Just Him, My Kai

Author: Park Seira

Genre: Full Romance, PG-15

Cast : Kim Reika (Author)

Kai (EXO-K)

Support Cast : OC’s dll

Note : Haai haai.. yang udah pada kangen sama ff author. Author comeback lagi nih sama ff baru judulnya Just Him, Kai😀 FF ini sebenernya buat unniku tersayang a.k.a author Kim Reika!  Dan beruhubung waktu itu lagi pas moment #8MonthsWithEXO jadi author buat ff tentang exo lagi dech :3 Hehe. So, happy reading {}

-Salam Author Kece-

Author P.O.V

Reika memandang langit biru cerah dari jendela tempat duduknya. Jam istirahat sudah hampir habis, tapi Reika tak beranjak dari duduknya. Masih diam disana memandang langit.

“Ya! Reika-ssi. Apa yang kau lakukan?” seorang namja lantas duduk di sebelah Reika, itu kursi Taemin teman sebangku Reika.

Namja tadi adalah Kai. Teman sekelasnya yang terkenal nakal dan playboy. Baju seragamnya tak pernah rapi, rambut hitamnya selalu acak2an, kulitnya kecoklatan, wajahnya.. perpaduan imut, ganteng dan unyu.  Kai juga seorang trainee SMent. itulah sisi kerennya dia.  Kai termasuk namja populer disekolahnya. Tak seorang yeojapun bisa menolak menjadi yeojachingunya. Tak terkecuali, Sunhye. Sunbae mereka, yang baru2 ini dikabarkan pacaran dengan namja satu ini.

“Memandang langit” balas Reika cuek. Reika tak sekalipun memandang wajah Kai.

“Ya! Kau itu cuek sekali sih! Kau yeoja bukan sih, pantas saja temanmu cuman si namja letoy itu” *(re:taemin) taemints : tabok author ! author : *kabuurr* wkwk*

Kai bermaksud menggoda Reika agar ia bisa memandang mata indah warna coklat muda milik Reika. Belakangan ini Kai peduli pada Reika. Kai menyukainya, tapi sikap cuek Reika sangat membuatnya kesusahan mendekatinya. Seperti ada tembok pembatas di diri Reika. Tak seorangpun bisa mendekatinya. Yah, kecuali Haana, dongsaengnya dan Taemin, sahabatnya dari kecil. Tapi Reika tak marah ataupun menoleh memandang Kai. Reika hanya menjawab tak kalah sinis sindiran Kai.

“Biar saja. Aku ya aku. Terserah orang mau bilang apa. Tak punya temanpun tak apa” Reika masih asik memandang langit. Headset terpasang di telinganya mendengarkan lagu2 jazz 2AM.

“Kau suka dengerin musik ya?” Reika hanya menggumam. Yang ada di pikirannya adalah, ngobrol dengan berandalan satu ini hanya buang2 waktu saja. Tidak lama, terdengar seorang yeoja dengan manjanya memanggil2 nama Kai.

“Kai~”

Sunhye langsung ngeloyor masuk ke dalam kelas Kai. Lalu menggamit lengan Kai manja.

“Kai, pulang sekolah ini kita jalan2 yuuk” ucap Sunhye manja.

Reika merasa risih  dan terganggu dengan adegan ala drama Sunhye. Lagu-lagu melow 2AM nya jadi tercampur dengan suara cempreng Sunhye. Ia pun bergegas pergi, namun Kai menahannya.

“Ya, kau mau kemana?”

“Kai! Biar saja ia pergi. Yeoja dingin sepertinya untuk apa kau peduli?”

Reika hanya memandang sinis Kai dan Sunhye lalu pergi dari sana. Sebelum Reika keluar dari kelas, terdengar teriakan Kai.

“Ya! Kim Reika! Dengar dulu!” Reika menghentikan langkahnya. Memandang Kai dengan tatapan -apa-lagi-yang-kau-inginkan.

“Sunhye-ah. Mianhae. Tapi, aku mau kita putus” semua orang yang mendengar itu langsung melonjak kaget. Beberapa yeoja berteriak girang, Sunhye memandang heran Kai.

“Jangan bercanda Kai. Kita baru jadian seminggu lalu”

Kai tidak menjawabnya hanya memandang Sunhye aku-tidak-bercanda- . Kai mendekati Reika dan berlutut padanya.

“Reika-yah. Saranghae. Maukah kau jadi yeojachinguku?”

 

Plaakk..

Reika menampar Kai kesal. Mata coklat Kai membulat kaget.

“Semudah itukah kau memutuskan Sunhye  sunbae dan memintaku jadi yeojachingumu, hah? Kau pikir aku yeoja murah macam apa? Aku masih punya harga diri, Kai”

“Tapi aku benar2 mencintaimu, saranghae”

“Kau gila Kai!”

Reika menghempaskan tangan Kai yang berusaha menahan tangannya pergi. Reika meninggalkan Kai yang masih berteriak memanggil namanya. Beberapa yeoja memandang nya heran.

Kriing..Krinngg..

Bel pulang telah berbunyi. Reika buru-buru keluar dari kelas. Mengacuhkan panggilan Taemin. Ia melewati koridor kelas 12. Sampai.. Seorang yeoja menarik paksa Reika ke dalam kamar mandi dengan membekap mulutnya dan mendorong Reika kasar ke arah tembok. Sunhye. Haah~ Reika menghela nafas. ‘Persis seperti dugaanku. Cih, bisanya main kroyok saja. Seperti di drama2. Sepertinya mereka sudah di cuci otak dengan semua drama yang mereka tonton’ batin Reika.

“Woow woow, sepertinya ada yang baru jadian nih sama namja paling populer di sekolah”

‘Namja brandalan paling populer di sekolah iya’ Reika meralat ucapan Sunhye dalam hati.

“Aku menolaknya”

“Mwo? Ya! Yeoja kuper sepertimu ini seharusnya bersyukur udah ditembak sama namja seperti Kai. Malah ditolak” ucap Hyena, tangan kanan Sunhye.

“Dasar yeoja gak tau diri!” ucap Hyera, -saudara kembar Hyena yang juga termasuk dalam trio kwek kwek Sunhye- membentak. Tangannya memukul rahang Reika. Darah keluar dari sudut bibirnya.

“Stop stop. Gini ya, aku kasih tau kamu” Reika diam memandang Sunhye penuh dendam.

“Sebetulnya, Kai itu hanya mempermainkanmu. Dia masih mencintaiku. Dan, itu fakta”

“Aku tahu sunbae. Aku tahu semuanya. Kau mau Kai? Ambil saja toh aku tidak menyukainya. Tidak akan dan tidak pernah”

“Tapi Kai menolakku”

Reika melonjak kaget. Kai.. menolak Sunhye? Kenapa bisa? Otaknya berpikir keras.

“Dan itu semua gara gara, Kau!”

Buugghh. Seseorang memukul muka Reika darah segar keluar dari hidungnya dan sudut lain bibirnya.

“Ingat, ya! Jauhi Kai ku dasar yeoja kuper tak tau diri! Kami ini sunbae mu! Kalau kau berani mendekati Kai lagi, kau tidak akan kuampuni!”

Sunhye mendorong kasar bahu Reika hingga terkena meja wastafel kamar mandi. Reika merintih kesakitan sedangkan trio kwek kwek itu tertawa bahagia.

Kai P.O.V

Aku menunggunya di lapangan basket, tapi ia tak kunjung lewat. Bukannya, ia pulang duluan tadi?

“Ciiee yang tadi ditolak” 2 orang namja merangkul pundakku dari belakang. Baekyeol bersaudara-_- Aku memandang kesal mereka.

“Kau mengejekku, eoh?”

“Ups, tidak tidak. Tapi kami prihatin padamu, dude. Bisa2nya namja sepertimu ditolak. Hahaha” jelas Chanyeol.

Pletaak. Aku menjitak kesal kepalanya. Dia mengelus2 kepalanya.

“Ya, lagian sudah bagus2 sama Sunhye, kenapa malah sama si kuper satu itu? Reika itu beda jauh sama Sunhye. Terutama bentuk S-line nya.. huuuu” otak yadong Baekhyun mulai bekerja sambil melihat yeoja2 dari arah kami duduk. Haah~ Aku hanya menghela nafas. Tunggu! Itukan.. si Taemin! Lalu.. dimana Reika? Biasanya mereka pulang bersama? Aku segera menghampirinya

“Taemin-ssi” Ia menoleh tidak percaya.

“N..nde?”

“Dimana Reika?” Dia mengangkat bahu.

“Tadi kulihat ia berjalan pulang lewat koridor kelas 12”

Aku mencerna kata2 Taemin. Sunhye! Aku langsung berlari ke arah koridor kelas 12. Koridor nampak sepi. Semua ruangan kelas telah kosong, aku terus berlari sampai aku bertemu Sunhye di depan kamar mandi yeoja.

“Ya! Dimana Reika?!”

“Oohh, Kai~ Bogoshippo~ Aku tau kau tidak benar benar memutuskanku. Kau berlari sampai seperti ini karena mencariku, kan?”

“Jangan Ge-er ya! Aku ini mencari Reika bukan mencarimu!”

“Pasti Reika pasti Reika! Aku ini lebih baik di segala sisi dari pada yeoja kuper itu! Aku ini yeojachingumu, Kai!”

“Mwo? Yeojachingu? Apa kau lupa aku memutuskanmu tadi, hah? Apa kau tidak dengar? Kau mau aku mengulanginya lagi? Kita PUTUS” Aku menekankan kata2 putus itu.

Kriieett.. Reika keluar dari kamar mandi. Masih berbekas darah di hidung dan sudut bibirnya. Ia hanya memandangku singkat lalu menjauh. Aku buru2 mengejarnya, membiarkan Sunhye mengomel2 sendiri seperti nenek2-_-

“Reika tunggu!!”

Reika P.O.V

“Reika tunggu!!”

Mwo? sekarang kau bahkan berhenti memanggilku dengan embel2 -ssi?

Ia menarik tanganku hingga terpaksa aku memandang matanya. Aarrgh.. aku benci memandang matanya! Membuat lidahku kelu dan tidak bisa pergi dari hadapannya.

“Ada apa denganmu?” Aku menghempaskan tangan Kai.

“Bukan urusanmu” Aku berlari kecil menuju gerbang. Berharap ia berhenti mengerjarku.

Author P.O.V

Reika bergegas masuk ke kamarnya begitu sampai di rumah. Mengunci dirinya di dalam kamar. Dan menangis tersedu2. Haana mengetuk pelan kamarnya tak lama kemudian.

“Unni? Kau baik2 saja? Ada teman unni mencari dibawah” Reika membuka pintu kamarnya.

“Unni kau menangis? wae?”

“Siapa yang datang?”

“Molla. Dia bilang namjahingu unni. Unni kenapa tidak bilang2 aku kalau sudah punya namjachingu? Kita kan bisa double date”

Reika memandang heran Haana. Namjachingu? Reika melihat ke arah pagar dari jendela kamarnya yang terletak di lantai 2.

‘Kai? Untuk apa dia disini?’

“Unni, temui dulu saja. Kasihan daritadi menunggu di pagar”

Mau tidak mau Reika menemui Kai dengan masih berseragam sekolah. Rambutnya yang biasa diikat disisir terurai sepanjang bahu dengan poni menutupi dahinya.

Kai P.O.V

Uwaa~ Yeppoda. Reika cantik sekalii!! Dia mendekat ke arahku. Rambut sebahunya yang digerai jadi sedikit acak2an tertiup angin. Aku seperti kena hipnotis karena terus2an melihatnya. .

“Kai! Ya! Kai” Reika mengguncang pundakku.

“O, ne? ada apa?”

“Ya! Seharusnya aku yang bilang ada apa! Aiisshh”

Reika mengerucutkan bibirnya. Aigoo~ kyeopta~ . Aku langsung menarik pinggangnya, dan..

Chu~

Mata Reika membulat kaget.

“He..he.. Mianhae” Reika tak berkata apa2 tapi langsung masuk ke dalam rumah tanpa menoleh sedikitpun kearahku.

2 weeks later~

Author P.O.V

Sudah dua minggu ini Reika marahan sama Kai. Hm, lebih tepatnya pura2 marah. Setelah insiden First Kiss nya dengan Kai, Reika memang tidak rela tapi disisi lain ia juga bahagia karena Kai yang menjadi First Kiss nya. Reika sering tersenyum2 sendiri saat tau Kai memperhatikannya saat di kelas.

Sepertinya, Reika sudah mulai menyukai Kai. Hanya saja, ia teringat perkataan Sunhye kapan hari yang membuatnya cepat sadar. Sekarang, Reika berubah. Tidak lagi menjadi yeoja kuper. Rambutnya digerai saat ke sekolah, pakai lipgloss, pokoknya berubah 180 derajat._. Reika punya banyak teman sekarang, tapi ia lebih memilih bersama Taemin-_- Banyak namja yang mendekatinya, dan itupun membuat Kai semakin geram alias cemburu buta.

Kai P.O.V

Aku menarik lengannya paksa saat Reika tengah ngobrol bersama BakYeol bersaudara. Tunggu, sejak kapan Reika kenal mereka?-_-

“Ya! Lepaskan aku, Kai!” Aku melepaskan tangannya setelah membawanya ke koridor yang sepi. Aku memandangnya kesal.

“Ya! wae?”

Reika P.O.V

Kai mendekatkan wajahnya. Aku semakin mundur terpojok ke dinding.

“Ya! Kai, ini sekolah”

Kai malah mengunci tubuhku dengan tangannya. Aku hany bisa berdoa pasrah semoga akal pikiran Kai masih ada dan kami berdua nggak masuk BP T.T

“Reika-ssi” wajahnya semakin mendekat.

Huwaaaaa eotthokae?? Pipiku pasti sudah merona sekarang. Aku diam saja tak membalas perkataannya. Wajah Kai malah semakin mendekat. Bibirnya mengecup bibirku singkat.

“Kajja, kita kembali ke kelas, chagi” dia menggandeng tanganku.

“Mwo? chagi? sejak kapan?”

“Walaupun kau menolakku, aku tau kau mencintaiku Reika-ssi”

“Ya! Aku tidak menyukaimu tau! jangan ge-er deh!” Kai menghentikan langkahnya. Menatapku dalam.

“Wa..wae?” aku mengalihkan pandanganku.

“Tatap aku dan bilang padaku kalau kau tidak mencintaiku ataupun menyukaiku” Aku hanya terdiam.

“Oke. Aku menang. Kau jadi yeojachinguku sekarang”

“Ya! Tidak bisa begitu Kai! Kau curang!”

“Tapi kau maukan jadi yeojachinguku sekarang?”

Kai menatapku. Kali ini menatapku lembut. Aku hanya menundukkan kepala. Mengangguk lemah. Kai terkekeh pelan, mengacak acak rambutku asal.

“Gomawo chagi” Kai mengeratkan genggaman tangannya. Kurasa mukaku sudah seperti kepiting rebus sekarang. Tapi.. aku benar2 bahagia. Tak terasa aku senyum2 sendiri.

Author P.O.V

Pasangan baru itu tak menyangka bahwa mereka tengah diawasi seorang yeoja dari jauh. Matanya menyiratkan dendam dan kebencian. Namun, bukan kepada keduanya, melainkan hanya kepada yeojanya saja.

Reika P.O.V

Huwaaa~ Sial sekali aku. Kai dengan santainya bilang ke semua teman sekelasku bahwa kami pacaran! Yah, awalnya sih baik2 saja, tapi akhirnya tidak enak sekali T.T hari ini aku piket sendirian. Semua temanku pulang, mereka bilang.. ‘Kan, Reika baru jadian sama Kai, jadi pasti bisa dong piket sendiri. Hehe,  itung2 PJ *pajak jadian* nya piket aja yaa’ Alhasil, aku membersihkan kelas sendirian T.T Kai memang membantuku, tapi tadi ia bilang mau beli minum dulu. Aku sendirian di kelas. Mengelap jendela dengan hati2..

“Hai, Reika-ssi. Wah, kelihatannya kau semakin bahagia ya”

Aku menoleh kaget. Sun..Sunhye sunbae?

“Kau mau apalagi, sunbae?”

“Ehm.. kupikir pikir, kau yeoja pintar bukan? Pasti kau masih ingat omonganku kapan hari”

“Mwo? Maksut sunbae aku harus menghindari Kai? Shirheo! Aku ini yeojachinguku Kai! Resmi! Sedangkan sunbae bukan siapa2nya Kai!”

“Mworago? Kau salah! Kai menyukaiku! Dia hanya mempermainkanmu!”

“Kau yang keliru sunbae!” nadaku mulai meninggi. “Kai sama sekali tidak mencintaimu! Dia mencintaiku, hanya aku! Bukan kau sunbae!”

“Gotjimal! Kenapa kau selalu mengada ada hah?!”

“Kau yang mengada ada sunbae! Kai tidak pernah mencintaimu! Kau yang terlalu terobsesi padanya! Sadarlah sunbae! Sadar! Kau sudah putus dengan Kai!”

“Aaaaarrgghh” Tangan Sunhye terangkat ke atas mau menamparku. Aku hanya bisa memejamkan mataku takut.

Author P.O.V

“Aaaaarrgghh” Tangan Sunhye sudah terangkat keatas, siap2 menampar Reika sampai sebuah tangan menahannya.

Sunhye dan Reika menoleh kaget.

“Kai!” panggil Sunhye. Sunhye langsung memeluk Kai dan pura2 berakting.

“Kai! Di..Dia.. Reika menyakitiku Kai, hiks hiks”

“Kai, tidak aku-”

“Pembohong!” Reika terlonjak kaget. ‘Kai..teganya kau..?’ batin Reika.

Kai mengahempas kasar Sunhye yang tengah memeluknya.

“Dasar pembohong!” Kai menunjuk ke arah Sunhye. Reika bernafas lega.

“Mau apa kau tadi, hah? Menamparnya?!” ucapannya meninggi. Kai menggenggam tangan Reika mengangakat wajahnya.

“Kau terluka?” Reika menggeleng lalu menunduk malu.

“Neo!” Kai menatap Sunhye penuh kebencian.

“Kalau kau mencoba menyakitinya lagi, aku tak akan mengampunimu! Reika itu milikku, yeojachinguku yang resmi! Dan kau? Kau bukan siapa2 ku lagi Sunhye. Asalkan kau tahu, aku tidak pernah sekalipun mencintaimu! Jangan sekali-sekali mencoba muncul di hadapanku, Sunhye-ssi!”

Bibir Sunhye bergetar. Sunhye langsung berlari keluar kelas pergi dari sana.

“Gwenchana?”

“Ne. Gomawo” Reika memberikan senyum termanis yang ia bisa.

“Kita pulang sekarang ya, oppa”

“Nde? oppa?”

“Wae? Kau tidak suka aku memanggilmu seperti itu?” ucap Reika malu.

“Ani. Hehehe. Kajja” Kai menarik genggamannya.

Reika P.O.V

Kai sudah berada di atas motornya memberikan helm padaku. Kai mau memasang helmnya saat aku memanggilnya.

“Ehm.. oppa?” Kai memandangku heran. Aku mendekat ke arahnya.

“Gomawo.. untuk yang tadi” Kai hanya mengangguk.

“Oppa” aku menahan tangannya yang mau memasang helm.

“Ada apa lagi, hm?” Kai mencubit hidungku gemas.

“Saranghae” lalu mencium kilat… pipinya. *hayoo readers bayangin apa hayo :p*

Kai lalu mengacak rambutku gemas.

“Nado Saranghae. Kajja kita pulang”

Aku naik ke atas motornya. Melingkarkan tanganku di pinggangnya erat.

Terimakasih Tuhan.. Kau telah mengirimkan Kai padaku. Aku yakin hanya Kai yang dihatiku, begitupun dengannya. Aku yakin Kai akan selalu mencintaiku, dan melindungiku,

And so i am, i love you Kai. Just you, my Kai. Nobody else❤

About teenagerfanficindo

Fanfiction all rating and all fandoms especially for Kpop-Lovers in Bahasa^^.

Posted on January 16, 2013, in PG, Romance and tagged , , . Bookmark the permalink. 10 Comments.

  1. wuahhh bagus ff-nya,
    coba ada sequelnya pas kai udd masuk SM trus krystal suka sama kai akhirnya cinta segitiga deh trus si riekanya cemburu minta putus kainya galau tapi endingnya happy,
    hehehehehe
    ya thor ya,
    bikiiin,,
    pleaseeeeeee
    ehehehee

  2. lee vue 신 리

    Ceritanya lemayan author .. bagus .. ^^
    Ringan dan tidak berat .. gampang di cerna juga ..

  3. entah kenapa aku kurang suka bahasa penyampaianya..

  4. huaaaaa daaaeeeebbbaaakkk

  5. DAAEEBAAKK!!!!

  6. Thor tambahin lagi dong sequelnya. Masa mereka bahagianya sampai disitu saja😦. Klo mrka smpai menikah pasti seru abis tuh😀

  7. huaaa… kainya keren ..
    aku suka

  8. Kainya so sweettt wkwkwk tapi bahasanya lebih disopanin lagi biar lebih bagus hehehe *hanya saran

  9. ceritanya bagus reika berubah tapi kai kan jatuh cinta sama reikanya pas reika masih kuper ya kan?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: