I’m Oke.. Baby are you ok? (Chapter 2)

Author: SYWCS

Cast : Lee Sungmin, Cho Kyuhyun, other cast.

Genre : Drama, romance, yaoi etc

Rated : T for Mature content

Warning : Typo(s), etc

Don’t Like Don’t Read !! No Copas No Bash No Flame !!

And i’ll always love you
I’ll always love you
You, my darling you..
Bittersweet memories
That is all i’m taking with me
So, goodbye. Please, don’t cry
We both know i’m not what you, you need.

Yesung menatap horor kearah kyuhyun yang sedang tersenyum tidak jelas. ‘Seperti orang bodoh’ gumam yesung dalam hati, ia melirik kearah namjachingunya ryeowook, yang hanya membalasnya dengan pandangan aku-juga-tidak-tahu-hyung. Yah, kalian tahukan kalau mereka adalah salah satu pasangan gay yang ada dimuka bumi ini.

“Kyu berhenti tersenyum sok aegyeomu itu, hanya akan membuatku muak Cho Kyuhyun”

Kyuhyun berhenti dengan senyumannya, memberikan deathglare terbaik yang dia punya kepada yesung. “Kau sungguh mengganggu yesung !”

PLAKK

“Awww ! Kenapa kau memukulku ? Ish,”

“Tidak bisakah kau menaruh sedikit rasa hormatmu kyu ? Aku hyungmu ! Ahh, aku tau.. Kau menjadi seperti orang bodoh itu pasti karna ulah perempuan yang bernama Tan Henly itu kan ? Mengaku saja kyu,”

“Bwahahahaha… Kau pikir aku memikirkannya ? Yang benar saja?” kyuhyun tertawa terpingkal-pingkal hingga hampir terjatuh dari kursi kerjanya.

Di hadapannya, yesung duduk dengan wajah dongkolnya. “Berhentilah tertawa, kyu!” desis yesung. Kyuhyun terdiam, ia menggulung lengan kemejanya, merasa gerah. Padahal AC di ruangan kantor mereka di setel dengan suhu minimum.

”Lalu kau memikirkan siapa ?”cibir ryeowook.

Kyuhyun masih tertawa,menertawakan kebodohannya sendiri lebih jelasnya. Sesekali masih terkikik geli. Tampak sekali ia berusaha menahan tawanya dengan susah payah. ”Aku memikirkan seseorang hyung… Aku mengira namja itu yeoja, habis dia sangat manis. Setelah ku perhatikan ternyata dadanya rata dan memiliki jakun, hahaha”

“Tak kusangka kau sebodoh itu. Bagaimana bisa kau mengiranya yeoja ?” Kyuhyun mendengus mendengar ucapan yesung dan mengacak-acak rambutnya frustasi. “Kau tidak tahu betapa manisnya dia, hyung!” ujarnya berusaha membela diri.

“Lalu bagaimana dengan henly ? Berapa lama kau bertahan tidak akan mencintainya ?”

“Selamanya,” jawab Kyuhyun cepat dan yakin. .

‘PLAK’

“Yaa! Hyung!” Kyuhyun melotot marah saat sebuah tangan mendarat di kepalanya dengan tidak elit. Sakit sekali rasanya. Bisa-bisa kepintarannya berkurang karena pukulan itu. “Babo! Selamanya kau akan menjadi perjaka tua!”

“Tidak akan selamanya, hyung.” Kyuhyun menggerakkan jari telunjuknya ke kanan kiri dengan percaya diri, membuahkan cibiran dari sahabatnya itu. Yesung mendengus dan menyadarkan tubuhnya. Ia mengambil sebuah pena dan memutar-mutarkannya santai. “Heh, yakin sekali. Buktikan ucapanmu! Jangan hanya berkata di mulut saja!”

“Baik, aku akan membuktikannya” Kyuhyun berkata dengan gusar. “Dengan Henly ?”

“Aishh.. Bukan, dengan namja manis itu..”

“Eh ? Kau juga gay kyu ?”

Kyuhyun tersenyum simpul, “Mungkin sebentar lagi begitu. Kurasa lelaki manapun rela menjadi gay demi namja manis itu hyung…”
.
.
.
.
.
.
Seohyun mengaduk-aduk orange juice dihadapannya, “Lalu unnie bagaimana acara makan malammu semalam ?” tanyanya kepada henly.

“Hahh, katanya dia belum bisa mencintaiku seo. Tapi tak apa, aku yakin bisa mendapatkannya…” henly tersenyum cerah, membuat pipi chubbynya menggembung indah.

“Ya, semoga begitu mochi. Lalu apa sudah ada rencana pernikahan kalian ?” kata yoona.

Henly menggendikkan bahunya, “Entahlah, lagipula baru kemarin kami bertemu…”

“Begitukah ? Apa dia tampan hmn ??” yoona mengerlingkan matanya nakal kearah henly, yang dibalas dengan anggukan mantap. “Tentu saja dia tampan, tapi sayang dia begitu dingin..”

“Ahh, kalau begitu kau harus bisa membuatnya jatuh cinta padamu unnie”

“Itu sudah pasti seo, oiya.. Kuliah kalian selesai pada jam ketiga ini kan ? Berarti kalian langsung pulang ?” tanya henly kepada sepupu dan sahabatnya itu.

Yoona dan seohyun bertatapan, lalu mengangguk. “Ya kurasa begitu. Jam mu hari ini penuhkan ?” henly berdiri dari duduknya, “Ne, jam ku penuh sampai jam kelima. Yasudah, aku masuk dulu kekelas..”

“Ne mochi-ah.. Jangan memikirkan kyuhyun !!”

Henly berbalik dan kembali berujar, “Aku pasti memikirkannya yonnie !!”
.
.
.
.
.
.
“Aku benar-benar mengantuk.” henly menggosok-gosok matanya lalu mencubit kedua pipinya untuk mengusir rasa kantuk yang menyerangnya. Padahal ia sudah sengaja tidur lebih lama dan melewatkan dua jam pelajaran hanya untuk mendapatkan istirahat yang cukup. Namun sepertinya ia masih belum puas, henly ingin melanjutkan tidurnya kembali.

Sayang sekali ia tidak mau melewatkan jam kuliahnya kali ini. Salahkan saja acara perjodohan itu, hingga dia harus tidur larut malam.

Henly menguap sekali lagi dan segera menutupi mulutnya karena sadar apa yang ia lakukan itu tidak manis sama sekali. Matanya semakin berat, ia ingin cepat-cepat pulang. Ia menengok ke belakang lalu ke depan, setelah itu memutuskan untuk berbalik menuju gerbang kampus, yah ia memilih untuk pulang karena tak sanggup menahan kantuknya ini. Dengan langkah gontai ia melangkah meninggalkan gedung kampus.

Namun tiba-tiba saja langkahnya terhenti. Ia melihat seseorang dengan postur tubuh yang ia kenal sedang berdiri di depan pintu gerbang dan sedang menatap dirinya dengan ekspresi berang. ‘Aku pasti salah liat’ kata henly dalam hatinya.

Matanya mengerjap beberapa kali untuk memastikan bahwa tidak ada yang salah dengan penglihatannya. Masih belum yakin, henly menggosok-gosok kedua matanya lalu melihat ke arah pintu gerbang sekali lagi.

Kali ini memang tidak salah, Cho Kyuhyun sedang berdiri di sana dengan tangan terlipat di dada.
Kelihatannya ia tidak senang, itu terlihat dari caranya menatap henry. Tatapannya begitu tajam dan menusuk, henly merasakan bulu kuduknya berdiri merasakan aura gelap disekitar kyuhyun.

Kyuhyun sepertinya marah. Henly ingin segera berbalik lalu berlari sekencang-kencangnya meninggalkan pemuda itu, namun Kyuhyun sudah terlanjur melihatnya. Kemanapun ia
pergi ataupun bersembunyi Kyuhyun akan tetap menemukan dirinya. Sebelum ia sempat bertanya apa dan kenapa, henly sudah menemukan dirinya diseret oleh tangan kekar Kyuhyun masuk kemobilnya.

“Kau jangan salah sangka. Appaku yang menyuruh untuk menjemputmu.” itu pernyataan
pertama Kyuhyun setelah ia berhasil membawa henly secara paksa. Henly tersenyum. “Benarkah ? Ku kira kau merindukanku…”

“Apa kau sudah lupa dengan apa yang kukatakan padamu sebelumnya?” jarak bibir mereka hanya beberapa inchi saja, henly bisa merasakan hangatnya napas Kyuhyun menyapu bibir dan hidungnya. Ia mundur beberapa inchi untuk memberi jarak antara mereka. Namun sepertinya gagal, ia sudah terperangkap di sana.

“Memangnya kau bilang apa?” henly memasang wajah berpikir. Ia pura-pura tidak tahu apa yang dimaksud oleh pemuda tampan ini, Kyuhyun semakin kesal melihatnya. Matanya masih menatap henly dengan tajam.

“Sudahlah, aku malas berdebat dengan yeoja sepertimu.”

TBC

About teenagerfanficindo

Fanfiction all rating and all fandoms especially for Kpop-Lovers in Bahasa^^.

Posted on May 3, 2013, in Romance, Yaoi and tagged , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: