This Is Our Fate Chapter 2

Author : Jung Seira
Judul : This is Our Fate chpt.2
Genre : Sad Romance NC-21

Cast :
-Cho Jihun
-Oh Sehun
-Byun Baekhyun

Note: Mian~~ update chapter nya lama >< *bow* hehehe. Tugas sekolah lagi numpuk nih T.T at least, happy reading all:) ^^

Don’t Be Silent Readers Please ><

Sorry for the late update><

Auhtor P.O.V

DEG

Sehun hanya berdiri mematung di tempatnya. Berusaha mencari jawaban yang pas, karena tak mungkin ia bilang pada Luhan bahwa ia tidur dengan Ji Hun tadi malam. Bisa-bisa ia dibunuh oleh hyungdeulnya.

“Euhm.. aku” Sehun menggaruk belakang kepalanya.

“Ji Hun tidak enak badan, di rumahnya tak ada siapa-siapa. Kyuhyun hyung sedang menginap di rumah temannya, orangtuanya juga belum pulang dari Jepang jadi aku yang menungguinya jika ia butuh apa-apa” ucap Sehun sambil memutar badannya mengahadap Luhan yang tengah memandang curiga Sehun.

“Jadi, itu alasan kau menginap di rumahnya?” Alis Luhan menyatu, seakan kurang percaya dengan kata-kata Sehun barusan. Sehun mengangguk was-was

“Tapi, aku tidak melakukan apa-apa dengan Ji Hun. Aku hanya menungguinya itu saja. Kau harus percaya padaku, hyung” alis Luhan menyatu, bingung antara harus percaya atau tidak dengan dongsaeng satunya ini.

“Arra. Sampaikan salamku padanya. Get well soon, Ji Hun-ah” Sehun menghela nafas lega, dan segera keluar dari dormnya, menyusul ke apartemen Baekhyun.

Author P.O.V

Sehun menemukan letak apartemen Baekhyun tanpa kesusahan sedikitpun. Jarak dengan dorm memang cukup jauh, dan malah lebih jauh jika ke sekolah. Alis Sehun mengernyit heran.

‘Untuk apa Baekhyun hyung beli apartemen jauh begini? Buang-buang uang saja’, batin Sehun. Sehun bergegas memarkir mobilnya dan menuju ke apartemen Bekhyun. Tangan Sehun mengeluarkan secarik kertas alamat yang diberikan Chanyeol padanya.

Sehun menekan bel apartemen Baekhyun untuk yang kesekliankalinya.

‘Aneh, apa Baekhyun hyung tidak ada dirumah?’, batinnya.

“Oh, kau mencari Baekki?” Sehun mendadak berbalik, dan mendapati seorang ahjumma dengan barang belanjaan yang cukup banyak berdiri di belakangnya.

Oh, ternyata Jung ahjumma, salah satu pelayan di rumah keluarga Baekhyun.

“Ahjumma, Baekhyun hyung dimana?”

“Baekki sudah pergi entah kemana. Tadi pagi ia memang datang. Tapi, cuman sebentar, mungkin melihat keadaan apartemennya lalu pergi lagi”

“Oh, ahjumma pindah kerja disini?”

“Ani, Sehun-ssi. Ahjumma hanya bertugas membersihkan apartemen baru baekki, dan mengisi kulkas saja”

“Oh, nde. Kalau begitu, saya permisi dulu, ahjumma. Annyeong”

Sehun POV

Aku melangkahkan kakiku pergi dari sana. Tak lama, hpku bergetar.

From : Bacon Hyung

Hi, thehun-ah kkk~
Bagaimana? Apa kau sudah melakukannya?

To : Bacon Hyung

Hi, bacon hyung! Sudah. Semuanya sudah lengkap. Hyung dimana? Aku tadi ke apartemenmu

From: Bacon Hyung

Bagus! Aku ada sedikit urusan. Kita bertemu besok di sekolah ya. Tapi saat pulang sekolah saja. Aku tunggu kau di kelasku. Jamnya seperti biasa, setelah sekolah sepi. Arrachi?

To : Bacon hyung

Ne. Oke hyung

****

Author POV

Sehun menghela nafasnya panjang. Sedaritadi ia terus-terusan menatap jam dinding, berharap jarum jam dengan mudah nya berpindah dan menunjukkan pukul 2 siang waktu bel pulang berbunyi. Sehun mendengus kesal. Tak ada satupun rumus kimia yang diajarkan Han-ssaem yang masuk ke dalam otaknya. Sehun menoleh, memandang Ji Hun tengah menyimak pelajaran sambil sesekali mencatat dengan sangat serius.

“Aku tidak paham” bisik Sehun

“Perhatikan han-ssaem. Nanti pasti paham. Pelajaran kali ini mudah dimengerti” Sehun mendengus kesal.

*****

Kring.. Kringgg..

Sehun POV

Yap, finally!!!

Aku membereskan barang-barangku secepat kilat dan meninggalkan kelas.

“Ya! Oh sehun! Kau mau kemana?” Teriak Ji Hun dari dalam kelas.

“Aku ada urusan dengan bacon hyung sebentar. Tunggu aku di parkiran, aracchi?”

****

Sehun POV

Aku menghabiskan waktuku mengelilingi gedung sekolah dulu. Pergi ke kantin, beli minum, mampir ke ruang musik, hingga sekolah benar-benar sepi aku baru ke kelas Baekhyun hyung seperti perjanjian kami.

Aku hafal betul arah ke kelas hyungku satu ini. Begitu aku masuk, yang kutemukan hanya namja paling pervert di sekolah, dan si lead vocal ini. Mereka tengah sibuk bermain psp sampai aku datang dan mereka beralih memandangiku.

“Kai? Chen hyung?” Pandanganku menulusuri tiap kelas. Aneh, dimana Baekhyun hyung?

“Oh, Sehun-ah! Akhirnya kau datang juga!” Jawab Kai

‘Datang juga? Apa.. Mereka tahu tentang taruhanku dengan Baekhyun hyung?’ Aku mengernyit heran

“Sehun-ah, Baekhyun ada urusan dengan Song-ssaem. Dia menitipkan ini untuk diberikannya padamu”

Song-ssaem? Oh, guru musik itu. Baekhyun hyung memang ikut ambil peran dalam pertunjukan musik summer nanti. Pantas dia kelihatan sangat sibuk. Chen hyung melemparkanku sebuah benda, yang untungnya bisa kutangkap dengan baik. Kunci mobil.

“Oh, hyung juga bilang kalau ada barangnya yang mau kau kembalikan” ucap Kai dengan smirk.

Aku merogoh tasku dan mengeluarkan kamera cctv dan alat perekam itu dan memberikannya pada Kai.

Author POV

Sehun tidak sadar, bahwa sebenarnya Baekhyun ada di depan kelas itu. Menyimak pembicaraan sambil sesekali mencuri pandang ke dalam kelas. Hanya memastikan bahwa rencananya berjalan dengan baik dan lancar.

“Oh, hyung juga bilang kalau ada barangnya yang mau kau kembalikan”

Baekhyun bertukar pandang kearah Kai yang sedang memberinya kode. Baekhyun melihat Sehun sedang merogoh tasnya, mencari kamera dan alat perekam itu. Baekhyun segera mengambil langkah seribu pergi dari sana menuju parkiran.

‘Berjalan seperti apa yang kupikirkan’ batinnya.

Baekhyun berlari secepat kilat hingga ia mencapai parkiran dan melihat Jihun sedang bersandar di kap mobil Sehun, mulai bosan karena menunggu Sehun yang belum juga memunculkan batang hidungnya. Baekhyun menarik nafasnya dalam, mengatur nafasnya yang habis berlari. Ia mengatur sedikit tatanan rambutnya dan berjalan sok cool ke arah Jihun yang untungnya mobilnya parkir di sebelah mobil Sehun.

‘Tinggal meyakinkan dia saja. Untung aku tadi pagi parkir disana, jadi tidak usah banyak alasan’ batin Baekhyun

“Oh, Jihun-ah, kau belum pulang? Mana Sehun?”

“Sunbae, annyeonghaseo. Sehun oppa, aku tak tahu dimana. Sunbae belum pulang?”

“Aku masih latihan untuk pertunjukan seni summer nanti” Baekhyun pura-pura mengambil buku musiknya di dalam mobil dan berbalik menuju gedung sekolah lagi.

“Oh ya, aku tadi ketemu Sehun di kelasku sedang bersama Kai. Dia mencarimu. Aku duluan ya, annyeong”

****

Jihun POV

Dasar Sehun! Seenaknya saja dia minta tolong ke Baekhyun sunbae memanggilku. Kenapa dia tak telpon atau sms aku saja? Lihat! Bahkan tak satupun sms ku dibalasnya. Dasar-_-

Aku berjalan ke arah kelas Baekhyun sunbae, saat kudengar pembicaraan serius dari segerumbul orang didalam. Aku mengurungkan niatku untuk masuk. Tunggu! Sepertinya itu suara Sehun oppa…

“Ya! Kau taruhan kan dengan Baekhyun hyung?”

“Ssst! Kai! Jangan keras-keras!”

“Sehun.. Sehun.. Ini sudah sepi. Mana ada orang lewat di lorong ini?” Ucap seseorang lagi, mungkin Chen sunbae.

“Jadi.. Benar kau taruhan dengan Baekhyun hyung demi sport car itu?”

“Ye~”

“Apa memang taruhannya?”

“Ah.. Itu.. Merekam video maupun suara aku saat aku bercinta dengan JiHun”

“Mworago?! Jeongmalyo?!” Teriak mereka berdua.

DEG. Jadi.. Tadi malam itu.. Hanya demi taruhan sebuah sport car saja? Hatiku sesak mendengar ini. Ternyata.. Selama ini benar bahwa Sehun hanya main-main denganku. Cih, bodohnya kau Cho Jihun percaya dengan namja bernama Oh Sehun ini. Aku tertawa miris.

“Jadi, kau telah mengambil keperawanan Jihun?”

“Ye~”

“Hanya demi taruhan saja?”

Hening. Sehun oppa bahkan tidak menjawab apapun. Jadi.. Ini benar? Bahwa dia hanya mempermainkanku saja? Aku merasa air mataku mulai menitik.

Kenapa? Kenapa kau tak menjawabnya oppa? Apa benar kau mengambil keperawananku hanya demi sport car keluaran terbaru itu? Aku menggapai knop pintu kelas dengan bergetar. Sudah.. Aku tidak sanggup lagi dengan ini. Kenapa.. Kenapa hidupku selalu begini?

Braaakkk

Aku mendobrak pintu dengan cukup kelas. Aku melihat ketiga orang itu. Kai, Chen sunbae, dan Sehun oppa. Mereka terlihat sangat terkejut dengan kehadiranku. Apalagi Sehun oppa yang tampak sangat terkejut melihatku disana. Aku diam, menunggu salah satu dari mereka berbicara.

“Ji.. Jihun? A..apa.. Kenapa kau disini?”

“Cih, kenapa? Jadi kau meniduri ku hanya untuk menang taruhan, begitu?”

“A..aniyo Jihun-ah, aku punya alasan lain kenapa itu-”

“Cukup, oppa!” Derai air mataku mulai deras.

“Jihun-ah, dengarkan dulu. Ini salah paham”

“Salah paham apanya oppa?! Semua sudah jelas kan? Taruhan.. Sport car.. Rekaman.. Apa lagi yang harus dijelaskan, hah?! Apa?!”

Aku menutup mulutku dengan punggung tangan. Pandanganku mulai memudar.

“Jihun-ah~” Sehun oppa berjalan kearahku, reflek aku mundur kebelakang

“Jihun~ jebal~”

Aku berlari darinya. Hati ini sudah hancur. Kepercayaanku padamu sudah runtuh. Beginikah caranya kau berhubungan dengan yeoja, hah? Kau memang bodoh Jihun. Kenapa kau bisa percaya dengan omongan kalau dia mencintaimu dan tak akan pernah meninggalkanmu? Bagaimana bisa aku percaya dengan semua rayuan gombalnya? Dengan wajah inosennya? Dengan senyumnya?

Aku berlari sekencang mungkin sampai kurasa aku menabrak seseorang

“Ji.. Jihun? Ada apa denganmu?”

Aku mengadahkan kepalaku dan langsung memeluknya, menangis di pelukannya.

Author POV

JiHun tanpa sengaja menabrak Baekhyun yang sedang berjalan ke arah ruang musik. JiHun yang pikirannya sedang kalut waktu itu langsung memeluk Baekhyun dan menangis di dada Baekhyun.

‘Bagus! Rencanaku berhasil!’ Pikir Baekhyun. Ya, Baekhyun merencanakan ini semua.

Baekhyun merencanakan agar Jihun menyusul Sehun, yang juga sedang dijebak oleh Kai dan Chen yang sedang menanyainya soal taruhan itu. Agar JiHun melihatnya, agar Jihun benci pada Sehun. Dan, agar Jihun kembali kepelukannya. Baekhyun menyeringai, saat tangannya memeluk erat pinggang Jihun menenangkannya.

Ini bukan tempat aman bagi Jihun untuk menangisi kejadian tadi. Bisa saja Sehun menyusulnya dan merampas Jihun, bukan? Baekhyun buru-buru merayu Jihun agar pergi dari lingkungan sekolah. Baekhyun memasukkan Jihun dalam mobilnya, dan duduk di balik kemudi.

Baekhyun POV

“Kuantae kau pulang, ne? Alamatmu dimana?”

“Aku.. Aku tidak mau pulang. Sehun pasti mencariku ke rumah. Bawa aku kemana saja, sunbae” ucapnya sambil setengah terisak.

Tanganku bergerak menyentuh puncak kepalanya dan menyisir rambutnya.

“Uljima..”

Jihun menoleh, aku tersenyum manis padanya. Aku bergerak mendekat padanya dan memasang sabuk pengamannya.

“Bagaimana kalau kita ke apartemenku? Aku akan membuatkanmu pasta. Oh ya, panggil aku oppa saja, ne?”

“Ne oppa”

****

Author POV

JiHun dibuat kagum dengan keadaan apartemen Baekhyun yang sangat rapi. Jihun berdecak kagum. Ternyata ada juga namja yang rapi seperti Baekhyun ini? Kamar Sehun saja berantakan.

‘Sehun.. Ck. Untuk apa aku mengingatnya lagi’ batinnya kesal.

JiHun menyusul Baekhyun yang sedang sibuk memasak pasta untuk makan siang mereka.

“Oppa! Boleh aku membantumu?”

“Ne. Tinggal di aduk-aduk saja. Jangan sampai gosong, arra?”

Jihun meraih spatula dan membantu mengaduk-aduk pasta. Baekhyun memperhatikan Jihun dari belakang. Baekhyun mendekati Jihun dan..

Greepp

Baekhyun memeluk pinggang Jihun dari belakang dan meletakkan kepalanya di leher Jihun. Jihun terlonjak kaget. Jihun sangat ingin melepaskan dirinya dari pelukan Baekhyun. Tapi.. Bukankah ini yang diimpikannya dari dulu? Baekhyun memeluknya tanpa paksaan dan penuh cinta seperti ini?

Baekhyun menghirup dalam-dalam aroma Jihun. Aroma tubuh Jihun yang menyeruak memenuhi hidungnya. Baekhyun suka sekali aroma Jihun. Tanpa terasa Baekhyun mulai menciumi leher Jihun, membuat Jihun sedikit kaget.

“O-oppa”

“Sshh.. Nikmati saja Jihun”

Jihun mematikan kompor dan menoleh pada Baekhyun. Membuat mereka berdua berpandangan penuh arti. Baekhyun mendekatkan wajahnya dan berbisik tepat di telinga JiHun.

“Kau cantik sekali, Jihun-ah. Jadilah milikku malam ini”

*****

Baekhyun melumat pelan bibir Jihun. Baekhyun melumat bibir atas dan bawah Jihun bergantian. Jihun lalu membuka mulutnya, memberi ruang untuk lidah Baekhyun agar menyusup kedalam. Lidah Baekhyun berperang dengan lidah Jihun. Saling menghisap satu sama lain.

“O-oppa”

Bibir Baekhyun lalu beralih turun ke leher Jihun. Baekhyun mengukir kissmark di sekitar leher dan bahu Jihun. Tangannya bergerak dari pinggang Jihun keatas menyusuri punggung Jihun. Jihun menggigit bibir bawahnya.

Baekhyun kembali mencium bibir Jihun dengan panas. Tangannya melepas kancing demi kancing blazer dan seragam Jihun hingga hanya tersisa bra nya saja. Baekhyun menaikkan kaki Jihun ke pinggangnya dan menggendongnya ke kamar pribadinya.

JiHun POV

Aku tidak tahu akan dibawa kemana. Yang kurasakan sekarang adalah, surga duniawi untuk yang kedua kalinya. Bibir Baekhyun sudah bergerilya hingga mencapai dadaku yang masih berbalit bra. Baekhyun menciumi atas dadaku.

“Mmmhh.. Oppa”

Aku merasa punggungku menabrak halusnya seprai kasur . Hm, mungkin ini kamar tidur Baekhyun oppa, batinku.

Baekhyun oppa melepas serta kemeja seragamnya hingga terlihat abs-abs miliknya. Tanpa sadar tanganku bergerak menyentuhkan, menyusurinya perlahan.

“Mmmhh”

Baekhyun oppa menghentikan tanganku dan melepas bra ku dalam sekali hentak dan memilin nipple nya. Ia Memainkannya dengan jari sambil sesekali memelintirnya dan mencubitnya gemas.

“Oppaahh.. Aaahh”

Author POV

Merasa tidak enak dengan posisi sekarang, Baekhyun menggendong tubuh Jihun lagi dan memojokkan tubuh Jihun ke tembok.

Baekhyun melepaskan ciumannya. Bibirnya langsung melahap dada Jihun. Jihun hanya bisa mendesah tak karuan dan menekan kepala Baekhyun agar terus menghisap dadanya.

“Mmhhh.. Baekkie.. Oohh”

Bibir Baekhyun semakin lihai menghisap nipple Jihun bergantian. Memainkannya di dalam mulutnya dengan lidahnya. Membasahi nya dengan saliva nya.

Tangan Baekhyun bergerak turun. Menurunkan celana dalam Jihun tergesa-gesa. Jari tengahnya dimasukkan ke dalam vagina Jihun yang reflek Jihun berteriak kesakitan. Perlahan tapi pasti Baekhyun menggerakkan jarinya. Jihun mendesah keenakan. Baekhyun menambah dua jari masuk ke dalam vagina Jihun. Menggerakkannya brutal, mengoyak vaginanya tanpa ampun. Sesekali menekan menarik dan memainkan klitoris Jihun. Jihun menggoyangkan tubuhnya, menambah sensasi nikmat jari Baekhyun yang sedang menyodok vaginanya brutal.

“Eunngghh.. Oppah… Mmhh.. Aahh”

Baekhyun mengeluarkan jarinya yang sudah berlumuran cairan orgasme Jihun dan menjilatinya. Tubuh JiHun hampir merosot kebawah jika Baekhyun tak menahannya. Baekhyun menggendong JiHun yang sudah agak lemas dan membaringkannya di kasur. Baekhyun menekuk kaki JiHun dan melebarkannya.

Terpampanglah vagina JiHun di depannya. Baekhyun menenggelamkan wajahnya di sana. Baekhyun menghirup aromanya banyak banyak lalu mendekatakan bibirnya. Baekhyun mengecupi bibir vagina JiHun.

“Oohhh.. mmhh.. Ngghh”

Tangan JiHun meremas kuat sprei. Pahanya dicengkeram erat tangan Baekhyun agar terus membuka.

Lidah Baekhyun bergerak masuk ke dalam vagina JiHun. Mengoyaknya dan memutar mutar lidahnya. Lidahnya bergerak masuk menemukan titik G-spot JiHun. Menusuk nusukan lidahnya disitu. Membuat Jihun melenguh keenakan lagi.

“Oppaahh.. Emmhh.. Ahh”

Lidah Baekhyun masih betah di vagina JiHun mencari klitorisnya. Baekhyun menarik narik klitoris JiHun. Mengemutnya, dan menggigitnya.

“Ahh.. yes.. ehm..Right there.. Eunggh… Oohh”

Baekhyun langsung meneguk cairan orgasme Jihun yang keluar -lagi-. Baekhyun menghisap vagina JiHun. Terdengar decakan hisapan kasar dari arah vaginanya.

JiHun P.O.V

“Aah.. Eemnhh.. Suck it hard oppaah..Aahh” Tubuhku melemas.

Baekhyun melepaskan boxernya dan celana dalamnya. Tanganku bergerak menyentuh juniornya. Menggenggam nya dan mengocoknya cepat.

“Aahh.. Kau pintar chagi.. Mmhh” Baekhyun melepaskan kocokanku dan memandangku meminta ijin.

-Sementara Itu-

Author POV

Sehun mengendarai mobilnya dengan putus asa. Dipikirannya sekarang hanya ada Jihun, Jihun dan Jihun. Tapi dimana gerangan gadisnya? Sehun sudah berputar-putar dari rumah Jihun, taman, dan toko bubble tea tapi masih tak menemukan sosok mungil Jihun. Sehun mengerang frustasi dari dalam mobilnya.

Mungkin, dia pergi ke rumah temannya? Sehun mengambil ponselnya dan menekan nomor telepon sahabat Jihun. Nada bicara Sehun berubah kekecewaan saat orang yang sedang menelponnya bahwa Jihun tak disana. Sehun mematikan sambungan telepon dan mengacak rambutnya frustasi.

“Dimana kau, Jihun? Aiiisshh kau membuatku gila!”

Sehun menolehkan pandang ke kanan dan kiri dan mengendarai mobilnya dengan lambat, sampai ia melewati gedung apartemen Baekhyun. Sehun menggeleng.

“Tidak mungkin. Masa iya Jihun di apartemen Bacon hyung”

Sehun meneruskan mengendarai mobilnya. Sejurus kemudian ia memutar balik dan memilih pergi ke apartemen Baekhyun. Mungkin saja, Baekhyun mau membantunya mencari Jihun bukan?

****

Sehun POV

“Aiiissshh”

Aku menekan tombol password Baekhyun hyung dengan kesal. Aku sudah mencoba memasukkan tanggal lahirnya, tanggal lahir orangtuanya, tanggal pertama hyung punya yeojachingu, tapi semua sia-sia. Aku mengacak rambutku frustasi. Dengan geram, aku menelpon Chanyeol hyung. Mungkin saja, dia tau password apartemen Baekhyun hyung bukan?

“Yeobseo hyung”

“Ne. Oh, password apartemen Baekhyun hyung?”

“30-05-1992? Arra. Gomawo hyung”

Aku berhenti sejenak saat akan mengetik password itu. 30 Mei 1992? Bukannya itu.. Ulang tahun Jihun? Kenapa Baekhyun hyung menggunakan tanggal lahir Jihun sebagai password apartemennya?

Tapi.. Tidak mungkin. Bisa saja itu ulang tahun orangtua Baekhyun hyung atau saudaranya? Aku menekan tombol-tombol dengan lihai dan pintu pun terbuka.

“Hyung?” Hening

Aneh. Dimana dia? Aku masuk ke dalam apartemennya dan melihat tas Jihun dan tas Baekhyun hyung di atas meja makan.

“Hyung? Hyung kau dimana?”

Aku berjalan mengitari apartemennya dan sampai di sebuah kamar yang pintunya terbuka sedikit.

“Ngghh.. Oppaahh.. Ahhh”

Tubuhku membeku. Aku benar-benar tidak percaya dengan apa yang kulihat ini. Jihun.. Dan Baekhyun hyung.. Bercinta? Aku ingin berteriak tapi lidahku kelu. Aku masih syok.

Author POV

Baekhyun mencium bibir Jihun dan perlahan memasukkan juniornya ke dalam milik Jihun. Jihun memegang bahu Baekhyun erat dan menancapkan kukunya disana. Sakit. Walaupun ini bukan pertama kalinya bagi Jihun tapi masih saja terasa sakit.

Baekhyun mulai menggerakkan pinggangnya saat dirasa Jihun sudah agak tenang.

“Aaahh.. Op-oppah.. Mhh”

Desahan Jihun membuat libidonya semakin naik. Baekhyun semakin mempercepat gerakannya. Bibir Baekhyun mengulum nipple kanan Jihun hingga mengeras, tangan Baekhyun memilin nipple kiri Jihun.

“Aahhh.. Mmmhh.. Oppaahh”

“Nngghh.. Ji-jihun-ah.. Oohh”

Baekhyun merasa klimaks nya sudah dekat, begitu juga dengan Jihun yang merasa vaginanya sudah berkedut hebat, memijat junior Baekhyun.

“Ngghhh… Aaaahhh” keduanya mendesah nyaring saat sampai klimaks bersamaan. Baekhyun mencium puncak kepala Jihun. Mereka berdua masih berusaha mentralkan nafas mereka saat sebuah suara memecah keheningan.

“Ji-Jihun? Baekhyun hyung?”

“O-oppa?!”

“Sehun?!”

-TBC-

About teenagerfanficindo

Fanfiction all rating and all fandoms especially for Kpop-Lovers in Bahasa^^.

Posted on April 22, 2013, in NC-21, Romance and tagged , , , , . Bookmark the permalink. 20 Comments.

  1. kyuwonhae's wife

    astaga cheon oppa yadongan sma ji hyun😮 . ternyta cheon oppa jahat😦
    Lanjjjuuttt thoorr😉

  2. minnn lanjuttt….😀
    aduhh sama bacon aja #plak

  3. Kepana jadi yadong gituuuuuuu.
    Gak Baekhyun, Gak Sehun, Gak Ji Hyun emmmmmmmmm

  4. fernanda feby alfiana

    NEXT THOR!!

    Sumpah asli ceritanya seru bgt!

    NEXT!! *bawa spanduk*

  5. part selanjutnya sangat ditunggu thor… suka sama jalan ceritanyaa😀

  6. Duh Jihun…
    Sama Sehun mau,sama baekhyun jga oke aja.. -_”-
    bingung saya,,😀

  7. jihun t’nyata kau playgirl,masa mlem kmren ama sehun 2 hri slanjt’e ama baekhyun..
    Tega’e tega’e tega’e..

  8. reginamegavinliya

    nah loh , , sehun oppa jangan sedih ya..

  9. Gak nyaka kalau baekhun yang banyak tingkah itu nafus juga :v ==v

  10. annyeong aku readers baru disini
    salam kenal ya thor

  11. Jihyun murah bgt yah baru ada masalah ma pacar nya langsung tidur ma cowo lain

  12. adeuh si jihun maen juga ma bacon

  13. wehh tambah seru aja ffnya thor ;D
    itu hot banget thor sumpeh gua aja bacanya sampe senyum” sendiri :v

  14. andwae~ baconku😥

    jihun kyaknya cabe2an nih nyebelin trus klok hamil itu anaknya siapa?? sehun or baekhyun?? wkwkwkwk

    pil..elu punya adek gk pernah elu urusin, liat dia skarang jadi begetoh

  15. Ko gua g benci yaa sma baeekk malah ngakak bayangin absnya(?)😂

  16. Issh Jihun cewek murahan shit….
    Sehun 😢sabar mending sama Aku aja…
    Ini bener” salah semua nggak sehun Jihun si bacon cabe-caben….shit…geram…
    😠👊🙅

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: