My Sporty Boy (1/2)

Author: Park Ha Chan

Cast : Kim Rae Hyun (OC), Choi Minho

Genre : Romance, two shoot , PG-15

Note : Annyeong!!! ini  ff pertama saya. Mian ya kalau agak gaje gaje gimana gitu, maklum baru pemula :p tapi semoga kalian suka. Jangan lupa commentnya. ^^

#Author POV#

Di pagi yang cerah ditemani kicauan burung *entah burung apa* *plak*, dan disinari cahaya matahari yang begitu menyilaukan (?). Seorang yeoja berparas manis yang berlari kencang mengejar bus yang sudah berjalan meninggalkan yeoja itu. Dengan sekuat tenaga yeoja itu pun berlari kencang sampai rambutnya yang semula terkuncir kini kuncirannya terlepas dan rambutnya terurai akan tetapi yeoja itu tidak memperdulikannya dan terus berlari.

“Ahjussiiiiii berhentiiiiiii” teriak yeoja itu dengan suara yang menyamai toa masjid dan orang-orang sekitar semua melihat kea rah yeoja itu.

Supir bus itu mendengar dan melihat kearah kaca spion dan melihat ada seorang yeoja yang mengejar bus ini dan ia seperti mengenali yeoja itu.

“Ciiiiittttt” bus itu berhenti dan yeoja itu pun juga berhenti dengan napas yang tersengal-sengal. Supir bus itu mengeluarkan kepalanya (?) keluar jendela bus.

“Ya! Raehyun-ssi cepat naik” kata supir bus itu pada yeoja yang dipanggilnya Raehyun itu. Raehyun pun segera naik.

“Kamsahamnida Kim Ahjussi” Raehyun pun menunduk hormat.

“Ne. Untung aku mengenalimu. Kalau tidak, sudah ku tinggalkan kau” kata supir itu yang lebih tepatnya tetangga Raehyun juga.

Raehyun hanya tersenyum dan ia pun segera duduk di bangku bus yang kosong di dekat jendela. Ia bernapas lega karena ia bisa dapat bus untuk pergi ke sekolah walaupun butuh perjuangan mengejar bus tadi. Untung supir itu adalah tetangganya yang baik, kalau supir bus itu orang lain yang tak mengenali dia, mungkin dia sudah tertinggal jauh.

“Kim Ahjussi sangat baik, beliau dan keluarganya sangat baik padaku. Aku senang bisa mengenal Kim Ahjussi dan keluarganya. Semoga Tuhan membalas kebaikanmu Kim Ahjussi” Kata Raehyun berbicara sendiri di dalam hati.

Raehyun menikmati perjalanan menuju sekolah. Hari ini kota seoul tidak di landa macet. Raehyun beruntung.

*15 Menit Kemudian*

Bus yang ditumpangi Raehyun kini tiba di halte bus di dekat sekolahnya, SM Seoul High School. Ia pun segera mengeluarkan uang dan turun.

“Akhirnya sampai juga. Hmmm aku rindu dengan sekolahku dan yang pasti rindu dengan teman-temanku. Tapi aku belum puas liburan kenaikan kelasnya yang Cuma 2 minggu” oceh Raehyun sendiri sambil berjalan.

“Huufft” Raehyun menghembuskan nafasnya dan mengelap keringatnya dengan tangannya.

“Astaga baru sampai di sekolah saja aku sudah berkeringat, tapi…” tiba-tiba Raehyun menicum keteknya (?)

“Hahaha masih wangi” Raehyun tertawa kecil sambil berjalan menuju kelas barunya.

“Annyeonghaseyeo Raehyun-aaaaa~” teriak 3 yeoja yang melambaikan tangan dan berdiri di tangga menuju lantai 2.

“Annyeong Chingudeul~” Raehyun membalas lambaian dan teriakan 3 temannya itu. Ia pun segera menaiki tangga.

“Bogoshipoyeo~” Raehyun memeluk erat 3 temannya itu karena 2 minggu  tidak bertemu.

“Nado~” kata ke 3 teman Raehyun.

Seusai acara peluk memeluk antara Raehyun dan 3 temannya, mereka pun menuju kelas baru mereka. Mereka berhenti di depan kelas yang papan kelasnya menunjukkan kelas “2B”. Ya sekarang  mereka menempati kelas 2B. Mereka pun masuk kelas dan mencari tempat duduk yang kosong. Kelas 2B sudah dipenuhi teman-teman Raehyun yang lain.

“Tidak terasa ya kita sudah naik kelas. Ngomong-ngomong, aku masih rindu kelas 1B, kelas yang memberikan kenangan yang tak terlupakan apalagi penghuninya imut seperti kita ini hahaha” canda salah satu teman Raehyun sambil tertawa.

“Ne, nado. Tapi semoga kelas 2B ini akan memberikan suasana yang baru lagi dari yang sebelumnya” Harap Raehyun.

“Hahaha ne~ ne~ kau benar. Aku juga berharap begitu” Balas teman Raehyun.

*teeeettt*

Bel  masuk sudah berbunyi, para siswa pergi ketempat duduk masing-masing dan yang masih berkeliaran di luar kelas, mereka berlarian menuju kelas masing-masing kecuali para senior dan adik kelas yang menjalani masa orientasi.

#Author POV end#

#Rae Hyun POV#

“Hoaaamm. Tiba-tiba aku merasa mengantuk padahal pelajaran belum dimulai”  ucapku pada temanku sambil ku kucek mataku karena mengantuk.

“Ya! Raehyun-a, kau ini keterlaluan. Masa jam segini sudah mengantuk. Memangnya tadi malam kau tidur jam berapa, huh?” kata Yora, temanku.

“Jam 1” sahutku sambil menahan ngantuk.

“Heh?” Kaget Yora, Imna, dan Hyesun berbarengan

“Apa saja yang kau kerjakan sampai larut malam begitu?” kata temanku, Imna.

“Umm apa ya…. Entahlah” sambil ku rebahkan kepalaku dimeja.

“Annyeonghaseyo” suara Lee Songsaengnim mengagetkanku yang tib- tiba sudah berdiri di depan pintu kelas.

“Annyeonghaseyeo Songsaengnim” sahut kami berdiri lalu membungkukkan badan.

“Karena hari ini hari pertama dan yang lain juga masih mengurus masa orientasi adik kelas kalian selama 3 hari, jadi kita belum bisa memulai kegiatan belajar mengajar. Oiya, mulai sekarang saya akan menjadi wali kelas 2B, kelas kalian. Tolong segera pilih pengurus kelas untuk kelas ini. Mohon bimbingannya” Lee Songsaengnim membungkukkkan badannya.

“Ne Songsaengnim” kami pun membungkukkan badan.

“Aku senang sekali Lee Songsaengnim menjadi wali kelas kita. Beliau kan sangat baik” kata temanku yang lain.

Ya, sepertinya siswa-siswi kelas 2B senang sekali kalau Lee songsaengnim jadi wali kelas, kelas ini.

“Waaa senangnya selama 3 hari tidak belajar” sahutku dalam hati. Aku pun mencoba untuk memejamkan mataku dan ku rebahkan kepalaku dimeja tapi tiba-tiba…

“Kim Rae Hyun-ssi, ada apa denganmu? Apa kau sakit? Atau kau hanya mengantuk?”  Lee Songsaengnim menegurku dan membuatku kaget.

“Ahh.. Ani.. Ani Songsaengnim. Aku hanya…” belum sempat aku menjelaskannya, beliau memotong penjelasanku.

“Pasti kau mengantuk kan?. Sudahlah tidak usah ngeles. Silahkan saja kalau kau ingin tidur, tapi ingat saat kegiatan belajar berlangsung kau tidak boleh tidur, arraseo?” kata Lee Songsaengnim.

“Ne. Arraseo” sahutku.

“Bagus” Lee Songsaengnim pun bergegas keluar kelas. Teman-teman sekelasku juga mulai berkeliaran diluar kelas.

Aku pun mencoba merebahkan kepalaku di meja dan memejamkan mataku mencoba untuk tidur dan akhirnya aku tertidur.

~ 1 Jam kemudian ~

“Hoaamm” ku rentangkan tanganku dan ku kucek mataku. Ku lihat disekelilingku tidak ada orang di kelas. Aku pun segera keluar kelas dan mencari 3 temanku, ternyata mereka duduk di depan kelas.

“Kau sudah bangun Raehyun-a?!” Hyesun menegurku.

“Ah~ Ne” Aku ikut bergabung dengan mereka.

“Kau cuci muka dulu sana biar segar” kata Hyesun.

“Temani Aku” ku tarik tangan mereka.

“Baiklah Raehyun manja” ejek Hyesun.

#Raehyun POV end#

#Author POV#

~ 3 Hari Kemudian ~

SM Seoul High School kembali memulai kegiatan belajar mengajar seperti biasa setelah  3 hari berturut-turut focus di kegiatan masa orientasi bagi siswa-siswi baru kelas 1. Tepat pukul 8 bel masuk berbunyi, para siswa-siswi masuk kelas masing-masing. Untuk kelas 2B hari ini kebetulan pelajaran pertama adalah olahraga. Mereka bergembira ria untuk pelajaran olahraga ini, karena yang namanya olahraga bagi mereka itu penting dan selain menyehatkan juga menyenangkan tetapi ada 1 penghuni 2B yamg memasang muka datar sepertinya dia tidak tertarik dengan pelajaran olahraga. Kalian tahu itu siapa? Ya, dia adalah Raehyun.

“Aisshhh~ kenapa harus ada pelajaran olahraga di dunia ini” Raehyun mulai menggerutu.

“Calm down Baby~. Nggak boleh begitu” kata Yora lembut.

“Aku benci olahraga” jawab Raehyun dengan muka kesal.

“Kajja! Semuanya kelapangan” teriak ketua kelas 2B.

Semuanya bergegas ke lapangan menyusul Songsaengnim. Raehyun berlari pasrah ke lapangan. Mereka sudah berbaris rapi tetapi mereka semua terlihat bingung kenapa bukan Choi Songsaengnim, melainkan orang baru. Para yeoja 2B saling berbisik-bisik sambil memandang kearah seorang namja tampan di depan mereka.

“Annyeonghaseyeo. Naneun Choi Minho imnida. Aku adalah anaknya Choi Songsangnim. Aku juga Sunbae kalian kelas 3A. Aku bisa dibilang anak baru. Hari ini Choi Songsaengnim tidak bisa hadir karena ada kesibukan. Jadi, aku akan menggantikan beliau. Baiklah aku ingin mengabsen kalian dulu” Minho membuka buku absen dan mengabsen mereka satu persatu.

“Berarti semuanya lengkap ya?” Tanya Minho.

“Ne. Lengkap Sunbae”  sahut mereka serempak kecuali Raehyun yang berdiam diri.

“Hari ini aku tidak memberikan pelajaran banyak, ya mungkin seperlunya saja. Aku akan memberikan sedikit pelajaran seputar tentang basket” jelas Minho.

Minho menjelaskan kepada siswa-siswi kelas 2B tentang basket dan juga melatih mereka agar mereka tau teknik bermain basket yang sebenarnya. Selagi minho menjelaskan, Raehyun tidak memperhatikan, dia asyik dengan handphonenya.

Minho menyuruh mereka untuk bermain basket. Semuanya antusias untuk ikut tetapi Raehyun tidak. Raehyun lebih memilih duduk memandangi teman-temannya bermain basket. Minho yang sedari tadi mengawasi yang bermain, sekarang memandang Raehyun dan menghampirinya.

“Kenapa kamu tidak ikut bermain basket?” Tanya Minho duduk disamping Raehyun.

“Aku tidak bisa bermain basket” jawab Raehyun.

“Coba saja dulu, tidak ada salahnya kan? Lagi pula ini hanya permainan biasa” kata Minho.

“…” jawab Raehyun tidak bersuara, ia hanya menggelengkan kepalanya.

“Ayolah ikut saja” Minho segera menarik tangan Raehyun.

“Ya! Apa-apaan ini? Main tarik tangan orang saja” bentak Raehyun. Raehyun melepaskan tangannya dari Minho dan pergi begitu saja.

“Ada-ada saja yeoja itu tapi dia lucu dan manis. Hahaha” Minho tertawa kecil dan memandang Raehyun yang pergi meninggalkannya.

~ Pulang Sekolah ~

Para siswa berlarian keluar kelas karena bel pulang sudah berbunyi. Raehyun dan teman-temannya berbarengan menuju halte bus di dekat sekolahnya tapi ditengah jalan mereka dihampiri seorang namja dan ternyata namja itu Minho. Muka Raehyun berubah 90 derajat dari sebelumnya ketika melihat Minho. Raehyun kesal dengan Minho, entah karena apa. Mungkin Karena masalah pelajaran olahraga tadi.

“Namja itu lagi” kata Raehyun dalam hati.

“Hi, kalian mau ke halte? Bagaimana kalau kita barengan, bolehkan?” Tanya Minho.

“Boleh ko Sunbae” kata Yora terlihar kegirangan.

“Kalau begitu, kajja!” jawab Minho terlihat senang.

“Kenapa kau membolehkannya?” bisik Raehyun pada Yora.

“Memangnya kenapa? Tidak ada salahnya kan. Jarang-jarang kita pulang bersama seorang Sunbae seperti dia” bisik Yora pada Raehyun.

“Kau ini…” bisik Raehyun pada Yora lagi tetapi Yora tidak memperdulikannya.

Setelah tiba di halte, mereka asyik mengobrol bersama tapi Raehyun hanya berdiam diri sambil menunggu bus dating. Beberapa menit kemudian, bus yang mereka tunggu akhirnya menjemput mereka juga. Di bus, Raehyun tetap berdiam diri. Minho tersenyum melirik kearah Raehyun yang sedari tadi berdiam diri.

“Raehyun kenapa? Ko dari tadi cuma diam saja?” bisik Hyesun pada Imna.

“Molla” bisik Imna pada Hyesun bingung.

Bus yang mereka tumpangi tiba di halte yang dekat rumah mereka. Mereka pun turun dari bus.

“Sampai bertemu besok ya Chingudeul, Sunbae juga ya. Hati-hati di jalan” Yora melambaikan tangannya.

“Hati-hati dijalan juga ya” kata Minho dan Raehyun berbarengan. Mereka saling menatap, tapi Raehyun segera mengalihkan pandangan.

Yora, Imna dan Hyesun berjalan menuju rumah mereka bersamaan karena searah, sedangkan rumah Raehyun berbeda arah. Raehyun pun berjalan menuju rumahnya. Raehyun menoleh ke belakang dan baru sadar kalau ada Minho dibelakangnya. Minho tersenyum ketika Raehyun menoleh ke arahnya tapi Raehyun segera mengalihkan pandangan dan mempercepat jalannnya, Minho juga mempercepat jalannya.

#Author POV end#

#Raehyun POV#

“Aku baru sadar kalau Minho Sunbae ada di belakangku. Apa dia mengikutiku? Apa-apaan aku ini pede seperti ini. Oiya, aku baru ingat, rumah Choi Songsaengnim kan searah denganku, tapi aku tidak tahu kalau Choi Songsaengnim punya 2 anak, yang ku tahu Cuma Minseok Oppa. Ah, sudahlah lupakam, lagi pula bukan urusanku” kataku dalam hati. Ku percepat jalanku dan tiba-tiba Minho menarik tanganku.

“Raehyun-ssi, kenapa kamu mempercepat jalanmu? Apa kamu terburu-buru?” Tanya Minho padaku sambil memegang tanganku.

“Bukan urusanmu. Dan… dari mana kau tau namaku?” Tanya ku padanya.

“Aku hanya ingin tau. Kau ini membuatku penasaran saja” dia mengacak-ngacak rambutku.

“Ya! Kau ini jangan sok akrab” bentak ku padanya.

“Memangnya salah kalau aku ingin akrab denganmu?” Tanyanya.

“Umm, tidak ada salahnya sih tapi… sudahlah” Aku pun pergi meninggalkannya.

~ Di Rumah Raehyun ~

“Hufft~ Akhirnya sampai rumah juga”  langsung ku rebahkan badanku di sofa ruang tamu.

“Omo~ Raehyun-a, nanti saja rebahannya cepat ganti bajumu sana” perintah Eommaku.

“Ne Eomma” sahutku dan segera berdiri menuju kamar.

Aku hanya tinggal bertiga di rumah ini, Aku, Eomma, dan Appa. Appaku sekarang sedang dinas keluar kota untuk beberapa hari ini.

~ Di Kamar Rae Hyun ~

“Kau ini membuatku penasaran saja” kata Minho tadi padaku. Aku bingung apa maksudnya membuatnya penasaran?.

“Entah kenapa aku jadi kepikiran Minho Sunbae. Menurutku dia itu… tampan dan kelihatannya baik tapi sedikit menyebalkan. Raehyun~ apa yang kau pikirkan, huh?! Kenapa memikirkan namja itu?!” Sambil ku acak-acak rambutku dan segera ganti baju dan mencuci muka.

Setelah ganti baju. Aku segera turun ke bawah dan menyantap makan siang yang sudah disediakan Eommaku. Setelah selesai makan, ku bantu Eomma mencuci piring, lalu ku putuskan untuk keluar rumah sore ini. *ngapain nyari angin?*😄.

“Eomma, aku mau jalan-jalan dulu ya keluar. Boleh ya Eomma?” izinku pada Eommaku.

“Ne, tapi pulangnya jangan malam ya, ara?” kata Eomma membolehkan.

“Arraseo” Jawabku.

~ Jalan-Jalan Sore ~

Karena sudah terlalu lama berjalan-jalannya aku mulai merasa capek dan ku putuskan untuk beristirahat di taman sebentar, tetapi mataku tertuju pada lapangan basket disamping taman. Disana ada 2 orang namja yang sepertinya aku kenal siapa mereka. Minho dan Minseok oppa! Ya disana ada Minho dan Oppanya, Minseok. Minho asyik bermain dengan Oppanya. Aku terus memandanginya selagi dia bermain.

“Hmmm dia keren juga” ucapku yang masih memandangnya.

Dia pun melihat ke arahku dan melambaikan tangannya padaku. Rasanya ingin kabur dan berlari tapi dia sudah terlanjur melihatku

“Raehyun-ssi kemari” panggilnya.

“Eh?” Aku bingung, apa aku harus kesana.

“Deg…” Aku sangat gugup tapi ku putuskan untuk memberanikan diri menghampirinya.

“Kau mau ikut bermain basket dengan kami?” tanyanya.

“Mmm… Aku…” Aku bingung harus menjawab apa sedangkan aku tidak bisa, bukan hanya tidak bisa tapi juga tidak suka. Aku merasa tidak enak kalau menolaknya.

“Sudahlah ayo ikut. Atau kau mau ku ajari dulu?” tanyanya sambil memegang bola.

“Kau tenang saja Raehyun-ssi. Adikku ini sudah tidak perlu diragukan lagi kemampuan dibidang olahraganya terutama basket. Dia baru pulang dari Jepang karena mendapatkan beasiswa dibidang olahraga. Jadi kau tidak usah meragukannya” kata Minseok Oppa yang membanggakan dongsaengnya  itu.

“Cih.. baru begitu saja bangga. Aku jadi muak mendengarnya” ucapku dalam hati.

“Kau ini Hyung, itu namanya menyombongkanku” kata Minho pada Oppanya.

“Aku tidak Menyombongkan tapi memang kenyataannya kan? Biar dia juga mau denganmu hahaha” Minseok Oppa tertawa kecil.

“Hyung!!!…” bentak Minho pada Oppanya.

“Bagaimana? Kau mau diajari dengannya?” Tanya Minseok Oppa padaku.

“Mmm…” Aku mengangguk. Sebenarnya aku terpaksa.

“Benarkah Raehyun-ssi?” Tanya Minho yang terlihat semangat.

“Ne” Jawabku singkat.

“Kalau begitu aku mau pulang dulu ya. Aku gak mau jadi obat nyamuk antara kalian. kalian bermain saja sana. Have fun!” Minseok Oppa pergi meninggalkan kami.

Tinggal berdua, aku dan Minho. Entahlah, aku merasakan sesuatu yang tidak biasanya, jantungku berdegup kencang dan gugup sekali ini seperti ujian saja. Jangan-jangan ini…

“Aaaaaaa… Aniiiiii…  Andwae!!!” teriakku dalam hati.

“Tenang Raehyun Tenang! Kau ini hanya takut karena kau tidak bisa bermain basket bukan karena yang lain” Aku mencoba untuk tenang.

Aku pun maju selangkah dan bersiap untuk berlatih dengan Minho. Rasanya ingin mati saja. Minho semakin mendekatiku dan…

“Kau Contohkan aku dulu cara bermain basketnya” Kataku padanya.

“Baiklah. Lihat ya” Minho mulai memantulkan bolanya.

Aku memperhatikannya dengan serius. Melihatnya dengan jarak dekat seperti ini membuat jantungku semakin berdegup kencang dan rasanya ingin kabur dari sini . *kalau author liat Minho jarak dekat, author langsung mimisan kali ya* #abaikan xD.

“Raehyun-ssi? Wae? Kau tidak apa-apakan? Kau melamun ya? Tanyanya.

“Ah? Ani. Tidak apa-apa ko” sahutku sambil menggaruk-garuk kepalaku.

“Oh kalau begitu ayo kita lanjutkan” Minho memantulkan bolanya.

#Rae Hyun POV end#

#Author POV#

Di lapangan basket terlihat seorang yeoja dan seorang namja berlatih basket bersama. Minho dan Raehyun berlatih dengan serius dan mereka mulai akrab. Setelah merasa lama latihan, Minho dan Raehyun memutuskan untuk istirahat.

“Good job Raehyun-ssi” kata Minho sambil memngambil minumannya dan memberikan 1 minumannya  pada Raehyun.

“Gomawo. Ini kan berkatmu juga” kata Raehyun tersenyum.

“Cheonmaneyeo. Kapan-kapan kalau kau mau latihan lagi, kau bisa menghubungiku” Tawar Minho.

“ne, kalau ada waktu. Mmm… ini sudah terlalu sore, aku pulang dulu ya” Raehyun melirik jam tangannya.

“Tunggu. Kita barengan saja pulangnya” kata Minho sambil mengelap keringatnya.

“Baiklah” kata Raehyun mengangguk.

Mereka pun pulang bersama. Sepanjang perjalanan mereka asyik mengobrol, tetapi masih ada yang malu-malu diantara keduanya. Mereka juga saling bertukar nomer telpon. Ada apa dengan mereka? Apakah mereka saling suka? Apakah Raehyun menyukai Minho yang bisa dibilang sporty boy yang sangat cinta dengan olahraga sedangkan Raehyun sangat tidak menyukai olahraga. Bagaimana kelanjutannya?.

TBC

About teenagerfanficindo

Fanfiction all rating and all fandoms especially for Kpop-Lovers in Bahasa^^.

Posted on May 5, 2013, in PG, Romance and tagged . Bookmark the permalink. 1 Comment.

  1. Baru baca ini ff, hehe..
    Ffnya bagus thor, cepetan dong keluarin chapter 2nya *maksa*😀
    Pokoknya cepetan post chap 2nya ya thor (y)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: