Baby, this is Fate.

Title: Baby, this is Fate.

Author: Kim Reika

Genre: romance, sad, school life. Oneshoot PG-16

Cast:
– Park Seira (Author or you)
– Byun Baekhyun
– Do Kyungsoo
– Do Kyura (OC)

Support cast:
– Kim Minseok
– Song Elysa (OC)

Cameo:
– Dr. George Lee

Note: annyeonghaseyo. Ketemu lagi sama author kece yang satu ini. ^^ ff ini khusus buat dongsaeng cantikku sekaligus partner author diblog ini. Park Seira. Mian kalau ngebosenin._. dimohon komentar dan sarannya chingu, sekali lagi author bilangin author masih baru didunia per-ffan ini. Happy reading : )

Takdir. Takdirlah yang membuat kau begini.
Takdirlah yang membuat kita belajar apa itu arti hidup yang sesungguhnya.
Takdir yang membuatku bertahan.
Takdir yang membuatku menangis.
Dan takdir juga yang membuat kau membenciku.

Seira POV

Plak!
Aku jatuh tersungkur dilantai. Lagi-lagi tamparan ini yang kudapatkan. Sakit sekali. Terlebih yang memukul adalah oppaku. Lebih tepatnya oppa angkatku. Do Kyungsoo. Hanya karena aku ketahuan pergi dengan namjachinguku, Baekhyun. Ah bukan, status kami memang berpacaran tapi hubungan ini hanya aku dan Baekhyun yang tahu. Apa salah? Ini memang salah. DO oppa hanya takut kedekatanku dengan Baekhyun akan diketahui oleh adik kandungnya, Do Kyura. DO tidak ingin terjadi sesuatu terjadi terhadap adik kesayangannya itu, kenapa? Karena Kyura sedang sakit. Dan aku harus mengorbankan semuanya, termasuk Baekhyun. Karena aku juga menyayangi Kyura, meskipun aku hanya anak angkat dikeluarga ini. Kenapa aku bisa hadir diantara keluarga ini? Singkat cerita 4tahun yang lalu takdir merenggut nyawa kedua orangtuaku ketika perjalanan pulang ke Seoul. Dan setelah itu aku diangkat anak oleh sahabat appaku. Aku sangat disayangi oleh kedua orangtua DO, tetapi tidak dengan DO yang tidak pernah menerima kehadiranku disini.
“cukup oppa! Kenapa kau selalu memukul Seira eonni? Dia tidak punya salah terhadapmu!!” seorang yeoja mencegah oppanya. Kyura.
“kau lupa? Dia merebut semuanya darimu Kyura! Ah salah, dari kita berdua. Dia merebut appa dan umma bahkan perhatiannya!” jawab DO dengan muka memerah.
“hhhh~ beginikah oppa yang kukenal? Pendendam? Go to the hell!” ucap Kyura membantuku berdiri, dan memapahku kekamar.
Seira POV end-

***

“Dia itu memang brengs*k!” gumam Kyura membersihkan luka disudut bibir Seira.
“jangan berkata seperti itu, dia oppamu.” Jawab Seira menyunggingkan senyum tipisnya. Kyura sangat baik kepadanya, berbeda dengan DO yang selalu menyiksa Seira ketika kedua orangtua DO pergi, DO menyiksa Seira tanpa ada alasan yang pasti. Sebenarnya DO ingin menyayangi Seira layaknya seorang adik, tapi sikap gengsi dan egoisnya saja yang menutupi itu semua.

Ddddrrrttttt… ddrrrrtttt..
Mata Seira sedikit menyipit ketika melihat layar handphonenya. Panggilan dari Baekhyun. Kyura sudah selesai mengobati luka Seira.
“nah, aku masak dulu. Eonni istirahat saja dulu sebentar, nanti akan aku panggil” pesan Kyura sebelum menutup pintu kamar. Seira hanya tersenyum.
Setelah yakin Kyura sudah tidak ada, Seira berlari kekamar mandi dan mengunci pintunya untuk mengangkat telepon dari Baekhyun. Agar lebih aman saja.
“yoboseyo?” sapa Seira dengan suara yang dibuat biasa-biasa saja.
“kau diapakan namja bajingan itu?” tanya Baekhyun to the point.
“aniyo” bohong Seira.
“bohong!” ucap Baekhyun. Baekhyun tahu kalau Seira berbohong. Selalu saja Seira menutupi sifat oppanya yang jahat itu.
“aku tidak sanggup melihatmu begini terus Seira.. aku mencintaimu, bukan Kyura. Aku hanya ingin bersamamu, melindungimu dari namja sialan itu” jelas Baekhyun lagi. Seira hanya tersenyum pahit.
“aku tidak apa-apa tuan Byun. Sungguh.” Jawab Seira dengan nada sedikit dipaksakan riang.
“aku ingin mengakhiri semua ini!” tegas Baekhyun.
“jangan baekhyun. Kau tau kan kalau kau mengakhiri ini akan ada yang terluka?” cegah Seira cemas.
“sampai kapan kau akan menyakiti dirimu sendiri nona Park? Sampai kapan kau harus melihatku bersandiwara dihadapan semua orang, dan sampai kapan kau akan menyakiti perasaan kita berdua? Aku sakit Seira. Aku tidak sanggup. Aku hanya ingin melihatmu bahagia, itu saja.” Ucap Baekhyun, dan itu sukses membuat bulir bening berjatuhan dimata coklat gelap Seira.
“EONNI, MAKANAN SUDAH SIAP!!” teriak seorang yeoja dari luar kamarnya.
“IYA SEBENTAR! AKU LAGI MANDI” sahut Seira agak menjauh dari telepon.
Baekhyun hanya diam saja mendengar itu.
“keputusanku sudah bulat Seira!”
“tapi-“

Tuuuutttt…ttttuuuttttt..
Sambungan telepon diputus Baekhyun secara sepihak.

***

“omo! Pasti namja setan itu lagi?” yeoja itu memandangi memar dipipi Seira.
“biar setan begitu tapi kau menyukainya kan?” goda Seira terhadap yeoja itu. Dia sahabat Seira sejak SMA. Song Elysa. Yeoja blasteran Jerman-Korea ini sangat cantik. Banyak namja yang menyukainya, dan banyak juga namja yang sudah menyatakan perasaannya. Semua dia tolak demi seseorang yang disebutnya ‘namja setan’ tadi.
“ck. Oppa tirimu itu keterlaluan, aku heran kenapa sikapnya sangat berbeda dengan adiknya itu.” Tiba-tiba seorang namja ikut nimbrung diantara Seira dan Elysa. Dia juga salah satu sahabat Seira, hanya saja dia sahabat sejak SD, berbeda dengan Baekhyun yang merupakan sahabat kecil Seira dan baru 2tahun ini menetap di Seoul. Namanya Kim Minseok, entah kenapa dia dipanggil Xiumin. Xiumin jatuh cinta pada pandangan pertama dengan adik tiri Seira sejak suatu hari Xiumin datang kerumah ingin belajar bersama dan yang membukakan pintu adalah Kyura. Sejak saat itulah Xiumin selalu bertanya mengenai Kyura, bahkan Xiumin tahu mengenai penyakit yang diderita Kyura, tetapi Xiumin masih berjuang ingin mendapatkan perhatian Kyura itu.
”DO oppa itu sebenarnya baik kok” bela Seira. Elysa yang mendengar itu menatap dengan mata yang berbinar, karena tidak sepenuhnya namja yang selalu disebutnya ‘namja setan’ itu jahat.
Kkkrrriiinnggggg… bel pertanda jam istirahat berakhir.

***

Kyura POV

Temui aku dicafe biasa, skrng.

Aku tersenyum menerima pesan dari Baekhyun oppa. Tumben dia mengajakku untuk bertemu. Selama kami berpacaran kami sangat jarang kencan diluar. Aku beranjak mandi dan bersiap-siap untuk menemui Baekhyun.

[Ex-cafe]

Dress biru laut dengan blazer motif bunga, syal dan topi rajutan berwarna putih melilit leherku, sepatu boots yang tidak terlalu tinggi, dengan sedikit polesan make-up. Hmm, perfecto.
Aku memasuki cafe dan mencari sosok Baekhyun. Ketemu! Dia duduk ditempat biasa yang sering kami tempati jika kami kesini. Aku duduk dihadapan Baekhyun, kulihat wajah dinginnya. Sepertinya dia ingin berbicara mengenai hal serius. Aku hanya memesan milkshake coklat dan menunggu Baekhyun bicara.
“kurasa ini semua harus diakhiri” Baekhyun membuka pembicaraan, setelah sekian lama hanya keheningan yang terjadi. Aku mengerutkan keningku, mencoba mencerna apa yang dikatakan Baekhyun.
“kita putus” sambung Baekhyun dengan mantap. Aku yang mendengar itu terkejut, tentu saja. Atas dasar apa dia ingin mengakhiri ini? Mataku mulai memanas, aku mencoba untuk tidak menangis. Rasa sakit ini lagi, rasa sakit yang tepat diulu hati. Sekuat apapun aku mencoba menahannya, akhirnya airmata itupun jatuh.
“wae?” hanya itu pertanyaan itu yang keluar dari bibirku. Aku hanya ingin memastikannya saja meskipun ini sakit. Aku tau hubungan Seira eonni dengan Baekhyun lebih dari sahabat.
“karena aku mencintai Seira..”
Akhirnya, ini terjadi. Hari dimana aku harus mendengar kata bahwa namja yang kucintai mencintai eonni tiriku. Apa aku terlihat egois? Aku tau tentang semua ini, sandiwara yang dijalani Baekhyun. Tapi aku hanya ingin bahagia disisa waktuku ini. Aku beranjak pergi dari cafe ini. Bahkan Baekhyun tak mengejarku. Baekhyun memang telah mengakhiri ini.

Kyura POV end-

***

Plak! Bruk!

Lagi-dan lagi DO memukul Seira digudang bawah tanah. Gudang ini kedap suara, percuma Seira berteriak sekencang apapun tidak akan ada yang mendengarnya. Hanya Kyura yang tau dimana tempat DO menyiksa Seira kalau Kyura sedang tidak ada dirumah.
“puas kau? Baekhyun-mu itu memutuskan Kyura! Aku tak tau pasti apa penyebabnya, yang kutahu namja cupu itu memutuskannya! Dan sepertinya ini demimu!” bentak DO memukul pipi Seira lagi.

Duukkk… dukkkk.. duuukkk

Ada yang mengetuk pintu gudang.
“beruntung kau, dia selalu membelamu!” ucap DO memukul pipi Seira lagi dan membukakan pintu gudang.
Krek..

Brak!
Kyura mendorong dada DO hingga DO jatuh terpental kebelakang.
“apa yang kau lakukan bodoh? Dia tidak salah atas berakhirnya hubunganku dengan Baekhyun!” ucap Kyura. Dia membantu Seira berdiri dan seperti biasa memapahnya kekamar.
~
Seira POV

Kulihat mata sembab Kyura. Mianhae Kyura, aku tak bermaksud. Selama ini aku yang menyuruh Baekhyun belajar mencintai Kyura. Penyakit Kyura yang membuatku begini, kanker hati. Hidupnya sudah divonis untuk beberapa bulan saja.
“mianhae Kyura” ucapku. Dia hanya tersenyum dan keluar kamar.

Seira POV end-

***

“k-kau…. kalau sampai terjadi sesuatu terhadap Kyura aku akan membunuhmu Baekhyun!” ucap DO menarik kerah baju Baekhyun. Ya. Mereka dirumah sakit, Kyura ditemukan pingsan tadi siang dikamarnya.
Sosok ahjussi memakai pakaian serba putih keluar. Nametag disamping kanan dadanya terpampang jelas. Dr. George Lee.
“dia hanya mengalami shock ringan, sepertinya beban pikirannya terlalu banyak. Usahakan agar dia tidak terlalu memikirkan hal-hal yang berat” ucap dokter dan tersenyum kearah kami. Dr. George adalah temannya appa DO sekaligus dokter yang selama ini menangani penyakit Kyura.

***

PLAK!!!

Tamparan yang cukup keras dari sebelumnya yang pernah diterima Seira.
“Adikku masuk rumah sakit!! Gara-gara kalian berdua. Hebat!” decak DO menahan amarahnya yang lagi-lagi memuncak. Seira hanya bisa menangis. DO kali ini mengurung Seira digudang yang cukup gelap itu. Tidak ada yang bisa menolong Seira.
~
Seminggu setelah kejadian itu. Hubungan Baekhyun dan Seira sudah diketahui Kyura dan DO. Kyura sudah bisa mengikhlaskan namja yang ia cintai bahagia, karena sebenarnya Kyura bahagia karena ada Xiumin disisinya sekarang. DO yang tahu tentang hubungan Seira seakan tidak bisa menerimanya. Elysa mulai mendekati DO dengan mulai memberi perhatian yang kecil.

***

RIP
Do Kyura

Sekali lagi takdir merampas orang yang disayangi Seira. DO sangat terpukul dengan kepergian adiknya yang begitu cepat. 12 hari Kyura merasakan cintanya dengan Xiumin, 12 hari hubungan Seira dan Baekhyun sudah diketahuinya, 12 hari juga jerit payah pendekatan Elysa ke DO berhasil.
Xiumin memutuskan untuk pergi dari Seoul. Dia ingin melanjutkan kuliah di China.
“kami mengerti Xiumin, tapi haruskah meninggalkan semua kenanganmu disini?” tanya Elysa mewakili Seira.
“keputusanku sudah bulat teman-teman. Aku ingin mencoba melupakannya” jawab Xiumin tersenyum seadanya, mereka bertiga berpelukan.
“arraseo, tapi secepat inikah? Apa perlu besok kami antar?” tanya Seira dan Elysa.
“tidak perlu, hanya 5tahun. Kita akan bertemu lagi” ucap Xiumin.
~
BUGH!

DO berubah semakin beringas. Dia selalu mengurung Seira digudang bawah tanah kalau Seira ingin pergi dengan Baekhyun. Tamparan-tamparan DO berubah menjadi tinjuan dan tak jarang pula Seira dicambuk dengan sabuk ikat pinggangnya.

“KELUAR KAU SETAN!!” baekhyun mendobrak pintu rumah Seira dan mencari keberadaan Seira. Nihil. Baekhyun naik keatas mencari Seira diseluruh kamar dirumah ini, sampai kamar terakhir kamar khas namja. Yang dia yakini ini adalah kamar DO. Baekhyun melihat banyak sekali foto Seira dikamar DO, dan satu yang membuat Baekhyun tercengang, kamar Seira ada cctv nya, dan dia selama ini mengawasi Seira. Pandanganku jatuh ke layar cctv disebuah ruangan yang disana ada Seira dan DO. Dimana mereka? Aku tak tau dimana itu, tidak terlalu jelas, tapi aku melihat DO sedang memukul Seira.

Aku menelepon polisi. Aku memperlihatkan kamera cctv itu, semua polisi mencari diseluruh ruangan, namun tak ketemu. Sampai tiba-tiba entah apa yang membuatku berpikir masuk kekamar Seira dan membuka Lemarinya. Didalam lemari itu terdapat pintu lagi. Aku memanggil beberapa polisi lain yang sedang berjaga-jaga dan mendobrak pintu itu. Pintu itu cukup keras.

Bruk!

Bingo! DO terkejut dengan kedatangan Baekhyun dan para polisi. Baekhyun berlari menghambur kepelukan Seira. Kedua pipi Seira cukup lebam. DO digiring kekantor polisi.

***

“kau terlalu baik chagi” ucap Baekhyun. Seira menyuruh Baekhyun mencabut tuntutan atas apa yang diperbuat DO. Karena Seira yakin sebenarnya DO orang yang baik. Ya DO memang baik, terkadang dia mengurung Seira digudang namun ada saatnya DO mengurung untuk berbagi cerita ke Seira. Entah kegiatan sehari-harinya, tentang Kyura dan masa kecil mereka. Terkadang Seira merasa nyaman dengan DO yang mulai bisa menerima kehadiran Seira dikeluarganya, walaupun itu Cuma sebentar.
~
Setelah kejadian itu DO hanya diam saja, dia tidak lagi menyiksa Seira hanya saja dari raut wajah DO. DO sangat membenci Seira. Dan dia berencana akan membalasnya melalui Elysa.

***

Elysa POV

Kerumah chagi, aku merindukanmu.

Aku menerima pesan singkat dari DO. Benarkah ini DO? Dia selalu cuek terhadapku. Kami memang sudah berpacaran hanya saja DO tidak pernah memperlakukanku dengan mesra. Apa aku siap untuk meninggalkannya kembali ke Jerman kalau tiba-tiba dia bersikap mesra seperti ini terhadapku?

Elysa POV end-
~
“akan ada kejutan untuk sahabatmu Seira” ucap DO licik.
“mworago?” Seira membelalakan matanya.
“aku akan menyakitinya” DO mengeluarkan senyum evilnya.
“jangan macam-macam oppa” jawab Seira dengan tatapan memohon.
“Oppa? Sejak kapan aku menjadi oppamu hah? Aku ingin menyakitinya terserah”
“dia tidak bersalah oppa!” jawab Seira mulai lantang.
“oh ya? Dia tergila-gila terhadapku haha dan dia berpikir bahwa aku juga menyukainya jelas-jelas AKU TIDAK MENCINTAI ELYSA!!” DO hampir berteriak. DO sengaja merencanakan semua ini agar Elysa mendengar perkataannya, tepat saat itu Elysa datang dan mendengar semua perkataan DO.
Prang! Vas bunga jatuh, refleks Seira menengok kebelakang dan mendapati Elysa sudah menangis. Elysa berlari keluar, Seira yang melihat itu mengejar Elysa sebelum memberikan sumpah serapahnya ke DO.
“SETAN BRENGS*K!! PUAS KAU?”
DO hanya tertawa penuh kemenangan.

***

Elysa berlari ketaman komplek rumah Seira. Seira menghampiri Elysa dan memeluknya.
“apa salahku Seira? Kenapa DO oppa begitu membenciku?” elysa menangis sesunggukan dibahu Seira.
“mianhae Elysa. DO oppa tidak membencimu. Dia membenciku. Ini semua salahku!”
Elysa tersenyum pahit.
“padahal aku ingin mengatakan bahwa besok aku akan kembali ke Jerman.”
“Mworago? Jangan pergi Elysa. Hei, Elysa pergi karena seorang namja setan?” ucap Seira mencoba tertawa.
“aku memang akan meneruskan kuliah disana Seira.”
“haruskah kau juga pergi setelah Xiumin juga pergi? Kau jahat!” seira memanyunkan bibirnya.
“kalau liburan aku pasti akan kesini lagi. Besok jam 10 pagi. Antarkan aku kebandara” ucap Elysa. Dia seketika melupakan sakitnya gara-gara perkataan hina oleh DO tadi, karena prinsip hidup Elysa singkat ‘hidup itu teruslah melangkah kedepan, apabila kau menengok kebelakang maka itu akan menghancurkanmu’

***

[Esok hari]

Seira sudah siap ingin mengantarkan Elysa kebandara.

Tinggg.. tonggg..

Bel berbunyi, DO yang melihat itu menarik tangan Seira dan untung sebelah tangan Seira sudah mencapai knop pintu dan membukanya. Baekhyun terkejut ketika melihat sebelah tangan Seira ditarik DO. Seketika pegangan DO terlepas, Baekhyun memindahkan Seira kebalakang tubuhnya.
“mau kau bawa kemana adikku?” tanya DO dingin.
“adik? Sejak kapan kau menganggapnya adik hah?” jawab Baekhyun tak kalah dingin, Seira mencubit pinggang Baekhyun pelan.
“aku ingin mengantarkan Elysa kebandara oppa. Dia akan kembali ke Jerman hari ini” ucap Seira sopan. Dan pamit ke DO.

DO POV

Mworago? Elysa pergi ke Jerman? Bodoh kenapa baru sekarang kau memikirkan Elysa, DO. Setelah kau menyakitinya dan sekarang kau merasa bersalah? Hebat. Apa aku perlu menyusulnya? Seteleh berpikir hampir 15 menit akhirnya aku memutuskan untuk menyusul Elysa dibandara. Aku memilih memakai motor agar lebih cepat sampai bandara dan aku masih sempat bertemu dengannya. Semoga.
-skip perjalanan-

Aku berlari menyusuri bandara, aku bertanya ke bagian informasi bahwa pesawat tujuan Jerman sudah berangkat 10menit yang lalu. Karma? Aku menangis. Wajar orang-orang melihat aku menangis karena Bandara bisa dikatakan tempat berpisah dengan orang yang kita cintai untuk sementara ataupun selamanya.

Dddttttrrrrr.. dddrrrttttt..

Seira menelepon. Tumben. Ada apa? Mau menyuruhku untuk kebandara atau ingin mengabariku bahwa pesawat ke Jerman sudah lepas landas? Aku sudah tau itu.
“ya?”
“oppa. Hiks. Kau dimana?” tanya Seira, hei dia menangis. Kenapa dia? Apa yang terjadi? Apa yang dilakukan namja cupu itu terhadapnya?
“wae?” tanyaku, bisa dibilang sedikit cemas.
“Elysa… hiks”
“kenapa Elysa?” tanyaku mulai gugup.
“dia.. hiks“
“mwo?” tanyaku yang mulai tidak sabar.
“PUAS KAU DO? ELYSA SEKARAT!! DAN ITU SEMUA GARA-GARA KAU BRENGSEK!” teriak seseorang diseberang telepon. Dapatku dengar suara seorang namja. Sepertinya itu Baekhyun. Apa yang dimaksudnya? “kau- membuat temanku celaka brengsek!” sambung Baekhyun mulai melemah. Celaka dia bilang? Ada apa dengan Elysa sebenarnya?

***

Aku mengendarai motor kerumah sakit dimana Elysa dirawat. Rumah sakit dimana Kyura sering dirawat. Elysa.. jeongmal mianhae.

DO POV end-
~
RIP
Song Elysa

Terlambat. Menyesal. Itulah yang dialami DO. Dia memang sempat meminta maaf ke Elysa dan mengatakan perasaannya.

-Flashback-

“Elysa, mianhae..” ucap DO saat Elysa sadar. Semalaman DO menunggu, disamping Elysa. Menjaganya. Dia sadar dia salah, bahkan dia berbuat bodoh untuk menutupi perasaannya. Dia memang mencintai Seira, tapi jauh dilubuk hatinya lagi. Hatinya sudah milik Elysa.
Elysa tersenyum ketika mendapati DO disampingnya, dia menganggukkan kepalanya bahwa dia telah memaafkan DO. Elysa tidak banyak bicara karena alat bantu pernafasan menghiasi wajahnya. Pintu terbuka, Seira dan Baekhyun masuk.
“oppa, pulanglah sebentar. Istirahat” saran Seira. DO hanya menggeleng. Elysa yang melihat itu menatapnya memohon agar menuruti kata Seira.
“aku ingin menemanimu Elysa.. saranghae” ucap DO tanpa mau beranjak. Elysa tersenyum mendengar itu, kepalanya sedikit pusing, seluruh tubuhnya sakit.
“na..do..” jawab Elysa. Dan dia menutupkan matanya. Bukan untuk sehari, ataupun seminggu, tapi selamanya.

Flashback end-

***

Seira menepuk pundak DO.
“ini takdir oppa, aku juga pernah merasakan itu” bisik Seira ditelinga DO. DO menatap batu nisan Elysa dan mengelusnya pelan, dia tersenyum.
“maafkan oppa. Kita akan memulai semuanya dari awal.” Ucap DO merangkul adik tirinya itu. Baekhyun yang melihat itu tersenyum.
“hmm, mungkin perkenalan. Karena selama kita mengenal kita selalu mengalami hal buruk” sambung DO lagi.
“bukan kau yang mengalaminya DO, tapi Seira” Baekhyun berujar.
“dan sepertinya kau akan segera kesepian dirumah, karena aku ingin menikahi Seira” sambung Baekhyun lagi sekaligus melamar Seira dihadapan DO. Seira menjitak kepala Baekhyun pelan, benar saja. Ini masih suasana mengharukan tetapi dia malah menambah masalah.
“tapi Seira masih bolehkan menjenguk oppanya yang ganteng ini” canda DO dengan gaya sok-sok dibuat ganteng *lha, emang ganteng kok*.
Mereka bertiga hanya tertawa bersama.

***

Sepertinya memang ini akhir takdir ini. DO oppa akan pindah ke Perth untuk meneruskan perusahaan appa angkatku disana. Sementara itu Xiumin telah bertunangan dengan seorang yeoja yang ia yakini sama baiknya dengan Kyura.

Takdir yang membuat akhir kisah ini.
Takdir akhirnya memperbaiki keretakan ini.
Takdir yang menghapuskan rasa benci yang ada.
Dan takdir yang membuat kita akur.

END

Kejar tayang.-. maaf banget kalo alurnya kecepetan, soalnya bikin dari sore sampe sekitar jam 8-an. Dan baru saja dipublish pemirsah. Mian kalau typo bertebaran. Salam author kece-

About teenagerfanficindo

Fanfiction all rating and all fandoms especially for Kpop-Lovers in Bahasa^^.

Posted on February 15, 2013, in PG, Romance, Tragedy and tagged , , . Bookmark the permalink. 11 Comments.

  1. kyuwonhae's wife

    Do oppa bner2 jahat😦
    Ksian siera😦
    Untung happy ending🙂
    Gak sad ending😀

  2. sabar banget siera itu udah d siksa masih baik aja ckckck

  3. Ya ampun Seira baeknya..
    Htinya dibuat dri apa coba???🙂
    hah,,DO kualat,,kasar bnget DO,, -_-
    kirain DO jatuh cinta sama Seira,,😛

  4. nice story..aku mau tanya chingu…knpa di kamarnya d.o banyak foto seira? d.o terobsesi kah?

  5. kecepetan…menurut aku alurnya

  6. huaaaaaaaaa

    Terharu baca na

  7. ngga bisa ngebayangin tampang DO yang lagi nyiksa seira ( /.\) apalagi matanya…

    daebak Thor!!! feel nya dapet bangett :”)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: