, “Oppa ! Sungmin oppa~” teriak nya manja.

“Oppaaa~”

Tettt tettt teett

Pintu apartement itu terbuka, menampakan sosok leeteuk dihadapannya. “Sunny ?”

Yeoja itu, sunny, tersenyum lebar, “Ahjuma ? Sungmin oppa ada ?”

“Sungmin belum pulang dari kemarin malam. Ahjuma tidak tahu dia dimana, sedangkan ahjussi-mu sekarang tengah mencarinya…” lirih leeteuk. Sunny menautkan kedua alisnya, “Belum pulang ? Memangnya dia pergi kemana ?”

“Ahjuma tidak tahu”

Tanpa banyak bicara sunny mengambil ponselnya dari saku rok yang dikenakannya. Dibukanya flat ponsel itu dan mengetikkan sesuatu disana. Tak berapa lama, diarahkannya ponsel itu keteling kiri.

‘Yeoboseyo ?’

Sunny mengernyitkan dahinya mendengar suara namja diseberang sana, “Sungmin oppa?”

‘Aku kyuhyun-‘

“Sungmin oppa mana ? Aku ingin bicara dengannya !”

‘Aish, dia ada dirumah sakit dan sekarang tengah pingsan..’

“Rumah sakit ?” sunny memincingkan matanya kearah leeteuk dan menatap dengan tatapan oppa-ada-dirumah-sakit-umma.

‘Ne, di Seoul International Hospital. Kau bisa bantu aku ? Beritahu kedua orang tua sungmin bahwa dia berada disini sekarang.’

“Baiklah. Aku akan segera kesana !”

Pipp..

Sunny menutup ponselnya, dan memandang leeteuk nanar. “Ada apa sunny ?”

“Sungmin oppa dirumah sakit. Dia pingsan…”

“Ping…pingsan ? Kenapa ?”

“Aku tidak tahu pasti ahjuma. Yang jelas kata orang itu kita harus segera kesana..” sungmin berlari seraya menggenggam tangan leeteuk. “Tunggu sebentar !” leeteuk menghentikan langkahnya, membuat sunny yang berjalan didepannya ikut berhenti.

“Ada apa ahjuma ?”

Leeteuk terdiam sebentar lalu menggeleng, “Tidak. Tidak ada.. Ayo berangkat !” ucap leeteuk menggenggam tangan sunny erat lalu berlari tergesa.

TBC~

Buat SiDer yang gak mau RCL.. Aku harap kalian bisa menghargai aku yang udah menulis ff ini dengan susah payah^^ gomawo

About teenagerfanficindo

Fanfiction all rating and all fandoms especially for Kpop-Lovers in Bahasa^^.

Posted on May 30, 2013, in PG, Romance, Yaoi and tagged , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: