Bodyguard [1/2]

Tittle: Bodyguard

Author: Kim Reika

Genre: romance, kekerasan (sedikit). Twoshoot PG-15

Cast:
– Do Gyesica
– Kim Jonghyun

Support Cast:
– Do Kyungsoo a.k.a Dio
– Lee Jinki a.k.a Onew

Note: annyeong^^ muehehe author balik lagi. Ide ff yang tiba-tiba muncul diotak-_- maaf kalau kacau. Typo bertebaran. Ff milik author dan para tokoh. Trims buat readers yang udah luangin waktu buat baca ff ini, coment ditunggu loh. Gomawo chu~ happy reading:)

_______

Yeoja itu merutuki nasibnya. Nasibnya sebagai anak bungsu. Nasibnya yang selalu diperhatikan lebih dibandingkan kakaknya. Senang? Tentu saja yeoja ini sangat senang, tapi dia sangat dikekang oleh kedua orangtuanya. Do Gyesica namanya. Do Kyungsoo kakaknya dan lebih akrab disapa Dio. Mereka kakak-beradik tampan dan juga cantik, namun sikap masing-masing tentu berbeda. Gyesica yang polos, Dio yang terlalu gaul. Terlalu gaul? Dio anak sulung, yang seharusnya menjaga adiknya. Namun dia sendiri sering terlibat masalah disekolah maupun dilingkungan luar. Dunia malam misalnya. Dio pernah berurusan dengan polisi karena tertangkap balapan liar dijalan. Uang. Dengan uang Dio bisa berbuat semaunya. Dengan uang Dio mempunyai banyak teman. Kasih sayang? Gyesica memang selalu diperhatikan oleh kedua orangtuanya, namun bukan dengan kasih sayang. Melainkan dengan harta. Namun harta tak mampu merubah Gyesica berbuat semaunya seperti kakaknya. Dia selalu memilih yang sederhana saja. Karena orangtua Gyesica tidak ingin anak bungsunya juga terjerumus pergaulan seperti kakaknya. Orangtua Gyesica memutuskan akan mengirimkan seorang bodyguard untuk menjaga Gyesica.
‘mereka pikir aku anak kecil? Aku sudah besar, dan aku bisa menjaga diri’ batin Gyesica.

Sekeras apapun dia menolak kehadiran bodyguard itu untuk menjaganya, sekeras itu juga orangtua Gyesica akan segera mendatangkan bodyguard itu. Jadi, Gyesica lebih memilih diam daripada harus berdebat dengan kedua orangtuanya, seperti yang sering Dio lakukan. Sikap Gyesica dan Dio yang berbanding terbalik tak menghalangi keduanya untuk saling menyayangi. Dio sangat sayang terhadap adiknya itu, Dio ingin melindungi adiknya. Tapi kedua orangtua mereka tidak yakin Dio bisa menjaga adiknya dengan baik. Adiknya juga tidak ingin kakaknya terjerumus ke pergaulan yang lebih jauh lagi. Namun ini hidup Dio, dia senang melakukan hal-hal yang menguji adrenalin sekalipun itu nyawanya sendiri. Gyesica tak bisa mengelak. Gyesica mengerti keadaan kakaknya yang merasa tidak pernah disayangi. Dan juga keadaan mereka yang selalu jauh dengan orangtua. Ya, orangtua mereka selalu pergi keluar negeri. Pulangpun bisa 3bulan sekali. Mereka berdua.. hanya disayangi dengan harta kedua orangtua mereka. Pernah Gyesica ingin mengikuti jalan Dio untuk mencoba bergaul didunia malam, namun Dio sangat marah besar. Gyesica tertawa getir melihat tingkah kakaknya yang melarangnya berbuat macam-macam. Tetapi dia sendiri terjerumus kedalamnya.

“apakah mereka tidak percaya denganku kalau aku bisa menjaga diriku sendiri?” Tanya Gyesica ketika kakaknya duduk dikarpet lembut dikamar Gyesica. Dio mengangkat kedua bahunya.

“oppa sudah mencoba berbicara Gye..” jawabnya merebahkan dirinya dikarpet itu, dan menggunakan kedua tangannya untuk menahan kepalanya, membuat setengah badannya tenggelam didalam bulu-bulu lembut karpet itu.

“apa mereka juga tidak percaya padamu?” Tanya Gyesica beranjak dari kasur dan menatap kakaknya yang memejamkan matanya.

“tidak mungkin mereka mempercayakan dirimu kepada oppa brengsek sepertiku. Menurut mereka” jawab Dio masih setia memejamkan matanya. Menikmati tubuhnya yang lembut karena karpet tempatnya tiduran dan membuatnya mengantuk.

“kau tidak brengsek, kau hanya menyebalkan” ucap Gyesica ikut merebahkan kepalanya diperut Dio. Dio tersenyum miring, sebelah tangannya memainkan rambut Gyesica.

“mungkin dengan adanya bodyguard kau lebih aman” ucap Dio lagi.

“justru itu.. bodyguard belum tentu solusi yang terbaik kan? Dia orang asing. Apa bisa dipercaya?” Tanya Gyesica lagi.

“sudahlah.. turuti keinginan orangtua tersayang kita” Ucap Dio tersenyum getir ketika mengucapkan kata ‘orangtua tersayang’. Jauh dilubuk hati Dio. Dio sangat menyayangi kedua orangtuanya, dia tidak ingin mengecewakan mereka. Namun sikap mereka selama ini yang mengecewakan Dio. Kali ini Dio menerima kehadiran orang lain dirumah mereka, bodyguard itu.. mungkin itu yang terbaik untuk adiknya.
***

Gyesica POV

Hariini mimpi buruk itu datang. Bodyguard suruhan orangtuaku akan datang hariini. Dio oppa membatalkan janji berkumpul dengan teman-temannya demi melihat bodyguard baruku ini. Dan aku juga membatalkan acara jalan-jalanku dengan sahabatku Onew. Dan disinilah Onew sekarang, dia juga ingin melihat bodyguardku. Benar saja, dia tertawa ketika aku menceritakan aku akan punya seorang bodyguard.
‘kau sudah besar, dan akan dijaga bodyguard? Buahaha’ kata-kata Onew 2hari yang lalu disekolah masih diingat Gyesica. Dia melirik Onew yang sibuk bermain PS dengan Dio oppa. Sesekali kudengar ocehan tak karuan salah satu dari antara mereka kalau ada yang kalah. Aku? Aku hanya sibuk menatap permainan mereka dan juga membaca majalah. Sudah 2jam kami menunggu bodyguard yang katanya akan datang 2jam yang lalu-_- namun batang hidungnya pun tak kunjung muncul.

Ting.. Tong..

Suara bel. Pasti ‘calon’ bodyguardku sudah datang. Dio oppa dan Onew yang setadian bermain PS menghentikan aktivitasnya sejenak. Mereka menatapku prihatin mungkin. Dengan malas aku beranjak dari tempat duduk dan membukakan pintu untuk tamu yang diundang oleh orangtuaku tetapi tidak diundang disini.

Krekk..

“Kim Jonghyun?” Tanyaku to the point ketamu tersebut. Ya, kata appa nama bodyguard ini ‘Kim Jonghyun’. Dia menganggukan kepalanya tersenyum. Aku menatapnya dari atas sampai bawah. Ini bodyguardku? Wajah tampan, body kekar, rahang sempurna, hidung yang mancung, kulit putih bersih. Wow tidak salah nih kerjaannya seorang bodyguard? Bukan pengusaha muda yang sedang tersesat dan tak tau arah jalan pulangkan? Oke ini lebay-_-. Kupikir bodyguardku om-om tua, tidak ganteng, ya kayak bodyguard kebanyakan. Bodyguard ini tampaaaaaaan!!! Oke ini pandangan pertamaku. Aku belum mengetahui sikapnya bagaimana. Kutatap lagi dia yang sedang tersenyum kearahku. Waaa senyumnya maniiiiisss…. Membuatku salah tingkah saja!

“Gye!” tepuk seseorang dibahuku. Menghentikan aktivitasku ‘mengagumi’ calon bodyguardku ini.

“kau calon bodyguard adikku? Silahkan masuk” ucap Dio tersenyum dan mempersilahkan namja itu masuk.

“kukira bodyguardmu om-om tua, eh taunya masih muda. Ya walaupun kayaknya masih tua dia dibandingkan aku. Dan masih tampan aku tentunya” bisik Dio oppa kearahku yang masih setia berdiri didepan pintu. Tunggu dulu! ‘masih tampan aku’ katanya? Berarti Dio oppa juga mengakui bahwa namja ini tampan.

Gyesica POV end-
***

4bulan sudah Jonghyun bekerja sebagai bodyguard pribadi Gyesica. Gyesica sudah bisa menerima kehadiran Jonghyun sebagai pengawalnya. Sifatnya baik, namun belakangan ini Jonghyun terlalu over protektif terhadap Gyesica. Itu membuat Gyesica kesal sendiri dengan tingkah Jonghyun. Jonghyun membatasi jam malam Gyesica, katanya agar Gyesica tidak bergaul dengan hal-hal yang berbau ‘dunia malam’. Satu dipikiran Jonghyun, bahwa Gyesica masih terlalu kecil dan polos. Jonghyun juga kelihatan tidak suka dengan sahabat Gyesica, Onew. Menurut Jonghyun, Onew tidak pantas bergaul dengan Gyesica dan Onew kelihatan tidak beres. Jonghyun ingin bilang ke Gyesica, tapi Jonghyun takut Gyesica tersinggung dan kesal seperti jauh-jauh hari.

-Flashback-

“nona..” panggil Jonghyun ketika ia ingin mengantarkan Gyesica bertemu dengan Onew. Ada perasaan tidak rela dihati Jonghyun jika yeoja ini akan jalan-jalan dengan Onew.

“sudah kubilang jangan panggil aku nona, oppa. Panggil namaku saja.” Jawab Gyesica sedikit mengerucutkan bibirnya karena Jonghyun masih memanggilnya ‘nona’. Padahal perjanjian mereka 2bulan lalu Gyesica ingin memanggil Jonghyun ‘oppa’ karena menurut Gyesica, Jonghyun adalah sosok oppa yang pelindung dan menyayanginya.
Jonghyun sedikit gugup ketika Gyesica memanggilnya ‘oppa’. Jonghyun melindungi Gyesica sesuai dengan suruhan kedua orangtuanya. Jonghyun juga menyayangi Gyesica. Tidak.. Tidak menyayangi seperti adik. Jonghyun mulai mencintainya..

“kurasa sahabatmu itu bukan orang yang baik” Jonghyun memberanikan diri untuk memberi komentarnya.

“maksud oppa, Onew?” Tanya Gyesica sedikit menatap Jonghyun aneh.

“n-ne” Jonghyun mengiyakan.

“tau darimana? Jangan asal menilai orang dari luarnya saja!” ketus Gyesica tanpa menatap Jonghyun. Dia terlihat kesal. Dan itu membuat Jonghyun tidak nyaman.
Jonghyun tidak berkomentar apa-apa lagi setelah itu. Perjalanan untuk menemui Onew pun menjadi hening. Namun setelah sampai rumah Jonghyun memutuskan minta maaf kepada Gyesica karena komentarnya tadi tentang Onew.

Flashback End-
***

Gyesica POV

“pulang sekolah tidak kemana-mana kan? Aku akan menjemputmu seperti biasa” ucap Jonghyun ketika aku ingin keluar dari mobil. Aku hanya menganggukan kepalaku pasrah.
Ya. Bodyguardku super cerewet. Bahkan setiap 3 jam sekali aku harus menelponnya agar mengetahui bahwa aku baik-baik saja. Tentu aku baik-baik saja. Aku sudah kelas 3. Sudah 17 tahun. Dan dia melarangku seperti anak kecil? Dia pikir dia siapa! Dia hanya suruhan orangtuaku untuk menjagaku. Hanya itu. Meski seringkali dia bilang kalau dia harus melapor bagaimana keadaan aku disini. Peduli apa orangtuaku sekarang? Kenapa hanya aku? Sedangkan Dio oppa boleh bebas bermain dengan teman-temannya. Aku masih tau aturan, aku tidak akan terjerumus seperti pergaulan Dio oppa. Aku punya banyak teman kalau jalan-jalanpun hanya sekedar hangout ke mol.

“gye.. pulang sekolah nonton yuk?” ajak sahabatku Onew. Dia sudah datang lebih awal dariku. Tumben datang tidak telat seperti biasanya. Dan lihatlah, bahkan dia sudah duduk manis dikursinya.
Aku terlihat berpikir sejenak. Aku sudah terlanjur bilang ke Jonghyun kalau aku tidak ada acara sehabis pulang sekolah.

“aku yang traktir gye, tenang saja” ucap Onew yang membuyarkan pikiranku.

“bukan itu…” ucapku ragu ingin melanjutkan atau tidak.

“bodyguardmu?” Tanya Onew sedikit tersenyum miring.

“tidak menurut sesekali tidak apa kan?” sambung Onew lagi. Dan itu sukses membuatku bingung. Ya. Tidak menurutinya sekali saja tidak ada salahnya kan? Lagipula dia hanya bodyguardku, dan tidak mempunyai hak sepenuhnya untuk mengatur hidupku. Selama ini aku selalu menurut terhadap Jonghyun. Namun kali ini aku ingin bebas darinya.

”baiklah, aku akan mengabarinya” ucapku. Onew tersenyum sumringah karena aku akan nonton dengannya hari ini.

TBC

About teenagerfanficindo

Fanfiction all rating and all fandoms especially for Kpop-Lovers in Bahasa^^.

Posted on April 29, 2013, in PG, Romance and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink. 5 Comments.

  1. kyuwonhae's wife

    klo punya bodyguard setampan jonghyun oppa mw bgt🙂
    Apa jangan2 jonghyun oppa suka sma gyesica mka y dia overprtif bgt sma kedekatannya sma onew oppa🙂
    Lanjjjuuuuttttttt😉

  2. jangankan km chingu, aku juga mau pake banget :3 udah aku lanjutin loh chingu. muehehe :3 sbb yaa

  3. Kyaaaa,,,beruntungnya gyesica punya Bodyguard sekece Jonghyun *envy
    Penasaran apa naluri Jonghyun sebagai bodyguard itu bener tentang onew yg bermasalah atau itu hanya perasaan cemburu jonghyun coz diam2 sang bodyguard telah jatuh cinta dengan majikannya???
    Wah cerita yg seru dan menarik

  4. jonghyun oppa cmburu brat ama onew tuh..
    Lanjut aaah..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: