Our Forbidden Relationship (Chapter 1)

20130804-220441.jpg

Author : JS
Genre : Yaoi Family Friendship PG

Cast :
-Kim Jong In / Kai
-Do Kyungsoo

Note : Annyeong readers😀 ini pertama kalinya author bikin ff yaoi loh. Kaisoo pula. Kok Kaisoo sih author? Soalnya itu shipper paling author suka dari sekian banyak shipper di exo u,u soalnya menurut auhtor nih, shipper satu ini complicated banget deh. Saling melengkapi satu sama lain. Gatau gimana, tapi rasanya gitu. Kaisoo ini shipper kesukaan author hehehe😀 walaupun author nggak terlalu jago bikin yaoi, tapi coba dulu deh. Oke, sekian dulu yah readers. Maaf kalau ceritanya absurd atau kecepetan atau radak aneh. Miaaannn so, cekidot dan happy reading all!

______________________________

Author P.O.V

Kai membantu umma dan appanya memasukkan barang-barang ke rumah baru mereka. Yap, hari ini Kai pindah rumah ke sebuah komplek perumahan yang tak jauh dari sekolahnya. Perumahan ini tampak sepi, sama dengan perumahan mewah lainnya. Dengan hati-hati Kai meletakkan satu persatu barang pecah belah dan kristal serta guci-guci ummanya. Kai lalu berjalan ke lantai dua, ke kamar yang selama entah berapa tahun kedepan menjadi kamarnya.

Wah, luasnyaa. Pemandangan kota Seoul juga bisa terlihat dari sini, batinnya. Kai lalu berjalan ke arah balkon kamarnya, yang langsung berseberangan dengan balkon rumah sebelah. Kai memandang sebentar ke arah jendela itu.

‘Biar kutebak. Yeoja atau namja yaa’ batinnya. Kai lalu meneruskan memandang langit, sampai suara pintu dibuka mengalihkan pandangan Kai. Kai diam membeku ditempatnya memandangi namja itu. Ya, namja. Namja cute yang sekarang berdiri di depannya dan ternyata tetangga sebelahnya.

“Oh, annyeong haseo. Joneun Do kyungsoo imnida” ucap namja itu sambil membungkuk 90 derajat

Itulah awal pertemuan mereka. Kai dan Kyungsoo. Mereka ternyata satu sekolah, satu kelas, dan malah menjadi sahabat baik sekarang. Sahabat karib bagi Kyungsoo dan tambatan hati bagi Kai. Entah apa yang dipikirkan Kai, tapi baginya tak ada yeoja yang sespesial selain Kyungsoo. Walaupun Kyungsoo bukanlah yeoja, setidaknya dia 11/12 dengan para yeoja.

Mulai awal Kai masuk ke sekolah ini, Kai menjadi populer. Banyak yeoja yang menyukainya, mengagumi nya bahkan tergila-gila padanya. Bahkan yeoja-yeoja genit itu sampai bikin fanclub Kai. Untungnya, Kai selalu punya penyelamat dari yeoja-yeoja gila itu, dialah Kyungsoo. Kyungsoo selalu menemani Kai kesana kemari.

Hari ini, seperti biasanya mereka pulang bersama-sama setelah melalui hari yang melelahkan

“Haah, aku capek sekali Kai. Pelajaran hari ini benar-benar menguras tenaga, benar?”

Kai hanya mengangguk mengiyakan. Sudah biasa jika Kai bersikap dingin seperti ini. Sikapnya memang seperti ini, tapi sebenarnya Kai namja yang ramah, dan baik kok. Kyungsoo masih memandang Kai yang tengah sibuk dengan iPod nya. Merasa dipandangi, Kai menoleh. Memandang Kyungsoo balik. Mereka berdua berpandangan. Mata Kai menjelajah ke seluruh sudut wajah Kyungsoo. Dari kulitnya yang putih mulus, matanya yang bulat menambah imut wajahnya, hidungnya, pipi chubby nya, hingga berakhir pada bibir nya yang merah. Kai berimajinasi bagaimana rasanya bibir merah nan menggoda itu.

“Kai?” Kai langsung tersadar dan mengalihkan kembali pandangannya ke depan. Tapi, Kyungsoo masih memandangnya.

Di lubuk hati yang terdalam, Kyungsoo sebenarnya tahu apa yang sedang dipikirkan Kai tadi. Sebenarnya siapa yang sanggup menolak Kai? Matanya, hidungnya, bibirnya yang sexy, kulitnya yang kehitaman membuat semakin eksotis tubuhnya, belum lagi abs Kai yang begitu sempurna di mata Kyungsoo. Kyungsoo masih memandangi Kai, seakan-akan memberi sinyal untuk melakukan sesuatu, sayangnya Kai tidak melakukan apapun. Kyungsoo mendengus kesal.

~~

-malam harinya-

Drrt… Drrt…

Handphone Kyungsoo daritadi bergetar dan terus memunculkan nama Kai di layarnya. Kyungsoo masih berkonsentrasi dengan sup nya, dan mengindahkan semua telepon Kai.

“akhirnya.. selesai juga!” seru Kyungsoo.

Kyungsoo mengangkat panci sup-nya dan berbalik ingin menaruh sup itu di meja makan, saat ia tahu bahwa tiba-tiba Kai telah berdiri di hadapannya. Kyungsoo terkejut, dan hampir menumpahkan semua supnya jika tangan Kai tidak dengan sigap memegang tangannya, menguatkan.

“Kai! Kau mengagetkanku saja!” ucap Kyungsoo kesal

Kai langsung mengambil panci sup Kyungsoo dan menaruhnya di meja terdekat. Perlahan, Kai mendekatkan wajahnya ke wajah Kyungsoo. Dan..

Chu~

Bibir Kai mendarat mulus di bibir Kyungsoo. Inilah yang selama tadi siang dinantikan baik Kai maupun Kyungsoo.

‘Jadi begini yaa rasanya’ batin Kai

‘Akhirnyaa’ batin Kyungsoo

Kyungsoo sangat bahagia. Tentunya Kai juga. Tak ada penolakan dari Kyungsoo sedikitpun. Kyungsoo malah menyeimbangi permainan Kai.

Jadi inilah yang mereka lakukan. Menonton film marathon bersama-sama dengan kepala Kai yang berada di paha Kyungsoo dan tangan Kyungsoo yang daritadi mengelus rambut Kai. Kadang, mengacaknya.

“Kai, kau tak pulang? Sudah malam. Sebaiknya kau pulang” ucap Kyungsoo sambil memainkan hidung Kai

“Benar juga. Tapi kau akan rindu padaku”

“Hahahaa. Itu pastinya. Pulanglah, Kai. Nanti umma appa mu mencarimu”

Kai bangkit dari tidurnya dan berjalan ke arah pintu depan rumah Kyungsoo. Sebelum keluar, Kai membalikkan badannya. Mencium bibir Kyungsoo, tanda perpisahan dan jalan pualng ke rumahnya.

Sudah 3 bulan ini Kai menjalani hubungan dengan Kyungsoo. Awalnya, hubungan mereka baik-baik saja tanpa ada siapapun yang mengetahuinya. Tapi, suatu saat, saat Kai dan Kyungsoo sedang kencan, teman sekelas mereka, Kris tidak sengaja memergoki mereka. Kris memang tidak membocorkan hal ini ke siapapun, karena Kai telah mengancam Kris. Tapi, mungkin ada seseorang yang mendengar pembicaraan Kai dan Kris, sehingga rumor terus menyebar seperti virus. Kedua orangtua baik Kai maupun Kyungsoo mulai curiga dengan putra semata wayang mereka masing-masing. Kai dan Kyungsoo jadi jarang bertemu, dan hampir putus kontak.

Hari ini, Saturday Night. Seharusnya, banyak pasangan yang tengah kencan bersama. Tapi, berbeda dengan Kai dan Kyungsoo. Mereka menghabiskan waktu Satnite berdua di taman, berbagi keluh kesah.

“Jadi, bagaimana ini, Kai?” tanya Kyungsoo. Nada bicaranya jelas sekali menyiratkan bahwa ia sedang ketakutan. Kyungsoo selalu saja membawa suatu hal menjadi sangat serius. Kai menghela nafas berat. Sebenarnya daritadi ia terus memikirkan cara bagaimana caranya agar dia dan Kyungsoo dapat melewati masalah ini tanpa mengorbankan hubungan mereka. Kai mengacak rambutnya frustasi.

“Aiisshh.. Molla”

“Sudah banyak yang tahu tentang hubungan kita. Teman-teman, bahkan orang tua kita sudah mulai curiga sama kita. Bagaimana kalau sampai ada guru yang tahu? Aku tak mau kita dikeluarkan dari sekolah, Kai”

Kedua mata bulat Kyungsoo mulai berkaca-kaca. Kai mengarahkan ibu jarinya ke arah wajah Kyungsoo. Menghapus titik-titik air mata yang mulai bergulir jatuh. Kai mendekatkan matanya, mengecup kedua kelopak mata Kyungsoo sebelum bergerak kebawah mengecup pelan bibir Kyungsoo. Kai mencium bibir Kyungsoo dalam, seolah-olah menumpahkan semua emosi yang dipendam nya. Membagi semua keluh kesah yang tidak dapat diucapkan melalui kata-kata.

Kai melepaskan ciumannya. Menatap sebentar ke arah Kyungsoo yang juga tengah menandangnya. Kedua mata Kyungsoo bengkak. Pasti dia kebanyakan menangis, batin Kai. Selama ia dan Kyungsoo mendengar tentang rumor ini, Kyungsoo sering menelponnya sambil menangis. Padahal, Kai sudah bilang bahwa semuanya pasti akan baik-baik saja. Tapi, sepertinya kata itu tidak mempan bagi Kyungsoo. Kai menghela nafas lagi.

Entah kenapa, hubungan mereka seakan-akan sangat sulit dijalani, disaat orang lain bahagia dan membanggakan hubungan mereka. Hey, apa yang salah dengan hubungan kami?, seru Kai dalam hati. Tak ada, tak ada yang salah dengan hubungan mereka sebenarnya, tak ada yang salah selama keduanya memang sama-sama saling mencintai. Itu saja. Yang salah adalah waktu dan tempat mereka. Cinta datang disaat yang salah, itu saja.

Tiba-tiba terbesit suatu ide di pikiran Kai. Kai mengguncang perlahan bahu Kyungsoo yang masih bergetar karena masih menangis terisak.

“Aku rasa, aku tahu sesuatu”

-TBC-

Ps : Chapter 2 and Chapter 3 is up!

Chapter 2 || Chapter 3

About teenagerfanficindo

Fanfiction all rating and all fandoms especially for Kpop-Lovers in Bahasa^^.

Posted on April 6, 2013, in PG, Romance, Yaoi and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 7 Comments.

  1. ff ini gak dilanjut ya? uh sayang sekali TT_TT Please lanjut yaa aku baru ff kamu ini and penasaran bangett sama kelanjutannya please lanjut u_u

  2. huwaa aku baru dapet ff kamu ini dan lansuung sukaa…
    ff ini belum dilanjut ya? huhhu sayang banget~ padahal penasaran banget gimana kelanjutan hubungan kaisoo dan apa yg bakalan di rencanain kai~
    please lanjuut TT_TT

  3. icha kyungsoosehunnie

    apa yg slah dg hbngan mreka sih thor.?

  4. Kira2 apaa ? idenya si kai buat nyelamatin hub-nya ? Pnasaran sama lanjutannya🙂

  5. ff.a bgus !!🙂
    aku reader bru.mohon bntunnya *bow
    kaisoo

  1. Pingback: Our Forbidden Relationship (Chapter 3) | teenagerfanficindo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: